{"id":253375,"date":"2023-10-03T20:42:00","date_gmt":"2023-10-03T13:42:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/10\/03\/mualaf-demi-dinikahi-soekarno-yurike-sanger-balik-lagi-jadi-kristen-alasannya-tak-disangka\/"},"modified":"2023-10-04T04:05:29","modified_gmt":"2023-10-03T21:05:29","slug":"mualaf-demi-dinikahi-soekarno-yurike-sanger-balik-lagi-jadi-kristen-alasannya-tak-disangka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/10\/03\/mualaf-demi-dinikahi-soekarno-yurike-sanger-balik-lagi-jadi-kristen-alasannya-tak-disangka\/","title":{"rendered":"Mualaf demi Dinikahi Soekarno, Yurike Sanger Balik Lagi jadi Kristen, Alasannya Tak Disangka"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>\u00a0 <\/b>Yurike Sanger merupakan salah satu wanita, yang berhasil memikat hati Presiden Pertama Indonesia yaitu Soekarno.<\/p>\n<p>Kisah cinta Yurike Sanger dengan Soekarno, tak kalah menarik dengan cerita cinta Sang Proklamator dengan istrinya yang lain.<\/p>\n<p>Yurike Sanger adalah gadis belia yang dinikahi Soekarno pada tahun 1964, setelah setahun berkenalan yakni di tahun 1963.<\/p>\n<p>Meski kini sudah memasuki usia renta, Yurike Sanger masih jelas mengingat bagaimana cerita kehidupannya dengan Soekarno di masa lalu.<\/p>\n<p>Sebelum menikah, Yurike Sanger adalah seorang Nasrani dan kemudian menjadi Mualaf setelah diperistri oleh Soekarno.<\/p>\n<p>\u201cPada waktu itu saya mengikuti beliau jadi Islam, dengan menyebut 2 kalimat syahadat,\u201d kata Yurike seperti dilansir dari unggahan ulang Youtube @Hedro Firlesso pada Senin, 2 Oktober 2023.<\/p>\n<p>Bagi Yurike, pandangannya tentang semua Agama adalah sama. dan baginya Agama Islam, Agama Kristen, maupun Agama yang lainnya adalah Agama yang mulia.<\/p>\n<p>\u201cUntuk saya, saya berpandangan kita semua Agama adalah sama. Untuk saya pribadi dan kita hanya punya satu Tuhan.\u201d ucap Yurike.<\/p>\n<p>Rumah tangga Yurike dan Soekarno tidak bertahan lama, lantaran situasi politik tengah memanas pasca G30S, sehingga mereka memutuskan bercerai secara baik-baik.<\/p>\n<p>Setelah berpisah dari Soekarno, Yurike Sanger kembali membina rumah tangga dengan seorang pria dan menetap di Amerika.<\/p>\n<p>Ketika disinggung perihal Agama yang dianut saat ini, Yurike mengatakan bahwa ia telah berpindah lagi menjadi seorang Nasrani.<\/p>\n<p>Saat menikah dengan suami barunya, Yurike masih seorang Muslim. Alasannya pindah menjadi seorang Nasrani lantaran di lingkungannya adalah kebanyakann menganut Agama Nasrani.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cWaktu itu masih Muslim, nah sesudah saya habis ini, saya ikuti karena lingkungan saya adalah Kristen. Mulai dari saya lahir sampai saya menikah itu, saya masuk Islam,\u201d tutur Yurike.<\/p>\n<p>\u201cSaya masuk karena keluarga saya boleh dikatakan semua Kristen, tapi sebagian daripada keluarga saya juga ada yang Islam.\u201d kata Yurike menambahkan.<\/p>\n<p>Sebagian anak-anak Yurike bahkan cucu-cucunya, menikah dengan orang yang beragama Islam.<\/p>\n<p>\u201cAda anak-anak saya juga menikah dengan Islam, cucu saya juga menikah dengan orang yang beragama Islam,\u201d sambung Yurike Sanger.***<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.gelora.co\/2023\/10\/mualaf-demi-dinikahi-soekarno-yurike.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Yurike Sanger merupakan salah satu wanita, yang berhasil memikat hati Presiden Pertama Indonesia yaitu Soekarno. Kisah cinta Yurike Sanger dengan Soekarno, tak kalah menarik dengan cerita cinta Sang Proklamator dengan istrinya yang lain. Yurike Sanger adalah gadis belia yang dinikahi Soekarno pada tahun 1964, setelah setahun berkenalan yakni di tahun 1963. Meski kini sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":253376,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-253375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/253375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=253375"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/253375\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/253376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=253375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=253375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=253375"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=253375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}