{"id":17169,"date":"2022-04-29T21:29:00","date_gmt":"2022-04-29T14:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/04\/29\/kronologi-aipda-alim-diamuk-massa-saat-amankan-jambret-di-cakung-penganiaya-ngaku-cucu-jenderal\/"},"modified":"2022-04-29T22:25:56","modified_gmt":"2022-04-29T15:25:56","slug":"kronologi-aipda-alim-diamuk-massa-saat-amankan-jambret-di-cakung-penganiaya-ngaku-cucu-jenderal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/04\/29\/kronologi-aipda-alim-diamuk-massa-saat-amankan-jambret-di-cakung-penganiaya-ngaku-cucu-jenderal\/","title":{"rendered":"Kronologi Aipda Alim Diamuk Massa Saat Amankan Jambret di Cakung, Penganiaya Ngaku Cucu Jenderal"},"content":{"rendered":"<p><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/Kronologi-Aipda-Alim-Diamuk-Massa-Saat-Amankan-Jambret-di-Cakung.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\" rel=\"noopener\"><\/a><\/p>\n<p><b><\/b> Kapolsek Cakung Kompol Satria mengungkapkan kronologi penganiyaan yang dialami anggota polisi Aipda Alim di Jalan Dr Rajiman, Cakung, Jakarta Timur pada Jumat (29\/04\/2022) siang tadi. Anggota Polsek Cakung diamuk massa saat mengamankan pelaku jampret.<\/p>\n<p>Satria mengatakan saat kejadian, Aipda Alim sedang lepas dinas sehingga tidak memakai seragam polisi.<\/p>\n<p>&#8220;Meskipun dia sedang lepas dinas, tapi karena tanggung jawabnya tinggi dia ikut membantu untuk mengamankan pelaku jambret itu,&#8221; kata Satria saat dihubungi wartawan, Jumat (29\/4\/2022).<\/p>\n<p>Pada saat itu, massa hendak membakar sepeda motor milik pelaku jambret. Aipda Alim pun berusaha untuk mencegahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah mengimbau untuk tidak melakukan aksi kekerasan. Tapi provokator-provokator ini tidak percaya dan akhirnya mengeroyok Aipda Alim,&#8221; ungkap Satria.<\/p>\n<p>Bahkan pada saat itu, Aipda Alim dituduh sebagai polisi gadungan. Karena situasi yang sudah tidak terkontrol, Aipda Alim sempat megeluarkan tembakan ke udara untuk meredam emosi massa.<\/p>\n<p>&#8220;Dari Polsek dan mitra ikut mengamankan dan menjelaskan (mereka tetap tidak percaya). Yang menjadi permasalahan adalah provokator yang terus mencoba memanasi suasana, sehingga kejadian itu terus berlanjut,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Pada saat itu pula, salah satu provokator dan juga diduga yang memukul Aipda Alim mengaku sebagai cucu seorang jenderal.<\/p>\n<p>&#8220;Bahkan ada yang kami terima dia mengaku sebagai cucu dari jenderal,&#8221; ungkap Satria.<\/p>\n<p>Kekinian, Polsek Cakung telah menangkap sejumlah orang, termasuk pria yang mengaku sebagai cucu jenderal.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah kami amankan beberapa orang. Akan kami sesuaikan dengan saksi dan alat yang bukti yang kami punya. Kami semuanya akan minta pertanggungjawaban terhadap provokator tersebut,&#8221; kata Satria.<\/p>\n<p>Diungkapkan akibat kejadian itu Aipda Alim mengalami luka-luka dan telah mendapat pertolongan medis.<\/p>\n<p>&#8220;Ada beberapa memar di bagian tubuhnya. Itu juga sudah kami lakukan pemeriksaan kesehatan,&#8221; ujar Satria.<\/p>\n<p>Dia mengatakan luka yang dialami Aipda Alim tidak terlalu parah.<\/p>\n<p>Kendati demikan, pemukulan terhadap anggota polisi saat mengamankan pelaku kejahatan, tidak dapat dibenarkan.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak parah, tapi tetap perbuatannya tidak dibenarkan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Peristiwa polisi diamuk massa viral di media sosial setelah videonya diungah akun Instagram @warungjurnalis.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya dituliskan kejadian berawal saat seorang polisi berseragam sipil berupaya untuk mengamankan pelaku jambret.<\/p>\n<p>&#8220;Usai pelaku diamankan, lalu massa yang didominasi pemuda beringas hendak merusak atau membakar motor pelaku,&#8221; tulis @warungjurnalis seperti dikutip Suara.com.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapolsek Cakung Kompol Satria mengungkapkan kronologi penganiyaan yang dialami anggota polisi Aipda Alim di Jalan Dr Rajiman, Cakung, Jakarta Timur pada Jumat (29\/04\/2022) siang tadi. Anggota Polsek Cakung diamuk massa saat mengamankan pelaku jampret. Satria mengatakan saat kejadian, Aipda Alim sedang lepas dinas sehingga tidak memakai seragam polisi. &#8220;Meskipun dia sedang lepas dinas, tapi karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17170,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420],"series":[],"class_list":["post-17169","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/17169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=17169"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/17169\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/17170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=17169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=17169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=17169"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=17169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}