Farid Nyak Umar Sampaikan Tausiah Jelang Berbuka di Dayah Tgk Syik di Beureu-eh

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDA ACEH — Ketua Umum Ikatan Mahasiswa, Pelajar dan Masyarakat (IMPM) Mutiara Raya, Farid Nyak Umar, SY mengisi tausiah menjelang waktu berbuka puasa, di hadapan para tokoh IMPM Mutiara Raya, para pimpinan dayah, dewan guru, serta keluarga besar DTSB, di Dayah tersebut, Sabtu (28/2/2026).

Dalam tausiahnya, Farid mengajak seluruh hadirin untuk mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum besar untuk memperbaiki kualitas diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

“Ramadhan harus kita sambut dengan persiapan lahir dan batin. Jangan sampai kita masuk ke bulan mulia ini tanpa bekal yang cukup,, menu-menu Ramadhan harus kita kuasai dengan baik” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya meningkatkan ibadah shalat, baik yang wajib maupun sunnah. Shalat, katanya, merupakan fondasi utama dalam membangun ketakwaan.

“Kalau ingin Ramadhan kita berkualitas, maka perbaiki dan tingkatkan shalat kita. Termasuk shalat sunat,” tegas Farid yang juga Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh

Selain itu, Farid juga mengajak jamaah untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an selama Ramadhan. Ia mengingatkan bahwa kemuliaan seseorang sangat erat kaitannya dengan kedekatannya dengan Alquran.

“Kalau ingin mulia, maka dekatlah dengan Al-Qur’an. Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Perbanyak membaca, mentadabburi, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mendorong peningkatan infaq dan sedekah, terutama dengan memberi makan dan minum kepada orang yang berbuka puasa.

“Memberikan makanan dan minuman kepada orang yang berbuka puasa adalah amalan yang sangat besar pahalanya. Mari kita hidupkan semangat berbagi di bulan yang penuh berkah ini,” ajaknya.

Tak kalah penting, Farid mengingatkan tentang kekuatan doa di bulan Ramadhan, khususnya menjelang waktu berbuka dan sesaat setelah berbuka puasa.

“Ramadhan adalah momentum doa dikabulkan. Menjelang berbuka puasa adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Begitu juga ketika kita baru saja berbuka. Jangan sia-siakan waktu-waktu istimewa itu,” pesan

Kegiatan tausiah dan buka puasa bersama tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan akademisi, di antaranya Ketua Presidium IMPM Mutiara Raya, Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, Lc., MA, Ketua Yayasan, Tgk Ilyas Muhammad, Koordinator Dayah Tgk Ilyas Muhammad, Prof. Dr. Salman Abdul Muthalib, Dr. Basri A. Bakar, Camat Mutiara, Nasrul, , , Dr. Syarifuddin Abe, Dr. Yusrizal, , Sayed Azhar, Wirzaini Usman, ., , Armia Abdul Muthalib, H. Jamal Abadi, serta para kepala sekolah dan dewan guru di lingkungan DTSB.

Kegiatan ditutup dengan berbuka puasa dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan, mempererat silaturahmi IMPM Mutiara Raya dan seluruh keluarga besar DTSB.[]