Keributan di Talaud: Kesalahpahaman Oknum Prajurit TNI AL Picu Amarah Warga

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDA ACEH -Beredar di media sosial video yang merekam aksi kemarahan warga atas tindakan sejumlah anggota TNI Angjatan Laut yang diduga telah menganiaya seorang warga sipil di Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara pada Kamis malam, 22 Januari 2026.

Salah satunya lewat akun Instagram @badanintelijenngopi yang menampilkan puluhan warga yang menggeruduk Markas Komando Pangkalan TNI AL (Mako Lanal) pascakejadian pengeroyokan.

Menanggapi hal ini, Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VIII Laksamana Muda (Laksda), Dery Triesananto Suhendi memastikan akan melakukan evaluasi dan pembinaan personel guna mencegah kejadian serupa terulang.

“TNI AL berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta sikap humanis prajurit dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat,” kata Dery dalam keterangan resmi tertulis, dikutip Minggu, 25 Januari 2026.

Di sisi lain, Dery mengakui kejadian penganiayaan itu benar yang dilatarbelakangi kesalahpahaman lima oknum anggota TNI AL dari Lanal Melonguane dengan salah satu warga setempat di Pelabuhan Umum Melonguane pada Kami malam

“Kesalahpahaman yang diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras, sehingga menyebabkan korban mengalami luka-luka dan situasi sempat tidak kondusif,” ungkap Dery.

Dari peristiwa ini, Dery tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit.

Mereka yang diduga terlibat langsung diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut.

“Oknum anggota TNI AL yang terlibat langsung telah diamankan oleh Detasemen Polisi Militer TNI Angkatan Laut untuk menjalani pemeriksaan intensif dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Dery.

Pasca kejadian ini, Dery memastikan kondisi di Melonguane telah kembali kondusif. 

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban wilayah. Proses hukum dilaksanakan secara transparan dan profesional,” pungkasnya.