{"id":211052,"date":"2023-05-19T23:11:34","date_gmt":"2023-05-19T16:11:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/05\/19\/satu-individu-anak-gajah-terkena-jerat-di-kawasan-apl-aceh-jaya\/"},"modified":"2023-05-19T23:11:34","modified_gmt":"2023-05-19T16:11:34","slug":"satu-individu-anak-gajah-terkena-jerat-di-kawasan-apl-aceh-jaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/05\/19\/satu-individu-anak-gajah-terkena-jerat-di-kawasan-apl-aceh-jaya\/","title":{"rendered":"Satu Individu Anak Gajah Terkena Jerat di Kawasan APL Aceh Jaya"},"content":{"rendered":"<p><strong>CALANG<\/strong> \u2013 Satu individu anak Gajah Sumatera (Elephasmaximus sumatranus) Terjerat di Kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) wilayah Desa Panggong Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (19\/5\/2023).<\/p>\n<p>Kepala Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) Aceh, Gunawan Alza mengatakan anak gajah tersebut terkena jerat tali tembang yang biasa digunakan untuk perangkap Rusa.<\/p>\n<p>\u201cKaki bagian kanan yang terkena jerat,\u201d kata Gunawan Alza.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, kurang lebih 45 menit tim BKSDA dan sejumlah personil gabungan lainnya melakukan pencarian satwa yang terkena jerat itu.<\/p>\n<p>\u201cPosisi jerat masih melekat pada kaki saat ditemukan oleh Tim, namun beruntungnya masih dalam kondisi sehat,\u201d ucap Gunawan.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan, lokasi kejadian yang berada dipinggir aliran sungai dan kebutuhan pakan yang cukup menjadi alasan satwa tersebut tetap dalam kondisi sehat walaupun kaki terkena jerat.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil observasi tim medis diketahui bahwa gajah liar dengan jenis kelamin jantan berusia sekitar 3-3,5 tahun dengan berat badan sekitar 658 kilogram (kg).<\/p>\n<p>\u201cTim melakukan pembiusan untuk bisa melepaskan jerat yang kemudian dibersihkan dan diberikan vitamin, antibioti, dan supporting lainnya,\u201d jelas Gunawan.<\/p>\n<p>Setelah dilakukan penanganan medis selama kurang lebih 2 jam, satwa tersebut dilepasliarkan kembali dan akan tetap dilakukan pengontrolan.<\/p>\n<p>\u201cKita menghimbau agar masyarakat tidak melakukan perusakan hutan yang menjadi habitat asli satwa lindung,\u201d ucap dia.<\/p>\n<p>Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan perburuan, pemasangan jerat, ataupun meracuni sehingga menyebabkan kematian bagi satwa lindung.<\/p>\n<p>Gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus) merupakan salah satu jenis satwa liar dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106\/MENLHK\/SETJEN\/KUM.1\/6\/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20\/MENLHK\/SETJEN\/KUM.1\/6\/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CALANG \u2013 Satu individu anak Gajah Sumatera (Elephasmaximus sumatranus) Terjerat di Kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) wilayah Desa Panggong Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (19\/5\/2023). Kepala Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) Aceh, Gunawan Alza mengatakan anak gajah tersebut terkena jerat tali tembang yang biasa digunakan untuk perangkap Rusa. \u201cKaki bagian kanan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":211053,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-211052","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/211052","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=211052"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/211052\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/211053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=211052"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=211052"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=211052"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=211052"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}