{"id":267999,"date":"2023-11-03T11:34:00","date_gmt":"2023-11-03T04:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/03\/gibran-buka-suara-soal-tudingan-sengaja-pilih-dipecat-pdip-supaya-bisa-mainkan-narasi-dizalimi\/"},"modified":"2026-09-13T03:47:39","modified_gmt":"2026-09-12T20:47:39","slug":"gibran-buka-suara-soal-tudingan-sengaja-pilih-dipecat-pdip-supaya-bisa-mainkan-narasi-dizalimi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/03\/gibran-buka-suara-soal-tudingan-sengaja-pilih-dipecat-pdip-supaya-bisa-mainkan-narasi-dizalimi\/","title":{"rendered":"Gibran Buka Suara soal Tudingan Sengaja Pilih Dipecat PDIP Supaya Bisa Mainkan Narasi Dizalimi"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, buka suara soal dirinya disebut akan memainkan narasi dizalimi, setelah dipecat dari PDI-Perjuangan.<\/p>\n<p>Gibran menegaskan, dirinya tak memiliki niat untuk memainkan narasi apapun terkait status keanggotaannya di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Kita nggak membuat narasi seperti itu (narasi dizalimi),&#8221; kata Gibran di kantornya, Balai Kota Surakata, dikutip dari YouTube KompasTV, Jumat (3\/11\/2023).<\/p>\n<p>Sebelumnya, pernyataan Gibran memainkan narasi dizalimi muncul dari Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, baru-baru ini.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak perlu diramatisir, kita kan tau itu, kalau kita ambil tindakan tegas (memecat Gibran) nanti dia gunakan lari (narasi) itu, &#8216;waduh saya dizalimi&#8217;, itu sudah lagu lama itu.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Janganlah seperti itu, pemimpin-pemimpin mudah haruslah menjadi contoh tauladan bagi generasi yang akan datang,&#8221; ungkap Komarudin.<\/p>\n<p>Diketahui, status Gibran di PDIP hingga saat ini belum jelas.<\/p>\n<p>PDIP belum mengumumkan pemecatan terhadap putra sulung Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko WIdodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>).<\/p>\n<p>Meski demikian, sejumlah elite PDIP, termasuk Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, telah mendesak Gibran untuk mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA).<\/p>\n<p>Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo yang juga Sekeretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, mengaku telah mengetahui rencana pemecatan Gibran.<\/p>\n<p>Bahkan, ia juga sudah menandatangi surat pemberitahuan kepada Gibran untuk mengundurkan diri dari PDIP.<\/p>\n<p>&#8220;(Gibran diminta) satu, untuk mengundurkan diri&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Yang kedua, ia diminta mengembalikan KTA,&#8221; kata Teguh Prakosa, masih dikutip dari tayangan YouTube KompasTV, Jumat.<\/p>\n<p>Teguh Prakosa ingin Gibran dapat menghargai PDIP dan menghargai partai barunya di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;DPC Solo dalam hal ini juga menghargai pilihan yang diambil Mas Gibran,&#8221; lanjut Teguh Prakosa.<\/p>\n<p>Adapun tujuannya agar Megawati dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak dituduh atau dirumorkan bermain dua kepentingan.<\/p>\n<p>Hal itu diungkapkan Ketua DPC PDIP Solo yang juga mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.<\/p>\n<p>&#8220;Isinya mengimbau menyarankan saja untuk mengajak agar Mbak Mega tidak dituduh berdiri di dua kepentingan dan Pak Jokowi tidak diisukan berdiri di dua kepentingan itu aja isinya.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Iya kita sarankan KTA dikembalikan dan mengajukan pengunduran diri itu aja.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Karena dulu datang ke DPC sekarang ya pulang ke DPC lah kembali ke DPC. Dulu minta sekarang balekke (dikembalikan),&#8221; kata Rudy, Kamis (2\/11\/2023).<\/p>\n<p>Surat itu, kata Rudy, sudah ia kirimkan pada Selasa (31\/10\/2023).<\/p>\n<p>Kini pihaknya sudah tidak lagi memaksa untuk bertemu putra sulung Jokowi itu.<\/p>\n<p>Diketahui sebelumnya, Rudy meminta untuk bertemu langsung dengan Gibran.<\/p>\n<p>Namun, permintaan itu hingga saat ini belum terpenuhi.<\/p>\n<p>Ia pun tak maslaah jika Gibran enggan datang menemuinya.<\/p>\n<p>&#8220;Yen ora dijawab, yo rasah (kalau enggak dijawab, ya enggak usah). Mboten (enggak) karena belum dijawab, ya udah,&#8221; kata Rudy.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/11\/gibran-buka-suara-soal-tudingan-sengaja.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, buka suara soal dirinya disebut akan memainkan narasi dizalimi, setelah dipecat dari PDI-Perjuangan. Gibran menegaskan, dirinya tak memiliki niat untuk memainkan narasi apapun terkait status keanggotaannya di PDIP. &#8220;Kita nggak membuat narasi seperti itu (narasi dizalimi),&#8221; kata Gibran di kantornya, Balai Kota Surakata, dikutip dari YouTube [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":268000,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-267999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/267999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=267999"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/267999\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/268000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=267999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=267999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=267999"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=267999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}