{"id":284978,"date":"2023-12-07T15:52:00","date_gmt":"2023-12-07T08:52:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/07\/ceritakan-watak-dan-kebohongan-pengungsi-rohingya-di-aceh-video-tiktok-ini-viral\/"},"modified":"2023-12-07T17:33:04","modified_gmt":"2023-12-07T10:33:04","slug":"ceritakan-watak-dan-kebohongan-pengungsi-rohingya-di-aceh-video-tiktok-ini-viral","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/07\/ceritakan-watak-dan-kebohongan-pengungsi-rohingya-di-aceh-video-tiktok-ini-viral\/","title":{"rendered":"Ceritakan Watak dan Kebohongan Pengungsi Rohingya di Aceh, Video TikTok Ini Viral"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211;\u00a0Kedatangan pengungsi <a title=\"Rohingya\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/rohingya\">Rohingya<\/a> di <a title=\"Aceh\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/aceh\/\">Aceh<\/a> menimbulkan banyak komentar negatif dari netizen terkait perilakunya yang buruk.<\/p>\n<p>Beberapa video <a title=\"TikTok\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/tiktok\/\">TikTok<\/a> menjadi <a title=\"viral\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/viral\/\">viral<\/a> karena isinya yang mengulas perilaku <a title=\"pengungsi Rohingya\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengungsi-rohingya\/\">pengungsi Rohingya<\/a> selama berada di penampungan.<\/p>\n<p>Salah satu video TikTok yang viral adalah seorang gadis Aceh yang menceritakan pengalamannya mengetahui langsung perilaku pengungsi Rohingya.<\/p>\n<p>Dan satu video TikTok lainnya menceritakan kebohongan para pengungsi Rohingya yang diketahui dari teman dekatnya yang berada di Aceh.<\/p>\n<p>Video pertama yang tersebar di twitter awalnya diunggah oleh akun TikTok @anggi22.4 yang juga viral di TikTok dan sudah ditonton lebih dari 16 juta penonton.<\/p>\n<p>https:\/\/www.tiktok.com\/@anggi22.4\/video\/7309286371200355589<\/p>\n<p>Cut Anggi, nama gadis asal Aceh tersebut menceritakan banyaknya netizen Malaysia yang berkomentar di akun TikToknya untuk berhati-hati dengan pengungsi Rohingya.<\/p>\n<p>Warganet Malaysia tersebut mengingatkan, keberadaan Pengungsi Rohingya di negaranya ini ibarat nasi sudah menjadi bubur, tidak bisa diatasi.<\/p>\n<p>Netizen yang berkomentar juga menceritakan bagaimana pengungsi Rohingya demo menginginkan hak tanah Malaysia menjadi milik etnis mereka.<\/p>\n<p>Pemilik akun TikTok @anggi22.4 ini juga mengatakan pengalamannya melihat sendiri para pengungsi Rohingya membuang pakaian yang diberi warga.<\/p>\n<p>Selain itu, Perempuan berkerudung hitam ini juga menjelaskan perilaku pengungsi Rohingya meminta warga untuk mengikuti semua kemauan mereka, padahal mereka sedang mengungsi.<\/p>\n<p>Ditambah, Anggi yang berada di Aceh pernah melihat sendiri para perempuan pengungsi Rohingya sedang bertengkar hebat dengan temannya sampai salah satunya terluka hanya karena charger handphone.<\/p>\n<p>Perempuan asal Aceh ini juga menyarankan untuk pengungsi Rohingya agar lebih baik pergi ke kutub utara yang tidak ada penduduknya.<\/p>\n<p>Selain itu, Perempuan ini juga mengingatkan pemerintah bahwa Indonesia adalah negara keempat di dunia dengan populasi terbesar.<\/p>\n<p>Sehingga tidak perlu menambah populasi kemiskinan yang ada di negara Indonesia dengan menampung pengungsi Rohingya.<\/p>\n<p>Video berikutnya yang sedang viral tersebar di TikTok merupakan video dari akun TikTok Thae Thanee.<\/p>\n<p>Dalam video yang berdurasi hampir tiga menit tersebut, Perempuan berbaju hijau ini menceritakan pengalaman temannya mewawancarai pengungsi Rohingya.<\/p>\n<p>Perempuan itu bercerita ketika temannya bertanya kepada pengungsi Rohingya, bagaimana bisa sampai terdampar di Aceh Indonesia.<\/p>\n<p>Kemudian salah satu pengungsi Rohingya berkata bahwa mereka bukan terdampar melainkan diantar dan belum diketahui siapa yang mengantar.<\/p>\n<p>Pengungsi Rohingya juga mengaku kepada warga Aceh kalau di tengah laut mereka pindah dari kapal penumpang ke kapal kayu seakan sedang terombang-ambing.<\/p>\n<p>Video ini viral di TikTok dan mendapatkan lima juta lebih penonton dan juga ramai tersebar di aplikasi X yang mengundang banyak komentar.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/12\/ceritakan-watak-dan-kebohongan.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/284978?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh menimbulkan banyak komentar negatif dari netizen terkait perilakunya yang buruk.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":284979,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"Rohingya","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[248899,68,11757,5405,248900,1338],"series":[],"class_list":["post-284978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-cut-anggi","tag-headline","tag-pengungsi-rohingya","tag-rohingya","tag-tiktok-cut-anggi","tag-viral"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/284978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=284978"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/284978\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/284979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=284978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=284978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=284978"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=284978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}