{"id":272584,"date":"2023-11-12T10:12:41","date_gmt":"2023-11-12T03:12:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/12\/pameran-rempah-di-anjungan-aceh-tengah-tarik-perhatian-pengunjung-pka-8\/"},"modified":"2023-11-12T10:12:41","modified_gmt":"2023-11-12T03:12:41","slug":"pameran-rempah-di-anjungan-aceh-tengah-tarik-perhatian-pengunjung-pka-8","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/12\/pameran-rempah-di-anjungan-aceh-tengah-tarik-perhatian-pengunjung-pka-8\/","title":{"rendered":"Pameran Rempah di Anjungan Aceh Tengah Tarik Perhatian Pengunjung PKA-8"},"content":{"rendered":"<p><strong>HARIANACEH.co.id<\/strong>|<strong>Banda Aceh<\/strong> &#8211; Jelang berakhirnya Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8, anjungan Kabupaten Aceh Tengah masih didatangi para pengunjung. Pameran rempah yang tersaji di sana menjadi daya tarik utama.<\/p>\n<p>Pameran ini mengusung tema pedesaan dan kearifan lokal, sehingga pengunjung dapat merasakan suasana kehidupan dari daerah dataran tinggi Gayo tersebut.<\/p>\n<p>Beragam rempah-rempah, furnitur dan peralatan rumah tangga khas Gayo yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari, terpajang dalam pameran. Begitu juga alat pertanian yang kerap dipakai untuk bercocok tanam di kebun. Selain itu, alat tenun untuk membuat kain songket khas Gayo ikut dipajang.<\/p>\n<p>\u201cSaya orang Takengon, jadi saya tahu seperti apa suasana kampung halaman saya. Pameran ini benar-benar membawa saya kembali ke masa lalu,\u201d kata Tika, seorang pengunjung pemeran, Minggu 12 November 2023.<\/p>\n<p>Duta Wisata Aceh Tengah, Ridho Alfitra, menjelaskan kabupaten tersebut sengaja mengusung tema pedesaan dalam pameran ini untuk menampilkan kekayaan budaya Gayo.<\/p>\n<p>\u201cKami juga menampilkan adat\u00a0<em>munayu<\/em>, yaitu area menyulam dari daun\u00a0<em>kertan<\/em>\u00a0yang disulam menjadi tikar. Ini merupakan salah satu kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat Gayo,\u201d kata Ridho.<\/p>\n<p>Ridho menyampaikan harapan agar pameran itu dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda tentang kekayaan budaya, rempah, dan kehidupan masyarakat Gayo.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin generasi muda tahu bahwa Aceh Tengah memiliki budaya yang kaya dan beragam. Semoga pameran ini dapat menginspirasi,\u201d ungkapnya. []<\/p>\n<p>Artikel Pameran Rempah di Anjungan Aceh Tengah Tarik Perhatian Pengunjung PKA-8 pertama kali tampil pada HARIANACEH.co.id.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARIANACEH.co.id|Banda Aceh &#8211; Jelang berakhirnya Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8, anjungan Kabupaten Aceh Tengah masih didatangi para pengunjung. Pameran rempah yang tersaji di sana menjadi daya tarik utama. Pameran ini mengusung tema pedesaan dan kearifan lokal, sehingga pengunjung dapat merasakan suasana kehidupan dari daerah dataran tinggi Gayo tersebut. Beragam rempah-rempah, furnitur dan peralatan rumah tangga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":272585,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-272584","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/272584","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=272584"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/272584\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/272585"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=272584"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=272584"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=272584"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=272584"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}