{"id":272966,"date":"2023-11-13T20:16:00","date_gmt":"2023-11-13T13:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/13\/jika-gagal-bayar-utang-aset-aset-berharga-laos-bisa-disita-china\/"},"modified":"2026-09-13T03:48:38","modified_gmt":"2026-09-12T20:48:38","slug":"jika-gagal-bayar-utang-aset-aset-berharga-laos-bisa-disita-china","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/13\/jika-gagal-bayar-utang-aset-aset-berharga-laos-bisa-disita-china\/","title":{"rendered":"Jika Gagal Bayar Utang, Aset-aset Berharga Laos Bisa Disita China"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Stabilitas perekonomian Laos semakin terancam setelah negara yang bergulat dengan krisis utang itu meningkatkan jumlah pinjaman ke China.<\/p>\n<p>Mengutip Pardafas pada Senin (13\/11), Laos dikhawatirkan tidak mampu memenuhi kewajibannya untuk membayar utang dan itu akan berdampak pada kondisi keuangan negara tersebut.<\/p>\n<p>Sejak akhir tahun 2013, China muncul sebagai investor asing terbesar di Laos. Melalui program Belt and Road Initiative (BRI), pinjaman Viantiane kepada Presiden Xi Jinping semakin menumpuk untuk membiayai proyek-proyek penting seperti kereta api, jalan raya, bendungan, hingga pembangkit listrik tenaga air.<\/p>\n<p>&#8220;Pinjaman besar-besaran ini telah melambungkan utang publik Laos hingga lebih dari 100 persen PDB-nya,&#8221; ungkap laporan tersebut.<\/p>\n<p>Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan utang publik Laos akan mencapai 122 persen PDB pada tahun ini, mayoritas sumber utang berasal dari kesepakatan BRI.<\/p>\n<p>Tantangan perekonomian yang semakin parah adalah Laos menghadapi inflasi yang melonjak dan krisis mata uang.<\/p>\n<p>Mata uang Laos bernama &#8220;Kip&#8221; telah mengalami depresiasi yang signifikan terhadap dolar AS, sehingga memicu kekhawatiran terhadap stabilitas perekonomian negara secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Pemerintah Laos telah menerapkan berbagai langkah sebagai respons, termasuk kenaikan suku bunga, penerbitan obligasi, dan kolaborasi dengan Bank Pembangunan Asia dalam praktik pengelolaan utang.<\/p>\n<p>Namun, upaya-upaya ini mungkin hanya memberikan keringanan jangka pendek tanpa adanya perjanjian pengurangan utang yang pasti dengan China, para analis memperingatkan.<\/p>\n<p>Seorang Profesor di Universitas Tokyo, Toshiro Nishizawa menyarankan agar Laos menegosiasikan regulasi pembayaraan utang dengan China sebelum mengajukan pinjaman.<\/p>\n<p>&#8220;Hal ini dapat mencakup pengurangan utang berdasarkan nilai bersih sekarang, perpanjangan periode pembayaran, penurunan suku bunga, atau bahkan pendekatan inovatif seperti pertukaran utang untuk iklim,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Meski China telah memberikan keringanan, tetapi menurut peneliti senior di Pusat Pembangunan Indo-Pasifik Lowy Institute, Mariza Cooray, kekhawatiran tentang jebakan uang China tetap ada.<\/p>\n<p>&#8220;China bisa menyita aset-aset berharga di Laos jika negara itu gagal membayar utang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ekonomi senior World Bank Laos, Pedro Martins menggarisbawahi pentingnya keberhasilan renegosiasi utang dengan semua kreditor, tidak hanya China.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil negosiasi yang sedang berlangsung di Laos, baik dengan China maupun kreditur lainnya, akan memainkan peran penting dalam menentukan arah perekonomian negara tersebut,&#8221; paparnya.\u00a0<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/11\/jika-gagal-bayar-utang-aset-aset.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/272966?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Stabilitas perekonomian Laos semakin terancam setelah negara yang bergulat dengan krisis utang itu meningkatkan jumlah pinjaman ke China. Mengutip Pardafas pada Senin (13\/11), Laos dikhawatirkan tidak mampu memenuhi kewajibannya untuk membayar utang dan itu akan berdampak pada kondisi keuangan negara tersebut. Sejak akhir tahun 2013, China muncul sebagai investor asing terbesar di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":272967,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-272966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/272966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=272966"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/272966\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/272967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=272966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=272966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=272966"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=272966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}