{"id":1591,"date":"2022-04-03T08:21:00","date_gmt":"2022-04-03T01:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/04\/03\/gaduh-pemecatan-dokter-terawan-dari-idi-dibela-sana-sini-hingga-minta-polisi-turun-tangan\/"},"modified":"2022-04-03T08:25:32","modified_gmt":"2022-04-03T01:25:32","slug":"gaduh-pemecatan-dokter-terawan-dari-idi-dibela-sana-sini-hingga-minta-polisi-turun-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/04\/03\/gaduh-pemecatan-dokter-terawan-dari-idi-dibela-sana-sini-hingga-minta-polisi-turun-tangan\/","title":{"rendered":"Gaduh Pemecatan Dokter Terawan Dari IDI, Dibela Sana Sini Hingga Minta Polisi Turun Tangan"},"content":{"rendered":"<p><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/Gaduh-Pemecatan-Dokter-Terawan-Dari-IDI-Dibela-Sana-Sini-Hingga.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\" rel=\"noopener\" data-lasso-id=\"67\"><\/a><\/p>\n<p><b> &#8211;<\/b> Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pemecatan dokter Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sangat berbahaya bagi dunia kedokteran Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Ini sangat berbahaya bagi dunia kedokteran, namun saya sudah mempelajari dengan saksama pemecatan ini, dan bisa dinyatakan tidak sah,&#8221; kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin lalu.<\/p>\n<p>Dia menilai pemecatan dokter Terawan tidak sah karena baru direkomendasikan oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI.<\/p>\n<p>Menurut dia, hasil rekomendasi tersebut harus dieksekusi PB IDI sementara pengurus lama sudah demisioner dan kepengurusan baru belum dilantik.<\/p>\n<p>&#8220;Lalu keputusan pemecatan tersebut dibacakan dalam Muktamar IDI oleh perangkat yang tidak jelas sehingga menimbulkan kegaduhan,&#8221; ujarnya sebagaimana dilansir Antara.<\/p>\n<p>Dasco mengaku belum menjalin komunikasi dengan dokter Terawan terkait persoalan pemecatan tersebut namun sudah berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.<\/p>\n<p>Dia percaya Menkes dapat menyelesaikan polemik tersebut dengan menjalin komunikasi dengan pengurus PB IDI yang baru.<\/p>\n<p>Dia meyakini pengurus PB IDI yang baru dapat mengakomodir dan melakukan komunikasi yang baik terkait persoalan pemecatan dokter Terawan dengan difasilitasi Menkes.<\/p>\n<p>&#8220;Saya meminta kepolisian menyelidiki oknum-oknum yang membuat kegaduhan ini dan diproses secara hukum. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang karena hal-hal yang seharusnya dilakukan sebuah organisasi namun dijalankan perorangan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><b>MKEK Pecat dr. Terawan Dari Keanggotaan IDI<\/b><\/p>\n<p>Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat sidang khusus Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) memutuskan pemberhentian secara permanen mantan Menteri Kesehatan Dr. dr. Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).<\/p>\n<p>&#8220;Memutuskan, menetapkan, meneruskan hasil keputusan rapat sidang khusus MKEK yang memutuskan pemberhentian permanen sejawat Dr. dr. Terawan Agus Putranto sebagai anggota IDI,&#8221; kata Pimpinan Presidium Sidang Abdul Azis melalui siaran pers, Minggu pekan lalu.<\/p>\n<p>Abdul Azis menyebut pemberhentian dilakukan oleh PB IDI selambat-lambatnya 28 hari kerja.<\/p>\n<p>&#8220;Ketetapan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan,&#8221; kata Abdul Azis.<\/p>\n<p>Keputusan tersebut dibacakan dalam Muktamar ke-31 IDI di Kota <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"http:\/\/harianaceh.co.id\" data-lasso-id=\"68\">BANDA ACEH<\/a>, Aceh, Jumat (25\/3).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8211; Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pemecatan dokter Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sangat berbahaya bagi dunia kedokteran Indonesia. &#8220;Ini sangat berbahaya bagi dunia kedokteran, namun saya sudah mempelajari dengan saksama pemecatan ini, dan bisa dinyatakan tidak sah,&#8221; kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin lalu. Dia menilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1592,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,243],"series":[],"class_list":["post-1591","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-hukum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/1591","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=1591"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/1591\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/1592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=1591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=1591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=1591"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=1591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}