Gerak Cepat Pertamina Peduli: Gandeng Relawan Lintas Organisasi Bantu Warga Aceh Tamiang

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

KUALA SIMPANG – Sebagai upaya berkelanjutan dalam penanganan pasca-bencana hidrometeorologi, Pertamina Peduli menginisiasi aksi kolaboratif untuk memulihkan akses air bersih bagi warga di Kabupaten Aceh Tamiang.

Melalui keterlibatan relawan lintas organisasi, Pertamina Peduli fokus melakukan pembersihan dan revitalisasi puluhan sumur warga yang terdampak banjir.

Komandan Posko Relawan Pertamina Peduli Wilayah Aceh Tamiang, Ridha Handika Putra (KPI-RU 3 Plaju), menyatakan bahwa bantuan kemanusiaan ini diberikan secara menyeluruh.

Selain penyaluran bahan pokok, layanan kesehatan, dan dukungan energi, aksi nyata di lapangan kini difokuskan pada pemulihan fasilitas vital masyarakat.

“Kehadiran relawan bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan air bersih. Kami memprioritaskan fasilitas umum seperti masjid, mushala, sekolah, serta sumur warga yang digunakan bersama untuk mendukung kesehatan masyarakat pasca-bencana,” ujar Ridha pada Jumat kemarin (16/1/2026) dalam keterangan tertulisnya yang diterima .

Kolaborasi Lintas Organisasi Aksi ini melibatkan sinergi antara personel Subholding Upstream Pertamina dengan berbagai elemen relawan, termasuk TNI, Wanadri, Rimbawan, Kelompok Pencinta Alam (KPA) Teratai, Karpa Buana, hingga organisasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS).

Nurhabli Ridwan, perwakilan relawan dari GRAS, menjelaskan bahwa proses normalisasi mencakup pengurasan air tercemar dan pembersihan endapan lumpur tebal yang seringkali tercampur limbah.

“Kami menangani sesuai situasi lapangan. Di Dusun Ampera, misalnya, kami melakukan penambahan cincin beton pada sumur warga karena posisi tanah lebih tinggi dari bibir sumur. Hal ini krusial untuk mencegah tanah longsor masuk ke dalam sumur dan menjaga kualitas air tetap layak konsumsi,” jelas Nurhabli.

Dampak Langsung bagi Warga

Program revitalisasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Ibu Yani, salah satu warga Dusun Ampera, Desa Simpang Empat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Selama ini, pasokan air bersih menjadi kendala utama karena jarak sumber air yang cukup jauh dari rumah.

“Program ini sangat membantu kami, tidak hanya membersihkan sumur tetapi juga meringankan beban sehari-hari dalam mendapatkan air bersih yang layak,” tuturnya.

Meski masa pemulihan pasca-bencana masih panjang, Pertamina Peduli berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Aceh Tamiang melalui kerja sama dengan para relawan hingga kondisi lingkungan kembali stabil dan aman bagi kesehatan warga.