{"id":280555,"date":"2023-11-28T23:52:00","date_gmt":"2023-11-28T16:52:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/28\/angkat-isu-neo-orba-megawati-kehabisan-akal-ngelawan-prabowo-gibran\/"},"modified":"2026-09-13T03:43:56","modified_gmt":"2026-09-12T20:43:56","slug":"angkat-isu-neo-orba-megawati-kehabisan-akal-ngelawan-prabowo-gibran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/11\/28\/angkat-isu-neo-orba-megawati-kehabisan-akal-ngelawan-prabowo-gibran\/","title":{"rendered":"Angkat Isu Neo Orba, Megawati Kehabisan Akal Ngelawan Prabowo-Gibran"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211;\u00a0Isu neo Orde Baru (Orba) diduga sejumlah pihak sengaja dimunculkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Organ Relawan Pendukung Ganjar-Mahfud di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (27\/11) kemarin.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, pernyataan Megawati dalam pidatonya di acara itu menyindir Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko WIdodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) dan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka.<\/p>\n<p>Sebab menurutnya, dalam kata-katanya jelas menyebut &#8220;kalian yang sekarang berkuasa itu mau bertindak seperti zaman Orde Baru&#8221;.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Memberikan label sebagai neo Orde Baru tentu berlebihan,&#8221; ujar Subiran kepada Kantor Berita <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> RMOL, Selasa (28\/11).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> lulusan S2 Universitas Muhammadiyah Jakarta itu (UMJ) itu bahkan menganggap, Megawati seperti mengalami kebuntuan dalam mengupayakan pemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang diusungnya, yakni Ganjar Pranowo-<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Terkesan tidak punya isu lain yang lebih produktif untuk mengalahkan Prabowo-Gibran dalam konstestasi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a>. Semua isu sudah diproduksi mulai dari &#8220;politik dinasti, netralitas, kecurangan pemilu, haus kekuasaan, hingga puncaknya memberikan label neo orde baru,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Putra Sulawesi Tenggara yang kerap disapa Biran itu mengaku heran dengan gaya politik Megawati dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a>, khususnya selepas Gibran menjadi cawapres Prabowo seolah ditinggal pergi Jokowi.<\/p>\n<p>Padahal, dia memandang PDIP maupun keluarga Jokowi sama-sama menguasai suprastruktur pemerintahan. Sehingga, tidak tepat jika label neo Orde Baru disematkan kepada salah satu pasangan capres-cawapres.<\/p>\n<p>&#8220;Bukankah sistem pemilu kita sudah didesain sedemikian rupa untuk meminimalisir kecurangan pemilu? Bukankah semua capres-cawapres memiliki partai pengusung yang juga memiliki instrumen kekuasaan?&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>&#8220;Ganjar-Mahfud ada PDIP dan PPP, keduanya adalah partai penguasa, tentu punya akses kekuasaan. Anies-Muhaimin diusung oleh <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/nasdem\/\">NasDem<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pkb\/\">PKB<\/a> yang juga partai penguasa, juga punya akses terhadap instrumen kekuasaan,&#8221; tambah Biran menyindir.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/11\/angkat-isu-neo-orba-megawati-kehabisan.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0Isu neo Orde Baru (Orba) diduga sejumlah pihak sengaja dimunculkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Organ Relawan Pendukung Ganjar-Mahfud di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (27\/11) kemarin. Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, pernyataan Megawati dalam pidatonya di acara itu menyindir Presiden Joko WIdodo (Jokowi) dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":280556,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[68,242,777,2054,2081,3153,11613,245277,245278],"series":[],"class_list":["post-280555","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-headline","tag-politik","tag-pemilu-2024","tag-pilpres-2024","tag-prabowo-subianto","tag-megawati-soekarnoputri","tag-gibran-rakabuming-raka","tag-isu-neo-orba","tag-megawati-vs-prabowo-gibran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/280555","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=280555"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/280555\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/280556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=280555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=280555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=280555"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=280555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}