{"id":282717,"date":"2023-12-03T08:43:00","date_gmt":"2023-12-03T01:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/03\/heboh-ade-armando-sebut-praktik-politik-dinasti-ada-di-yogyakarta-netizen-berani-beraninya-nyinggung-sultan\/"},"modified":"2026-09-13T03:44:39","modified_gmt":"2026-09-12T20:44:39","slug":"heboh-ade-armando-sebut-praktik-politik-dinasti-ada-di-yogyakarta-netizen-berani-beraninya-nyinggung-sultan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/03\/heboh-ade-armando-sebut-praktik-politik-dinasti-ada-di-yogyakarta-netizen-berani-beraninya-nyinggung-sultan\/","title":{"rendered":"Heboh! Ade Armando Sebut Praktik Politik Dinasti Ada di Yogyakarta, Netizen: Berani-beraninya Nyinggung Sultan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengunggah sebuah video yang membuat heboh. Seperti diketahui, dalam <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a>, Ade Armando masuk ke gerbong Prabowo-Gibran bersama PSI.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam video yang berdurasi kurang dari 2 menit tersebut, Ade Armando menyinggung <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dinasti di Yogyakarta. Ade Armando juga mempertanyakan keseriusan mahasiswa di Yogyakarta yang menentang politik dinasti.\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0&#8220;Politik dinasti sesungguhnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta,&#8221; ucap Ade Armando, dikutip dari akun X @adearmando61, Sabtu (2\/12\/2023).<\/p>\n<p>\u00a0&#8220;Gubernurnya tidak dipilih melalui pemilu, gubernurnya adalah Sultan Hamengkubuwono X yang menjadi gubernur karena garis keturunan,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>\u00a0Pernyataan politisi PSI ini disampaikan usai adanya gerakan aliansi mahasiswa di Yogyakarta melawan politik dinasti. Para mahasiswa tersebut kabarnya memakai kaos bertuliskan &#8220;Republik rasa Kerajaan&#8221;.\u00a0<\/p>\n<p>Ade Armando justru mempertanyakan sikap diam mahasiswa Yogyakarta yang tinggal di wilayah yang menurutnya menjalankan politik dinasti. Lebih lanjut, pegiat media sosial ini menjelaskan tentang alasan Yogyakarta menjadi daerah istimewa.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Ini ditetapkan melalui Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta yang dilahirkan pada 2012,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>\u00a0&#8220;Salah satu anggota DPR yang berperan besar dalam kelahiran Undang-Undang itu adalah wakil ketua panitia kerja di DPR yang bernama Ganjar Pranowo,&#8221; tambahnya. Penyataan kontroversi itu membuat video tersebut dibanjiri komentar netizen.\u00a0<\/p>\n<p>Berikut beberapa komentar netizen tentang unggahan video Ade Armando yang menyinggung sistem politik di Yogyakarta. &#8220;Berani-beraninya Ade Armando menyinggung Sultan Jogja demi harga diri istana,&#8221; kata @Julianto_LK3.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Belajar sejarah Indonesianya dimana bang? Daerah Istimewa Yogyakarta diberikan keistimewaannya oleh pemerintah karna membantu pemerintah saat kondisi Indonesia masih morat marit dlm perjuangan.\u00a0<\/p>\n<p>Masa sejarah kayak gitu aja gak pernah dibaca? Akal sih sehat, mental lo sehat?&#8221; kata Bruang Jalang. &#8220;&#8216;Kasian, pintar tapi tidak cerdas&#8230;&#8221; ujar micin.eth<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/12\/heboh-ade-armando-sebut-praktik-politik.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengunggah sebuah video yang membuat heboh. Seperti diketahui, dalam Pilpres 2024, Ade Armando masuk ke gerbong Prabowo-Gibran bersama PSI.\u00a0 Dalam video yang berdurasi kurang dari 2 menit tersebut, Ade Armando menyinggung Politik dinasti di Yogyakarta. Ade Armando juga mempertanyakan keseriusan mahasiswa di Yogyakarta yang menentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":282718,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[99946,189275,238464,246936,246937,242,3050,6111,6916],"series":[],"class_list":["post-282717","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-buzzer-ade-armando","tag-politik-dinasti","tag-sorotan-netizen","tag-praktik-politik-dinasti","tag-ade-armando-buzzerrp","tag-politik","tag-yogyakarta","tag-netizen","tag-ade-armando"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/282717","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=282717"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/282717\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/282718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=282717"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=282717"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=282717"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=282717"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}