{"id":274295,"date":"2023-11-16T14:00:00","date_gmt":"2023-11-16T07:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/16\/bicara-demokrasi-tak-baik-baik-saja-karena-kkn-ganjar-cari-perhatian-ke-rakyat\/"},"modified":"2026-09-13T03:44:32","modified_gmt":"2026-09-12T20:44:32","slug":"bicara-demokrasi-tak-baik-baik-saja-karena-kkn-ganjar-cari-perhatian-ke-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/16\/bicara-demokrasi-tak-baik-baik-saja-karena-kkn-ganjar-cari-perhatian-ke-rakyat\/","title":{"rendered":"Bicara Demokrasi Tak Baik-baik Saja karena KKN, Ganjar Cari Perhatian ke Rakyat?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Pidato calon presiden Koalisi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo yang menyebut demokrasi tidak baik-baik saja dinilai merupakan cara mencari perhatian ke rakyat.<\/p>\n<p>Demikian dikatakan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> dari Citra Institute Efriza kepada Kantor Berita <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> RMOL, Kamis (16\/11).<\/p>\n<p>Efriza menilai, pidato sindiran Ganjar usai acara pengundian nomor urut di KPU RI itu merupakan upaya menarik perhatian publik agar dipilih masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Ganjar dalam pidatonya ingin menunjukkan ia adalah seorang capres yang telah menampung dan mendengar aspirasi masyarakat,&#8221; ujar Efriza.<\/p>\n<p>Sebagai penekanannya, Efriza memandang pidato Ganjar sengaja menitikberatkan soal perjuangan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a> dalam masa reformasi 1998.<\/p>\n<p>&#8220;Ia juga ingin menunjukkan memahami cita-cita reformasi, dengan semangat ingin Indonesia bebas dari KKN, sekaligus menunjukkan situasi kita dalam berdemokrasi yang memang masih adanya unsur KKN yang tidak sesuai reformasi,&#8221; kata Efriza.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, Efriza memandang Ganjar ingin menunjukkan dinamika politik <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a> yang mana mempertontonkan perilaku elite politik yang tidak baik dalam berdemokrasi dan reformasi.<\/p>\n<p>&#8220;Yang dia anggap patut dilawan dengan ungkapkan dan laporkan praktik-praktik mencederai demokrasi,&#8221; demikian Efriza.\u00a0<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/11\/bicara-demokrasi-tak-baik-baik-saja.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Pidato calon presiden Koalisi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo yang menyebut demokrasi tidak baik-baik saja dinilai merupakan cara mencari perhatian ke rakyat. Demikian dikatakan Pengamat Politik dari Citra Institute Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16\/11). Efriza menilai, pidato sindiran Ganjar usai acara pengundian nomor urut di KPU RI itu merupakan upaya menarik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":274296,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[2054,2079,2816,6769,18517,31800,155102,242,777],"series":[],"class_list":["post-274295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-pilpres-2024","tag-ganjar-pranowo","tag-demokrasi","tag-korupsi","tag-kkn","tag-nepotisme","tag-kolusi","tag-politik","tag-pemilu-2024"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/274295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=274295"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/274295\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/274296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=274295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=274295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=274295"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=274295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}