Bidik Segmen SUV Keluarga, Mitsubishi Benamkan Fitur Ini pada Destinator

BANDA ACEH – Pasar sport utility vehicle (SUV) di Indonesia menjadi salah satu segmen yang menarik perhatian pasar otomotif. Kendaraan jenis ini menawarkan kombinasi desain lebuh sporty, posisi duduk lebih tinggi, serta fleksibilitas untuk menunjang mobilitas harian serta perjalanan bersama keluarga.
Perkembangan SUV ditandai dengan semakin beragamnya pilihan kendaraan, mulai dari SUV kompak untuk penggunaan di perkotaan hingga model berkapasitas tujuh penumpang. Kondisi tersebut membuat persaingan produsen tidak hanya bertumpu pada desain dan performa mesin, tetapi juga pada teknologi keselamatan, efisiensi, kenyamanan kabin, dan fitur konektivitas.
Menyikapi itu, Mitsubishi membenamkan teknologi keselamatan, kenyamanan kabin, dan mode berkendara pada Destinator untuk menyasar segmen SUV keluarga tujuh penumpang. Fitur yang disematkan mencakup sistem bantuan pengemudi, kamera 360 derajat, hingga pengaturan suhu kabin yang menjangkau baris ketiga.
General Manager Marcomm and PR PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Intan Vidiasari mengatakan, respons masyarakat terhadap Destinator menjadi dorongan bagi Mitsubishi Motors untuk menghadirkan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan mobilitas keluarga.
“Sejak pertama kali diperkenalkan, Mitsubishi Destinator langsung mencuri hati banyak orang, lewat desainnya yang gagah, kenyamanan yang berkelas, dan semangat petualangan di setiap detailnya. Antusiasme dan dukungan dari masyarakat menjadi inspirasi bagi Mitsubishi Motors untuk berbagi lebih dari sekadar kisah tentang sebuah mobil, tetapi tentang perjalanan hidup yang kita jalani bersama, yang membentuk diri kita,” kata Intan, dalam konferensi pers, belum ini.
Mitsubishi Destinator memiliki dimensi panjang mm, lebar mm, dan tinggi mm. Mobil ini mengusung konfigurasi tiga baris kursi untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas keluarga, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Dari sisi interior, Mitsubishi Destinator menggunakan material lembut pada panel instrumen. Pada varian Ultimate, tersedia sejumlah fitur tambahan, seperti panoramic sunroof, ambient lighting, meja lipat di belakang kursi, serta sistem pendingin udara dual zone.
Sistem dual zone AC memungkinkan pengemudi dan penumpang depan mengatur suhu secara terpisah. Sementara itu, sistem pendingin dirancang menjangkau hingga baris ketiga untuk mendukung kenyamanan penumpang di seluruh kabin.
Pereli sekaligus Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar menyoroti ruang kabin sebagai salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam memilih SUV keluarga. Menurutnya, posisi duduk yang tinggi harus diimbangi dengan ruang kepala dan ruang kaki memadai.
“SUV itu travel suspension-nya lebih panjang, ground clearance-nya lebih tinggi, dan badannya juga lebih bulky. Sekarang, orang selalu mencari mobil yang posisi duduknya lebih tinggi. Nah, Destinator itu punya kelebihan posisi duduknya tinggi, tapi yang paling enak adalah headroom-nya yang lega,” ujar Rifat.
Teknologi Keselamatan
Pada sektor keselamatan, Mitsubishi Destinator dilengkapi paket teknologi Diamond Sense yang mencakup sejumlah sistem bantuan pengemudi atau advanced driver assistance systems (ADAS). Fitur tersebut meliputi Forward Collision Mitigation (FCM) untuk membantu mengurangi risiko tabrakan dari depan, Leading Car Departure Notification (LCDN) sebagai pemberitahuan ketika kendaraan di depan mulai bergerak, serta Rear Cross Traffic Alert (RCTA) untuk mendeteksi kendaraan yang melintas saat mobil mundur.
Selain itu, terdapat Blind Spot Warning (BSW) untuk memberikan peringatan terhadap kendaraan di area titik buta, Adaptive Cruise Control (ACC) untuk membantu menjaga kecepatan dan jarak dengan kendaraan di depan, serta Automatic High Beam (AHB) yang mengatur penggunaan lampu jauh secara otomatis sesuai kondisi tertentu.
Destinator juga dibekali Multi Around Monitor yang menampilkan kondisi di sekitar kendaraan melalui kamera 360 derajat. Fitur ini membantu pengemudi saat parkir atau bermanuver di ruang terbatas. Sementara itu, Front Rain Sensing Wiper membantu menyesuaikan kerja wiper berdasarkan deteksi hujan.
Meski mendukung pengemudi, fitur bantuan tersebut tidak menggantikan kewajiban pengemudi untuk tetap memperhatikan kondisi jalan dan mengendalikan kendaraan.
Mitsubishi Destinator Memiliki lima mode berkendara, yakni Normal, Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud. Kelima mode tersebut dirancang untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi permukaan jalan yang berbeda.
Mode Normal digunakan untuk kebutuhan berkendara sehari-hari, sedangkan Wet ditujukan untuk kondisi jalan basah. Adapun Gravel dan Mud disiapkan untuk permukaan jalan berkerikil dan berlumpur, sementara Tarmac digunakan untuk jalan beraspal.
Pemilihan mode berkendara dapat membantu pengemudi menyesuaikan kendaraan dengan kondisi jalan. Namun, kemampuan melintasi medan tertentu tetap bergantung pada kondisi ban, permukaan jalan, dan batas kemampuan kendaraan.
Mitsubishi Destinator turut menggunakan teknologi Noise Control yang didukung material penyerap suara atau sound absorbing material, serta lapisan isolasi suara.
Teknologi tersebut dirancang untuk mengurangi kebisingan dari luar kendaraan, termasuk suara jalan dan ban yang masuk ke kabin. Peredaman suara menjadi salah satu aspek yang memengaruhi kenyamanan, terutama saat kendaraan digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Tingkat kebisingan aktual dapat dipengaruhi kecepatan kendaraan, kondisi permukaan jalan, dan jenis ban yang digunakan.
Pada varian Ultimate, Mitsubishi Destinator dilengkapi Smartphone-Link Display Audio berukuran 12,3 inci dan layar digital pengemudi berukuran 8 inci. Kedua perangkat tersebut mendukung penyajian informasi kendaraan dan kebutuhan hiburan di dalam kabin.
Sistem audio Dynamic Sound Yamaha Premium tersedia pada varian Ultimate Premium. Pengguna dapat mengakses pengaturan suara melalui Smartphone-Link Display Audio untuk menyesuaikan karakter audio sesuai preferensi.
Fitur lain pada varian tertentu adalah Power Seat Adjuster untuk membantu pengemudi mengatur posisi kursi secara elektrik. Sementara itu, Hands-free Electric Power Tailgate memungkinkan pintu bagasi dibuka atau ditutup secara elektrik melalui sensor gerakan kaki di bawah bumper belakang.
Perbedaan kelengkapan fitur perlu diperhatikan karena sejumlah teknologi tersebut hanya tersedia pada varian tertentu