Aceh Barat Perkuat Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

aceh barat

MEULABOH – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Aula Cut Nyak Dhien, Bapperida Aceh Barat, Senin (5/10/26).

Rakor tersebut turut dihadiri Sekda Aceh Barat Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Wistha Nowar, ., , serta Kepala Bapperida Abdul Wahab, S.T., M.T.

Said mengatakan, Rakor dan Desk TKPK 2026 menjadi momentum penting untuk mempercepat penurunan kemiskinan sekaligus penghapusan kemiskinan ekstrem di Aceh Barat.

Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan kerja bersama yang terpadu, tepat sasaran, berbasis data, serta berorientasi pada hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Arah kebijakan penanggulangan kemiskinan bertumpu pada tiga hal, yaitu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi kantong-kantong kemiskinan,” kata Said.

Ia menyebutkan, berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh pada Maret 2026 mencapai 12,34 persen. Sementara data rilis 2025 menunjukkan tingkat kemiskinan di Aceh Barat sebesar 15,50 persen.

Said menegaskan, angka tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk mempercepat program penanggulangan kemiskinan yang lebih terarah dan memberikan dampak nyata.

“Penanggulangan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah mengoptimalkan pemanfaatan data terpadu agar intervensi pemerintah benar-benar menyasar keluarga dan wilayah yang membutuhkan.

Intervensi tersebut, lanjut Said, harus mencakup berbagai sektor, mulai dari perlindungan sosial, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi hingga perluasan kesempatan kerja.

Said berharap Rakor TKPK menghasilkan gambaran capaian program, kesepakatan langkah percepatan, serta tindak lanjut yang terukur hingga akhir 2026.

“Pada akhirnya, keberhasilan program diukur dari perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.[]

Editor : Biro Meulaboh.