Pentingnya Menjaga Amalan Ramadhan, Pesan Khutbah Idul Fitri di Masjid Babul Maghfirah

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

ACEH BESAR — Khutbah Idul Fitri 1447 H yang berlangsung pada Sabtu (21/3/2026) di Masjid Babul Maghfirah, Gampong Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam, menekankan pentingnya menjaga amalan yang telah dikumpulkan selama bulan suci Ramadhan.

Khutbah yang disampaikan oleh Tgk. Mirza Nanda Al Hadramy mengingatkan jamaah agar tidak menyia-nyiakan pahala besar yang telah diraih dengan berbagai ibadah selama Ramadhan. Ia menyebutkan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dan dirindukan oleh umat Islam karena keutamaan yang terkandung di dalamnya.

“Di bulan Ramadhan, amalan sunnah bernilai seperti amalan wajib di bulan lainnya, sementara amalan wajib dilipatgandakan pahalanya hingga berkali-kali lipat,” ujarnya di hadapan jamaah.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pahala tersebut dapat berkurang bahkan hilang jika tidak dijaga dengan baik, terutama dari perbuatan ghibah atau membicarakan keburukan orang lain.

Menurutnya, ghibah tidak hanya terjadi melalui ucapan lisan, tetapi juga dapat dilakukan melalui tulisan di media sosial, maupun melalui isyarat dan bahasa tubuh yang mengandung ejekan atau sindiran terhadap orang lain.

“Di era media sosial saat ini, ghibah bisa dengan mudah terjadi tanpa disadari, baik melalui komentar, unggahan, maupun bentuk komunikasi lainnya,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa ghibah merupakan dosa besar yang memiliki dampak serius terhadap amal ibadah seseorang. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT mengibaratkan perbuatan ghibah seperti memakan daging bangkai saudara sendiri, sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Hujurat ayat 12.

“Allah berfirman, ‘…Dan janganlah kamu menggunjing satu sama lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik…,” kutipnya.

Selain itu, dalam hadis Rasulullah SAW juga dijelaskan bahwa dosa ghibah sangat berat, bahkan disebut lebih besar dari dosa riba dalam perumpamaan tertentu.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga lisan, hati-hati bermedia sosial, dan perilaku setelah Ramadhan agar pahala yang telah dikumpulkan tidak sia-sia.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Masjid Babul Maghfirah berlangsung khidmat dengan imam Drs. Tgk. H. M. Aji Adam.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Keuchik Gampong Tanjong Seulamat Fadhli H Nurdin, .,, Ketua Tuha Peut Drs. Amiruddin Yacob, Imum Gampong Tgk. Murdani, Ketua BKM Babul Maghfirah Wirzaini Usman, ., beserta jajaran, remaja masjid, tokoh pemuda, para kepala dusun, serta masyarakat setempat.[]