Keuchik Tanjong Seulamat Dorong Percepatan Pembangunan Tempat Wudhu Masjid Babul Maghfirah

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

ACEH BESAR – Keuchik Gampong Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam, Fadhli H Nurdin, mendorong percepatan penyelesaian pembangunan tempat wudhu Masjid Babul Maghfirah yang telah berlangsung sejak setahun terakhir. Percepatan tersebut dinilai mendesak mengingat semakin dekatnya Bulan Suci Ramadan.

Pembangunan fasilitas tempat wudhu tersebut dianggap sangat penting untuk menunjang kenyamanan jamaah, terutama saat pelaksanaan ibadah shalat tarawih dan kegiatan keagamaan lainnya di bulan Ramadan, yang biasanya diikuti peningkatan jumlah jamaah.

Dorongan tersebut disampaikan Keuchik Fadhli H Nurdin dalam rapat pembangunan yang digelar Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Babul Maghfirah pada Rabu (14/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kebersamaan seluruh unsur gampong dalam menyelesaikan pembangunan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Tempat wudhu ini sangat dibutuhkan jamaah. Kita berharap pembangunannya bisa segera dirampungkan sebelum Ramadan. Soal pembiayaan, perlu kita pikirkan dan carikan solusi bersama,” ujar Fadhli.

Berdasarkan laporan panitia pembangunan, dana yang masih dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan tempat wudhu tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp170 juta. Karena itu, diperlukan strategi bersama untuk menghimpun dana dari berbagai sumber secara transparan dan gotong royong.

Rapat tersebut dibuka oleh Ketua BKM Babul Maghfirah, Wirzaini Usman, dan dihadiri oleh perangkat gampong, para kepala dusun, ketua pemuda, Ketua Tuha Peut beserta anggota, imam besar masjid dan dewan imam, pengurus BKM, remaja masjid, marbot, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Wirzaini Usman mengapresiasi langkah proaktif Keuchik Fadhli H Nurdin yang dinilai terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap kelanjutan pembangunan tempat wudhu masjid. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Tuha Peut, Syamsul Bahri Ys, MA, yang sejak awal konsisten memberikan dukungan moral dan pemikiran demi kemakmuran masjid.

Menurut Wirzaini, pengurus BKM dan panitia pembangunan tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia secara khusus menyoroti peran Imam Besar Masjid Babul Maghfirah, Tgk. H. M. Aji Adam, serta Panitia Pembangunan sebelumnya yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam keberlanjutan pembangunan masjid.

Pada kesempatan tersebut, pengurus BKM juga menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah dan masyarakat atas berbagai keterbatasan selama masa pengurusan. Mereka mengakui bahwa pelayanan dan fasilitas masjid belum sepenuhnya maksimal.

Namun demikian semangat masyarakat Gampong Tanjong Seulamat dalam memberikan sumbangsih untuk kemajuan masjid sangat tinggi baik material maupun moril.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Untuk itu, kami mohon maaf kepada seluruh jamaah dan masyarakat, serta berharap dukungan bersama lebih meningkat lagi agar Masjid Babul Maghfirah semakin makmur dan nyaman kedepannya,” ujar Wirzaini. (*)