Daus Mini Tempuh Jalur Hukum Namanya Dicatut Mengadu Domba Ulama

BANDA ACEH – Komedian Daus Mini menempuh jalur hukum setelah namanya dicatut oleh akun palsu di media sosial. Akun tersebut diduga menggunakan identitas Daus untuk menyebarkan konten provokatif dan ujaran kebencian bermuatan isu keagamaan.
Konten tersebut bahkan disebut memicu adu domba sejumlah ulama. Akibatnya, Daus Mini kerap menjadi sasaran hujatan masyarakat ketika menghadiri acara atau berada di tempat umum.
“Ya karena si oknum ini, isinya tuh ujaran kebencian. Seakan-akan itu saya, seakan-akan itu Daus Mini yang lagi apa lah namanya tentang agama,” ujar Daus Mini usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Kuasa hukum Daus Mini, Zecky Alatas mengatakan, pencatutan nama tersebut telah merugikan kliennya. Menurut dia, tindakan tersebut tidak sekadar penyalahgunaan identitas, tetapi juga berdampak terhadap reputasi Daus sebagai publik figur.
“Yang jelas ini adalah salah satu kerugian pembunuhan karakter, salah satunya kepada Daus Mini sebagai publik figur. Jadi ke mana-mana ya karakternya assassination, artinya jelek aja namanya Daus Mini,” katanya.
Zecky mengungkapkan, pelaku diduga menggunakan foto profil Daus Mini hingga memanipulasi rekaman suara. Cara tersebut membuat masyarakat yang melihat konten tersebut mengira Daus benar-benar melontarkan pernyataan yang menyerang tokoh agama.
“Jadi kalau orang awam itu melihat, Daus Mini kok sekarang saat ini melakukan ujaran kebencian, mengadu domba dengan tokoh agama ini, dengan ulama ini dan itu. Jadi ke mana-mana Daus kalau pergi lagi ada undangan selalu dihujat,” katanya.
Daus membantah keras tudingan tersebut. Dia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan yang menjelekkan atau menyerang ulama maupun tokoh agama.
Pencatutan identitas itu membuat Daus merasa dirugikan secara materiil dan immateriil. Nama baik yang dibangun selama bertahun-tahun sebagai komedian ikut terdampak akibat konten yang disebarkan akun tersebut.
“Ya materiil pasti, nama besar, nama baik pasti. Dan juga ke mana-mana jadi enggak nyaman gitu kan. Kok jadi bahwasanya menjelekkan ulama si A, si B, si C gitu. Padahal sedikit pun juga enggak pernah seperti itu,” ujar Daus Mini