Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

BANDA ACEH – Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Mahfud MD mengomentari pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengungkapkan diksi ‘goblok’ dalam sambutan pada acara HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN), Jumat (18/9) malam. Mahfud mengakui banyak pakar dan profesor yang memang di bawah standar.
Namun, ia menegaskan dari sekitar lebih profesor tidak semua di bawah standar. Mahfud menyindir balik Prabowo tidak semua pemimpin negara memiliki kapasitas baik.
“Tetapi tentu tidak semua profesor. Seperti halnya presiden juga banyak yang goblok kan?” kata Mahfud dalam siniar Youtube Mahfud MD Official, Rabu (23/9).
Mahfud mengamini bahwa Prabowo tidak goblok. Ia menyebut, Prabowo memiliki wawasan luas dalam memimpin pemerintahan. Bahkan, ia mengaku kagum atas pidato Prabowo di dunia internasional.
“Di dunia internasional, kadang kala dari sudut bahasa dan orasi dia cukup membanggakan, harus diakui kan? Cukup membanggakan,” ujarnya.
Namun, Mahfud mengingatkan tidak sepatutnya kepala negara melontarkan pernyaraan goblok kepada para pengkritik.
“Enggak layak menurut saya, iya. Seharusnya jangan mengejek orang yang mengkritik, gitu ya. Karena ya tidak etislah ya dari sudut itu, gitu,” cetusnya.
Mantan Menko Polhukam itu mengimbau, kepala negara juga tidak sepantasnya melakukan serangan balik terhadap rakyat yang melontarkan kritik. Ia turut membanding pemimpin negara lain yang dikritik oleh rakyat tapi tidak melakukan serangan balik.
“Nah, ketika masalah itu dikatakan atau dibahas oleh para pakar di dalam negeri, lalu selalu defensif, malah menyerang balik. Kalau defensif itu ya diam aja, kalau Pak Prabowo kan menyerang balik bilang profesor goblok, apa goblok, gitu,” imbuhnya.
Prabowo Sindir Pakar yang Kerap Kritik Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melontarkan kritik terhadap sejumlah pihak yang disebutnya sebagai pakar, tetapi kerap menyampaikan tudingan yang dinilai tidak berdasar. Prabowo bahkan menyebut ada pakar yang justru menjadi “goblok” karena merasa terlalu pintar.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9).
“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok. Ini masalahnya di tengah kawan-kawan sejati,” tegas Prabowo.
Prabowo kemudian mengaitkan pernyataannya dengan latar belakang PAN yang dinilainya memiliki basis agamis. Dia menyinggung ajaran Islam mengenai fitnah dengan mengutip Surah Al-Baqarah ayat 191.
“Tapi benar PAN kan ada basis agamis. Kalau tidak salah ada hadis yang bunyinya fitnah lebih kejam daripada pembunuhan, surat Al-Baqarah ayat 191,” pungkasnya