USK Wisuda 55 Peserta Daurah Qur’an, RDK XII Jangkau Pengelola Masjid hingga Jepang

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) resmi menutup rangkaian Daurah Qur’an Ramadan di Kampus (RDK) XII Tahun 2026 di Masjid Jami’ Darussalam, Jumat (13/3) malam.

Kegiatan ini ditandai dengan prosesi wisuda 55 peserta yang telah menyelesaikan pembinaan intensif Al-Qur’an selama bulan suci.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, , memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini.

Menurutnya, program ini merupakan pilar penting dalam membentuk integritas dan karakter mahasiswa di lingkungan kampus.

“Alhamdulillah, ini kegiatan luar biasa. RDK tidak hanya membangun kemampuan literasi Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak dan berintegritas,” ujar Prof. Mustanir.

RDK XII tahun ini tampil lebih inklusif dengan jangkauan manfaat yang melampaui sekat wilayah.

Melalui Forum Remaja Masjid dan Masjid Manager hasil kolaborasi dengan Rumah Amal Salman ITB dan BKPRMI, program ini berhasil menarik minat aktivis masjid dari berbagai penjuru daerah, bahkan menjangkau pengurus masjid komunitas Indonesia di Jepang yang terlibat secara daring.

Semangat kebermanfaatan ini juga menyentuh aspek pengabdian masyarakat melalui pengiriman delegasi UKM Rumah Qur’an ke Desa Dayah Usen, Pidie Jaya.

Selama tujuh hari di desa penyintas bencana tersebut, para mahasiswa terjun langsung memberikan edukasi mulai dari pemulasaraan jenazah (tajhiz mayit), pembelajaran bahasa Arab, hingga penguatan literasi digital bagi warga lokal.

Tak berhenti di situ, edukasi bagi generasi muda turut diperkuat melalui kemitraan strategis dengan BKKBN Aceh dan Wardah dalam menyelenggarakan Marriage Edu-Fest serta Kajian An-Nisa, yang fokus pada pembekalan persiapan keluarga sehat dan gaya hidup syar’i bagi mahasiswa.

Ketua BKM Masjid Jami’ Darussalam, Prof. Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC., IPU ASEAN Eng, berharap para wisudawan tidak berhenti berinteraksi dengan Al-Qur’an setelah program berakhir.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendukung mulai dari Rumah Amal USK, BKKBN, hingga berbagai UKM internal yang membuat syiar Ramadan tahun ini berjalan sukses dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.

“Semoga para wisudawan dan wisudawati dapat terus menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an, menjadikannya sebagai pedoman hidup, serta membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam aktivitas akademik maupun kehidupan bermasyarakat,” pesannya. []