{"id":266275,"date":"2023-10-30T23:49:00","date_gmt":"2023-10-30T16:49:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/10\/30\/soal-kasus-bajingan-tolol-pelapor-dari-pdip-niat-cabut-laporan-kok-rasanya-rocky-ada-benarnya\/"},"modified":"2026-09-13T03:47:18","modified_gmt":"2026-09-12T20:47:18","slug":"soal-kasus-bajingan-tolol-pelapor-dari-pdip-niat-cabut-laporan-kok-rasanya-rocky-ada-benarnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/10\/30\/soal-kasus-bajingan-tolol-pelapor-dari-pdip-niat-cabut-laporan-kok-rasanya-rocky-ada-benarnya\/","title":{"rendered":"Soal Kasus \u2018Bajingan Tolol\u2019, Pelapor dari PDIP Niat Cabut Laporan: Kok Rasanya Rocky Ada Benarnya"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Politikus <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a>, Ferdinand Hutahaean, berniat akan mencabut laporannya terkait kasus ucapan Rocky Gerung \u2018bajingan tolol\u2019.<\/p>\n<p>Melalui media sosial X (dulu Twitter) pada Senin (30\/10), Ferdinand Hutahaean menyampaikan keresahannya, apakah sebaiknya dirinya melanjutkan atau mencabut saja laporannya terhadap Rocky Gerung.<\/p>\n<p>Sebelumnya, sekitar bulan Juli yang lalu, Polri menerima 24 laporan polisi terhadap Rocky Gerung. Beberapa diterima oleh Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong atau yang dianggap menghina <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>.<\/p>\n<p>Salah satu pelapor itu adalah politisi PDIP, Ferdinand Hutahaean dengan laporan nomor LP\/B\/4465\/VIII\/2023\/Polda Metro Jaya pada tanggal 1 Agustus 2023.<\/p>\n<p>Atas laporannya itu, Rocky disangkakan Pasal 28 Juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 ITE, Pasal 156 dan Pasal 160 KUHP serta Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1956.<\/p>\n<p>Kemudian pada hari Senin (30\/10), Bareskrim Polri menginformasikan, bahwa status perkara dugaan penyebaran berita bohong Rocky Gerung telah dinaikkan ke tahap penyidikan, artinya sudah ditemukan unsur pidana.<\/p>\n<p>\u201cSaudara RG sebagai terlapor saat ini tentu saja akan secara formil kita panggil lagi, setelah penyidik mengumpulkan hasil-hasil penyidikan saksi-saksi, itu akan kita panggil saudara RG,\u201d kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan pada Senin (30\/10). Namun ia tak merinci tanggal berapa Rocky Gerung akan kembali dipanggil.<\/p>\n<p>Senada dengan hal itu, Politis PDIP, Ferdinand Hutahaean, juga mengatakan bahwa kasus Rocky Gerung sudah naik ke tahap penyidikan sejak 17 Oktober yang lalu.<\/p>\n<p><i>\u201cTapi saya berpikir untuk mencabut laporan dan tidak menindak lanjutinya lagi. Saya bertanya Rocky salah atau memang benar ya?\u201d <\/i>kata Ferdinand melalui akun X.<\/p>\n<p>Akhir-akhir ini di situasi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dan manuver politik keluarga Jokowi, Ferdinand menjadi ragu untuk melanjutkan laporannya.<\/p>\n<p>Ia bahkan menjadi absurd, dalam arti mempertanyakan, apakah dalam perkara ini Rocky Gerung memang bersalah atau tidak.<\/p>\n<p>Kemudian, ia mengaku, dirinya telah menerima Surat Panggilan dari Dirkrimum Bareskrim Polri untuk Selasa besok (31\/10).<\/p>\n<p><i>\u201cTerkait kasus Sdr Rocky Gerung, saya telah menerima Surat Panggilan Dari Dirkrimum Bareskrim Polri utk Selasa besok. Saya baca bahwa perkara naik ke tingkat penyidikan,\u201d<\/i> tuturnya.<\/p>\n<p><i>\u201cSaya sedang berpikir apakah lebih baik saya cabut laporan? Menurut kalian Rocky Gerung salah apa benar sih?\u201d<\/i> tanyanya kepada pengikutnya di media sosial X.<\/p>\n<p>Salah seorang warganet menjawab,<i> \u201cCabut aja bg&#8230;. nyape2in&#8230;. gk ada gunanya hehe,\u201d<\/i> komentar akun X @JohnAquinoo.<\/p>\n<p>Hal itu lantas langsung dijawab oleh Ferdinand Hutahaean, <i>\u201ckeyaknya gitu aja ya\u201d.<\/i><\/p>\n<p>Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean acap kali mengkritisi isu perihal masa jabatan presiden 3 periode, dan dinasti politik melalui postingan akun media sosial X.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, dinasti politik adalah ancaman bagi demokrasi dan kelangsungan bangsa, dan yang menyetujui dinasti politik adalah pihak-pihak yang akan menghalalkan segala cara demi kekuasaan.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/10\/soal-kasus-bajingan-tolol-pelapor-dari.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean, berniat akan mencabut laporannya terkait kasus ucapan Rocky Gerung \u2018bajingan tolol\u2019. Melalui media sosial X (dulu Twitter) pada Senin (30\/10), Ferdinand Hutahaean menyampaikan keresahannya, apakah sebaiknya dirinya melanjutkan atau mencabut saja laporannya terhadap Rocky Gerung. Sebelumnya, sekitar bulan Juli yang lalu, Polri menerima 24 laporan polisi terhadap Rocky [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":266276,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-266275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/266275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=266275"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/266275\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/266276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=266275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=266275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=266275"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=266275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}