DKP Aceh Pantau Harga Ikan di Pasar Al Mahirah, Kenaikan Harga Masih Terkendali

BANDA ACEH – Petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh melakukan pemantauan harga komoditas perikanan di Pasar Al Mahirah, Banda Aceh, Kamis (14/8/2026).
Survei dilakukan untuk melihat perkembangan harga ikan sekaligus memantau kondisi perdagangan komoditas perikanan di tingkat pasar.
Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah ikan laut mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya. Tuna tercatat per kilogram, cakalang (ame-ame) , tongkol , kue (rambe) , dencis , biji nangka , kembung , cumi-cumi , kerapu , dan jenara
Subkoordinator Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) DKP Aceh, Fitriani, ., ., mengatakan pemantauan harga dilakukan secara berkala untuk memperoleh gambaran perkembangan harga ikan di pasar.
“Dari hasil pemantauan, terdapat kenaikan pada beberapa komoditas ikan laut. Secara umum kenaikannya masih berada pada kisaran 1 hingga 43 persen, dengan rata-rata kenaikan sekitar 19 persen pada komoditas yang mengalami perubahan harga,” kata Fitriani.
Menurutnya, perubahan harga tersebut merupakan dinamika yang biasa terjadi di pasar dan dapat dipengaruhi oleh kondisi pasokan akibat cuaca, ukuran ikan, serta permintaan konsumen.
Selain ikan laut, petugas DKP Aceh juga memantau harga ikan budidaya. Bandeng tercatat , udang vanamei berada pada kisaran – tergantung ukuran, sedangkan udang windu sekitar
Sementara itu, nila/mujair berada pada kisaran –, kepiting , lele , dan gabus
Fitriani menambahkan, data hasil survei menjadi salah satu bahan pemantauan DKP Aceh terhadap perkembangan harga dan ketersediaan komoditas perikanan di pasar.
“Pemantauan ini penting agar kita dapat mengetahui kondisi harga di lapangan secara aktual dan melihat perkembangan komoditas perikanan dari waktu ke waktu,” ujarnya.[]