Pilu! Ternyata Anak SD yang Bunuh Diri di Ngada Harus Bayar Uang Sekolah Rp1,2 Juta

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDA ACEH  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DPMDP3A memberikan klarifikasi terkait persoalan biaya sekolah terkait YBR (10), siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu yang meninggal dunia akibat bunuh diri.  Pemkab Ngada memastikan tidak ada ancaman pengusiran terhadap YBR.

Kepala UPTD PPA DPMDP3A Ngada, Veronika Milo menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran langsung ke sekolah, keluarga dan lingkungan sekitar untuk memperoleh informasi menyeluruh terkait peristiwa tersebut.  

“Hasil pendalaman kami di sekolah, tidak ada ancaman pengusiran terhadap anak karena persoalan biaya sekolah,” kata Veronika kepada wartawan dikutip dari iNews TTU, Kamis (5/2/2026).  

Veronika menjelaskan, YBR tercatat sebagai siswa di salah satu SD Negeri dengan kewajiban biaya pendidikan sebesar per tahun yang dapat dibayar secara cicilan. Untuk semester pertama, orang tua YBR telah melunasi .  

“Sisa pembayaran itu masih dalam tahun berjalan, sehingga tidak bisa disebut tunggakan,” ucapnya.  

Informasi tersebut diperoleh tim UPTD PPA saat bertemu dengan kepala sekolah dan guru pada Selasa (3/2/2026). Dalam pertemuan itu, pihak sekolah menegaskan bahwa penyampaian soal cicilan dilakukan secara umum kepada seluruh siswa, tanpa tekanan maupun sanksi.  

“Sekolah hanya menyampaikan informasi kepada anak-anak untuk diteruskan kepada orang tua. Tidak ada intimidasi, tidak ada ancaman dikeluarkan dari sekolah,” katanya.  

Menurutnya, penyampaian informasi terkait cicilan dilakukan setelah jam pelajaran selesai dan bersifat administratif semata. Tim UPTD PPA DPMDP3A Ngada menyatakan masih terus menelusuri faktor sosial maupun keluarga yang mungkin berkontribusi terhadap peristiwa tragis tersebut, dengan tujuan memastikan penanganan yang tepat serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.  

Peringatan: Artikel ini memuat informasi tentang tindakan bunuh diri. Jika Anda sedang mengalami tekanan mental, stres berat, atau merasa putus asa, segera konsultasikan ke layanan kesehatan jiwa atau profesional terdekat. Anda tidak sendiri, bantuan tersedia