Israel Ancam Bunuh Siapa pun Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran

TEL AVIV – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeluarkan ancaman serius pada Rabu, (4/3/2026), bahwa siapa pun yang ditunjuk sebagai pengganti Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akan dijadikan target eliminasi oleh militer negaranya jika terus melanjutkan kebijakan permusuhan terhadap Israel dan sekutunya.
Katz menyatakan dalam pernyataannya bahwa setiap figur yang diangkat oleh rezim Iran untuk memimpin kembali negara itu, khususnya yang berpotensi melanjutkan program yang dianggap mengancam keamanan Israel, Amerika Serikat, dunia bebas, dan negara-negara kawasan tidak akan dibiarkan hidup terlepas dari siapa dirinya atau di mana ia bersembunyi.
“Kami telah memperintahkan Angkatan Pertahanan Israel untuk mempersiapkan dan menggunakan seluruh sarana yang diperlukan untuk mengeksekusi misi ini,” ujar Katz, menegaskan tekad Tel Aviv dalam menghadapi kemungkinan kepemimpinan baru Teheran.
Pernyataan itu muncul di tengah konflik yang semakin memanas antara Israel dan Iran setelah kematian Ayatollah Khamenei dalam serangan terkoordinasi oleh Amerika Serikat dan Israel di Teheran beberapa hari lalu, yang memicu eskalasi militer besar di wilayah Timur Tengah.
Iran kini sedang berada di fase transisi kepemimpinan. Majelis Pakar — badan ulama yang berwenang memilih Pemimpin Tertinggi baru tengah mempertimbangkan sejumlah kandidat potensial, termasuk putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat utama pengganti almarhum pemimpin tersebut.
Ancaman Israel ini menandai eskalasi baru dalam konflik berskala besar yang mempengaruhi stabilitas kawasan, melibatkan serangan rudal Iran terhadap target AS dan Israel serta serangan udara yang lebih luas di berbagai front oleh kedua belah pihak.
Pernyataan resmi Israel ini diperkirakan akan menjadi titik penting dalam dinamika hubungan Tel Aviv–Teheran, sementara komunitas internasional terus mengamati potensi dampaknya terhadap upaya diplomasi dan keamanan global.(*)