Kader Gerindra Banyak Diciduk KPK, Mahfud MD Malah ‘Respect‘ ke Prabowo Enggak Ikut Campur!

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDA ACEH – Mahfud MD kembali melontarkan komentar yang mencuri perhatian publik.

Dalam podcast Terus Terang, mantan Menko Polhukam itu memuji sikap Partai Gerindra.

Serta Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya tidak ikut campur dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap dua bupati dari partai tersebut.

Nada Mahfud santai, tapi isinya cukup menampar realitas Politik yang sering dianggap penuh intervensi.

Mahfud menyebut langkah Gerindra dan Presiden Prabowo sebagai sesuatu yang patut dihargai.

“Saya juga hormatlah pada Gerindra tidak ikut campur, Presiden juga tidak marah-marah. Ada bupatinya ditangkap dibiarkan saja kalau salah ambil saja,” ujarnya.

Menurutnya sikap tidak rewel dari pihak partai maupun presiden justru menunjukkan komitmen antikorupsi.

Ia menilai di banyak kasus, intervensi sering mempersulit kinerja penegak hukum.

Namun kali ini kata Mahfud Gerindra justru membiarkan proses hukum berjalan apa adanya.

Pernyataan Mahfud berlanjut dengan sentilan halus.

Ia mengatakan bahwa keputusan membiarkan kader yang ditangkap KPK adalah langkah politik yang justru bisa menguntungkan Gerindra.

“Ini kesempatan Gerindra menghimpun dukungan masyarakat. Biarin aja meskipun anak buah saya. Tidak ada urusan, ambil saja kalau korupsi,” ucapnya.

Mahfud juga menyinggung bahwa Presiden Prabowo bisa saja dengan mudah meminta penundaan, intervensi, atau setidaknya menyatakan keberatan atas OTT KPK.

Tetapi itu tidak terjadi.

“Kalau mau dilindungi kan gampang saja presiden halangi,” katanya.

Komentar Mahfud ini langsung ramai dibahas karena muncul di saat kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi tengah menurun.***