{"id":271077,"date":"2023-11-09T23:25:00","date_gmt":"2023-11-09T16:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/09\/siswi-sma-dipeluk-dan-diremas-di-posko-pemenangan-caleg-dprd-keluarga-lapor-ke-polisi\/"},"modified":"2026-09-13T03:48:20","modified_gmt":"2026-09-12T20:48:20","slug":"siswi-sma-dipeluk-dan-diremas-di-posko-pemenangan-caleg-dprd-keluarga-lapor-ke-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/09\/siswi-sma-dipeluk-dan-diremas-di-posko-pemenangan-caleg-dprd-keluarga-lapor-ke-polisi\/","title":{"rendered":"Siswi SMA Dipeluk dan Diremas di Posko Pemenangan Caleg DPRD, Keluarga Lapor ke Polisi"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 <\/b>Seorang pria yang sudah memiliki anak dan istri dilaporkan ke Polres Dairi atas dugaan pelecehan terhadap siswi SMA di Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Kamis (9\/11\/2023).<\/p>\n<p>Pria tersebut berinisial BP (45) melakukan pelecehan terhadap gadis malang yang berstatus siswi SMA itu, di salah satu posko pemenangan calon legislatif DPRD Kabupaten Dairi.<\/p>\n<p>Terkait hal itu, Wasdrin Lumban Gaol selaku kepala desa di lokasi membenarkan adanya kejadian tindakan pelecehan di desanya.<\/p>\n<p>Kepada Tribun Medan, Wasdrin menceritakan kronologi kejadian, dimana saat itu korban bersama rekannya hendak berteduh di posko pemenangan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Saat itu tepatnya di hari Minggu, tanggal 5 November si korban bersama temannya yang juga seorang wanita, berteduh karena kondisi sedang hujan,&#8221; ujarnya saat berbincang dengan Tribun Medan, Kamis (9\/11\/2023).<\/p>\n<p>Saat itu, BP yang juga mengenal korban memintasi korban untuk membelikan bawang dan cabai di warung tak jauh dari lokasi posko pemenangan.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah kembali, si korban kemudian diminta untuk menggoreng kacang kepada orang-orang yang berada di posko tersebut, &#8221; katanya.<\/p>\n<p>Saat menggoreng kacang, teman korban kemudian duduk di ruangan depan sembari menge-charge handphone. Sementara, di dapur hanya korban dan BP saja.<\/p>\n<p>&#8220;Saat itu lah BP kemudian memeluk Bunga sambil meremas bagian dada sebanyak dua kali, &#8221; tutur Wasdrin.<\/p>\n<p>Tak terima dengan perbuatan BP, Bunga pun kemudian berbalik badan dan memarahi BP.<\/p>\n<p>&#8220;Korban pun kemudian marah ke BP dan menyebut &#8216;tak tahu diri kau. Udah punya istri dan anak&#8217;, &#8221; kata Wasdrin meniru ucapan korban kepada BP.<\/p>\n<p>Korban kala itu tidak berani berteriak karena takut kepada BP.<\/p>\n<p>Mendengar ucapan korban, BP kemudian memberikan uang kepada korban sebesar Rp 10 ribu agar korban tidak memberitahu perbuatan tak pantas itu.<\/p>\n<p>&#8220;Korban kemudian menolak sambil bilang &#8216;untuk apa itu. Haram bagiku uang itu&#8217;, &#8221; sambung Wasdrin.<\/p>\n<p>BP pun kemudian bergegas pergi dengan mengendarai sepeda motor, sementara korban masih meneruskan memasak kacang tanah untuk diberikan kepada orang &#8211; orang yang berada di posko pemenangan tersebut.<\/p>\n<p>Setelah memberikan kacang tersebut, korban kemudian mengajak rekannya untuk pulang ke rumah sembari menangis.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah tiba di rumah, korban kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kedua orangtuanya, &#8221; kata Wasdrin.<\/p>\n<p>Tak terima dengan perbuatan BP, kedua orangtua korban kemudian mendatangi posko pemenangan tersebut, dan bertemu dengan calon legislatif, sekaligus pemilik dari posko tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah didatangi, calon legislatif tersebut mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut, &#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Karena tidak ada iktikad baik dari BP, keluarga korban kemudian melaporkan hal tersebut kepada perangkat desa.<\/p>\n<p>Melalui perangkat desa, Wasdrin mengumpulkan kedua belah pihak untuk mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Namun setelah kami pertemukan, si BP tidak mengakui perbuatannya, dan si korban masih tetap pada pendiriannya, &#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Setelah 5 hari tidak ada niat baik dari BP, kedua orangtua korban kemudian melaporkan hal tersebut ke Sat Reskrim Polres Dairi.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/11\/siswi-sma-dipeluk-dan-diremas-di-posko.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Seorang pria yang sudah memiliki anak dan istri dilaporkan ke Polres Dairi atas dugaan pelecehan terhadap siswi SMA di Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Kamis (9\/11\/2023). Pria tersebut berinisial BP (45) melakukan pelecehan terhadap gadis malang yang berstatus siswi SMA itu, di salah satu posko pemenangan calon legislatif DPRD Kabupaten Dairi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":271078,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-271077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/271077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=271077"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/271077\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/271078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=271077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=271077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=271077"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=271077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}