Masjid Baitul Maghfirah Paya Tieng Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

ACEH BESAR – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Baitul Maghfirah, Gampong Paya Tieng, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis malam (15/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jamaah dari Gampong Paya Tieng, Lam Lumpu, Lamhasan, Ajuen, Lam Jame, serta masyarakat sekitar Kecamatan Peukan Bada.
Ketua Bidang Ibadah dan Pengajian DKM Masjid Baitul Maghfirah, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh masjid tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang bertujuan memperkuat keimanan dan kebersamaan jamaah.
Imum Syiek Masjid Baitul Maghfirah, Ustaz Mahdi Hamzah, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini dikemas dengan ceramah agama yang diselingi dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus Remaja Masjid Baitul Maghfirah untuk periode 2026–2029.
Ketua DKM Masjid Baitul Maghfirah, H. Said Muslim, yang didampingi Sekretaris H. Agus Salim dan Bendahara H. Muchaeri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, khususnya para jamaah dan muhsinin yang telah memberikan bantuan materiel.
Dalam kegiatan tersebut, DKM Masjid Baitul Maghfirah menghadirkan Dr. H. A. Mufakhir Muhammad, MA, sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya yang mengusung tema “Isra’ Mi’raj Inspirasi Iman, Ilmu dan Amal: Mewujudkan Keshalehan dan Kepedulian Sosial”, ia menekankan pentingnya istiqamah dalam ketaatan, khususnya dalam mendirikan shalat, serta kepedulian sosial sebagai wujud keshalehan umat Islam. Ia juga menegaskan bahwa peristiwa Isra’ dan Mi’raj dipahami dengan keimanan, bukan semata-mata dengan logika akal.
Acara berlangsung khidmat sejak selepas Magrib hingga masuk waktu Isya, dan ditutup dengan pelaksanaan shalat Isya berjamaah. Peringatan Isra’ Mi’raj ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan jamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan jamuan makanan dan minuman hasil sumbangan jamaah dan para dermawan. []