{"id":115966,"date":"2022-10-10T11:51:18","date_gmt":"2022-10-10T04:51:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/10\/10\/pemerintah-pusat-kucurkan-rp-479-miliar-untuk-pembangunan-infrastruktur-banda-aceh\/"},"modified":"2022-10-10T11:53:26","modified_gmt":"2022-10-10T04:53:26","slug":"pemerintah-pusat-kucurkan-rp-479-miliar-untuk-pembangunan-infrastruktur-banda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/10\/10\/pemerintah-pusat-kucurkan-rp-479-miliar-untuk-pembangunan-infrastruktur-banda-aceh\/","title":{"rendered":"Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 47,9 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Banda Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong> \u2013 Pemerintah Pusat bakal menggelontorkan dana alokasi khusu (DAK) 2023 Rp 37,4 miliar, plus APBN Rp 10,5 sehingga totalnya mencapai Rp 47,9 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Ibukota Provinsi Aceh.<\/p>\n<p>Dana itu didapat setelah Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, menyambangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Jumat (7\/10\/2022) lalu.<\/p>\n<p>Kunjungan dinasnya kali ini untuk mem-<em>follow up<\/em> usulan sejumlah program pembangunan yang telah ia sampaikan sebelumnya kepada Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR.<\/p>\n<p>Di sana, Bakri Siddiq yang datang bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin dan Kadis PUPR M Yasir, diterima oleh Kasubdit Wilayah I Direktorat Pembangunan Jembatan Tabrani dan Kasubdit Wilayah III Direktorat Pembangunan Jalan Zusnan Asraf Wahab.<\/p>\n<p>Menurut Bakri, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur air minum, sanitasi, perumahan dan permukiman, hingga jalan.<\/p>\n<p>Adapun sejumlah proyek akan dimulai pengerjaannya tahun depan, di antaranya pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah air bersih senilai Rp 5,4 miliar dan pembangunan IPAL Skala Permukiman beserta Rehabilitasi IPLT Gampong Jawa senilai Rp 8,2 miliar.<\/p>\n<p>Kemudian pembangunan dan rehab rumah masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 135 unit, pembangunan jalan lingkungan sepanjang 2,1 kilometer, dan drainase lingkungan 4,4 kilometer. \u201cTotal anggarannya mencapai Rp 12,7 miliar,\u201d kata Bakri.<\/p>\n<p>\u201cBukan hanya itu, kita juga akan melakukan penanganan long segment tehadap Jalan Hasan Saleh di kawasan Neusu, mulai dari Simpang Lamlagang hingga Lapangan Jasdam. Dengan anggaran Rp 11,1 miliar, akan kita rekonstruksi jalan yang sudah mulai <em>crowded<\/em> itu.\u201d<\/p>\n<p>Kata Bakri, total kebutuhan dana yang telah disetujui pusat untuk pembangunan infrastruktur dimaksud Rp 37,4 miliar lebih. \u201cAlhamdulillah ini patut kita syukuri, karena memang ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam jangka pendek,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Tak berhenti sampai di situ, Bakri juga telah menyampaikan beberapa usulan program lainnya kepada pemerintah pusat. \u201cInsyaallah Banda Aceh Outer Ring Road akan dilanjutkan pembangunannya. Begitu juga dengan proyek Flyover Pango.\u201d<\/p>\n<p>\u201cTermasuk penataan pinggiran Krueng Aceh mulai dari Jembatan Pante Pirak hingga Jembatan Peunayong. Ini semua telah masuk dalam rencana umum Kementerian PUPR pada 2025 mendatang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya pada momen yang lain, Bakri dan rombongan juga telah bertemu dengan Direktur Pembangunan Jembatan Ditjen Bina Marga, Yudha Handita Panjiriawan. \u201cKita meminta pelebaran Jalan Sultan Iskandar Muda, tepatnya mulai dari jembatan setelah Simpang Empat Punge hingga samping rumah Pangdam ke arah Blang Padang.\u201d<\/p>\n<p>Titik ruas jalan nasional tersebut, katanya, terlalu sempit sehingga selama ini sering terjadi kemacetan. \u201cPermintaan itu pun langsung disahuti dan akan dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh tahun depan dengan menggunakan APBN. Nominal pelebaran jalan beserta jembatan itu Rp 10,5 miliar,\u201d ungkap Bakri.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Pemerintah Pusat bakal menggelontorkan dana alokasi khusu (DAK) 2023 Rp 37,4 miliar, plus APBN Rp 10,5 sehingga totalnya mencapai Rp 47,9 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Ibukota Provinsi Aceh. Dana itu didapat setelah Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, menyambangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Jumat (7\/10\/2022) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":115967,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-115966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/115966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=115966"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/115966\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/115967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=115966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=115966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=115966"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=115966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}