{"id":257196,"date":"2023-10-11T18:35:00","date_gmt":"2023-10-11T11:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/10\/11\/deep-indonesia-mk-jangan-muluskan-politik-dinasti-jokowi\/"},"modified":"2026-09-13T03:45:19","modified_gmt":"2026-09-12T20:45:19","slug":"deep-indonesia-mk-jangan-muluskan-politik-dinasti-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/10\/11\/deep-indonesia-mk-jangan-muluskan-politik-dinasti-jokowi\/","title":{"rendered":"DEEP Indonesia: MK Jangan Muluskan Politik Dinasti Jokowi!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Kredibilitas sebagai penjaga konstitusi bakal dipertanyakan publik, apabila Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menerima perkara gugatan uji materiil norma batas usia minimum calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).<\/p>\n<p>Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati menilai, desas-desus MK bertransformasi menjadi &#8220;Mahkamah Keluarga&#8221; akan terbukti kalau syarat batas usia minimum capres-cawapres berubah dari 40 tahun menjadi 35 tahun.<\/p>\n<p>Isu yang menyebut MK berubah menjadi &#8220;Mahkamah Keluarga&#8221;, menguat lantaran uji materiil perkara tersebut disebut-sebut untuk memuluskan pencalonan putra Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>, Gibran Rakabuming Raka, sebagai bakal calon wakil presiden.<\/p>\n<p>Terlebih lagi, Ketua MK RI saat ini dijabat Anwar Usman yang merupakan ipar dari Presiden Jokowi.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan hanya uji independensi, tetapi juga uji moralitas bagi MK untuk tidak terjebak pada<\/p>\n<p>kepentingan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> praktis demi memuluskan politik dinasti Jokowi, dengan menghalalkan segala cara dan melabrak aturan main yang telah ditetapkan,&#8221; ujar Neni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11\/10).<\/p>\n<p>Menurut Neni, gugatan yang dilayangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, dan beberapa kepala daerah bukan isu konstitusional yang mesti diputus MK.<\/p>\n<p>&#8220;MK seharusnya bisa menyadari untuk tidak masuk ke ruang open legal policy atau kebijakan hukum terbuka pembentuk undang-undang,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Neni menyatakan, akan menyebut MK bukan negarawan serta telah menggadaikan moralitas serta etika kehakiman, apabila memutuskan menerima perkara 29, 51, dan 55\/PUU-XXI\/2023 dalam sidang pembacaan putusan pada Senin, 16 Oktober 2023.<\/p>\n<p>&#8220;Bagi saya MK bukan hanya sebatas penjaga konstitusi dan demokrasi, tetapi jauh lebih luas dari itu<\/p>\n<p>bagaimana memastikan berjalannya demokrasi konstitusional dan harus menyelamatkan demokrasi,&#8221; pungkas Neni.\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/10\/deep-indonesia-mk-jangan-muluskan.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Kredibilitas sebagai penjaga konstitusi bakal dipertanyakan publik, apabila Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menerima perkara gugatan uji materiil norma batas usia minimum calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres). Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati menilai, desas-desus MK bertransformasi menjadi &#8220;Mahkamah Keluarga&#8221; akan terbukti kalau syarat batas usia minimum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":257197,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-257196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/257196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=257196"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/257196\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/257197"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=257196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=257196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=257196"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=257196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}