{"id":16585,"date":"2022-04-28T20:30:00","date_gmt":"2022-04-28T13:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/04\/28\/tni-al-tangkap-kapal-tanker-dinakhodai-warga-china-angkut-minyak-sawit-cpo\/"},"modified":"2022-04-29T01:01:00","modified_gmt":"2022-04-28T18:01:00","slug":"tni-al-tangkap-kapal-tanker-dinakhodai-warga-china-angkut-minyak-sawit-cpo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/04\/28\/tni-al-tangkap-kapal-tanker-dinakhodai-warga-china-angkut-minyak-sawit-cpo\/","title":{"rendered":"TNI AL Tangkap Kapal Tanker Dinakhodai Warga China Angkut Minyak Sawit CPO"},"content":{"rendered":"<p><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEif4WjtTyCTbtkMNzzbJFqZl3jS6ZU8a9FzU4HC7FtkNw-X0uJ3gCHMetgF3drtHIWlw6BbZPBqlmWY1LzHJKzghgc3yqYmK5g6AtHYTx0WTodJppatcczsMb5eOGTbHPez5UKhYBvGGoSqBafj0NodZlX2YYOKmeosHo2sUpm2OkTebYn-1QHHIqSiYg\/s700\/fsmnosfnfsn.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\" rel=\"noopener\"><\/a><b><\/b><\/p>\n<p><b><\/b> TNI Angkatan Laut melalui Komand Armada I (Koarmada I) mengamankan dua kapal tanker bermuatan minyak sawit di lokasi berbeda.<\/p>\n<p>Penangkapan pertama, TNI AL melalui KRI Beladau-643 mengamankan kapal tanker MT World Progress yang tengah melakukan pelayaran dari Dumai menuju India di Selat Malaka, Rabu (27\/4\/2022).<\/p>\n<p>\u201cKRI Beladau-643 menangkap kapal tanker MT World Progress yang mengangkut palm olein 34.854,3 metrik ton di wilayah perairan Selat Malaka yang merupakan perairan teritorial Indonesia,\u201d kata Panglima Koarmada I Laksamana M dalam keterangan tertulis, Kamis (27\/4\/2022).<\/p>\n<p>Arsyad menjelaskan, MT World Progress merupakan kapal tanker berbendera Liberia yang dinakhodai Belov Alexander berkebangsaan Rusia dengan jumlah anak buah kapal (ABK) 22 orang dengan rincian 7 warga Rusia, 6 Ukraina, dan 9 India.<\/p>\n<p>Kapal tanker ini diduga melakukan pelanggaran dokumen dengan spesifikasi gross tonnage (GT) kapal yang tertera pada salah satu dokumen berbeda dengan dokumen yang lain.<\/p>\n<p>Selain itu, spesifikasi kapasitas mesin pendorong yang tertera pada salah satu dokumen berbeda dengan dokumen yang lain.<\/p>\n<p>Dengan demikian, kapal tanker in melanggar Pasal 302 ayat (2) Jo. Pasal 117 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.<\/p>\n<p>Di tempat berbeda, KRI Siribua-859 juga menangkap kapal tangker MT Annabelle yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah sebanyak 13.357,425 metrik ton di perairan barat Kalimantan, Kamis.<\/p>\n<p>Kapal ini juga memuat metanol sebanyak 98 drum dengan rincian 5 drum tersegel dan 93 drum telah terpakai.<\/p>\n<p>Adapun kapal tanker ini berasal dari Kepulauan Marshall yang dinakhodai Zhao Junfeng warga China dengan jumlah ABK 24 orang.<\/p>\n<p>Kapal tanker ini diduga melakukan tindak pidana pelanggaran membawa muatan metanol tanpa dilengkapi dokumen angkutan barang berbahaya.<\/p>\n<p>Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 294 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.<\/p>\n<p>Dengan penangkapan dua kapal ini, Koarmada I kini telah mengamankan lima kapal yang membawa minyak sawit ilegal dalam dua pekan terakhir.<\/p>\n<p>\u201cDalam dua minggu terakhir TNI AL Koarmada I telah menangkap lima kapal yang membawa muatan minyak sawit dan turunannya yang saat sedang dalam proses penyelidikan,\u201d imbuh dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TNI Angkatan Laut melalui Komand Armada I (Koarmada I) mengamankan dua kapal tanker bermuatan minyak sawit di lokasi berbeda. Penangkapan pertama, TNI AL melalui KRI Beladau-643 mengamankan kapal tanker MT World Progress yang tengah melakukan pelayaran dari Dumai menuju India di Selat Malaka, Rabu (27\/4\/2022). \u201cKRI Beladau-643 menangkap kapal tanker MT World Progress yang mengangkut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16586,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[349,34,36],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-16585","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-nasional","category-internasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/16585","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=16585"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/16585\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/16586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=16585"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=16585"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=16585"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=16585"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}