Rita Mayasari Ingatkan Istri Pejabat Aceh Besar Tetap Dekat dengan Warga

BANDA ACEH, ACEH BESAR — Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, mengingatkan para istri pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar agar tetap dekat dengan masyarakat dan tidak membatasi diri dari lingkungan sekitar.
Menurut Rita, sebagai pendamping pejabat publik, para istri pejabat diharapkan tetap tampil dengan pribadi yang membumi, ramah, bersahaja, serta senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Rita saat menggelar silaturahmi bersama para istri pejabat baru Aceh Besar di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (17/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rita menegaskan bahwa amanah yang diemban suami hendaknya tidak menjadi benteng pemisah dengan lingkungan sekitar.
Menurut istri Bupati Aceh Besar Muharram Idris tersebut, sikap saling menyapa saat bertemu di jalan maupun dalam berbagai kesempatan merupakan hal sederhana yang dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kalau ketemu di jalan, mari saling tegur sapa agar silaturahmi tetap terjaga. Jangan pernah merasa sombong dengan jabatan yang dimiliki suami,” ujar Rita di hadapan para istri pejabat Aceh Besar.
Rita mengatakan, status sebagai istri pejabat justru harus menjadi dorongan untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Momen tersebut, kata dia, dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar bersama agar memberikan dampak positif bagi keluarga maupun masyarakat.
“Karena sekarang kita sudah jadi istri dari suami yang mendapat amanah jabatan, maka kita pun harus terus belajar memperbaiki diri dan upgrade diri jadi lebih baik,” tambahnya.
Selain menekankan pentingnya kerendahan hati, Rita juga menyoroti peran istri sebagai benteng moral dalam rumah tangga. Ia mengajak para istri untuk terus mendampingi dan mengingatkan suami agar menjalankan tugas dengan amanah.
“Tolong ingatkan juga kepada suami kita masing-masing untuk bekerja dengan baik dan jujur,” kata Rita.
Silaturahmi tersebut dihadiri jajaran pengurus organisasi wanita serta para pendamping pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Di antaranya Ketua BKMT Aceh Besar, Ketua DWP Aceh Besar, istri Sekwan DPRK, istri Inspektur, istri Kepala Dinas Kesehatan, serta para istri kepala dinas dari Diskominfo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, hingga Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).[]