{"id":286650,"date":"2023-12-10T20:57:00","date_gmt":"2023-12-10T13:57:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/10\/sekjen-pdip-hasto-mau-pakai-shampo-saja-milih-milih-masa-pilih-pemimpin-hanya-lihat-jogetnya\/"},"modified":"2023-12-11T06:14:31","modified_gmt":"2023-12-10T23:14:31","slug":"sekjen-pdip-hasto-mau-pakai-shampo-saja-milih-milih-masa-pilih-pemimpin-hanya-lihat-jogetnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/10\/sekjen-pdip-hasto-mau-pakai-shampo-saja-milih-milih-masa-pilih-pemimpin-hanya-lihat-jogetnya\/","title":{"rendered":"Sekjen PDIP Hasto: Mau Pakai Shampo Saja Milih-milih, Masa Pilih Pemimpin Hanya Lihat Jogetnya"},"content":{"rendered":"<p>PDIP<\/a>-hasto-kristiyanto-dan-pengurus-menunjukkan-ktp-masing-masing-di-pandeglang.jpg&#8221; width=&#8221;640&#8243;\/><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan, bahwa pemimpin harus mempunyai sejumlah nilai.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut dia, pemimpin tak boleh bersikap otoriter atau menyelesaikan masalahnya dengan marah-marah gebrak-gebrak meja.\u00a0<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Hasto dalam pidatonya saat kunjungan safari <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> ke Kantor DPC PDIP Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (10\/12\/2023).<\/p>\n<p>Hadir dalam acara itu kader PDIP Abdullah Azwar Anas dan KH Zainal Arifin Naim serta pengurus partai di tingkat DPC serta ranting PDIP sekitar 500an orang.<\/p>\n<p>Awalnya, Hasto menilai, jika pemimpin penting punya nilai kemanusiaan dan ketuhanan. Hal itu sudah tercermin dalam pasangan calon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Untuk itu saudara-saudara sekalian nilai kemanusiaan ketuhanan ini sangat-sangat penting. Ada yang berketuhanan menjelang kampanye, menunjukan sikap religiusitas padahal bagi pak Ganjar dan Prof Mahfud itu adalah ekspresi sosok yang menyadari ciptaan Tuhan yang Maha Esa,&#8221; kata Hasto.\u00a0<\/p>\n<p>Kemudian dia menyampaikan, jika pemimpin itu harus punya nilai persatuan dan kebangsaan. Artinya pemimpin itu tidak boleh membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Ranting di tingkat Desa, Sekjen di tingkat nasional DPP di tingkat nasional, tetapi kita sama-sama sebagai kader partai darah kita sama. Jadi jangan pernah&#8230; itu prinsip kebangsaan, jangan pernah membeda-bedakan satu dengan lain atas dasar pangkat, jenis kelamin, agama, status sosial dan lain sebagainya kita adalah sama dalam prinsip kebangsaan,&#8221; ungkap Hasto.\u00a0<\/p>\n<p>Hasto pun menyebut, jika tak kalah penting pemimpin itu harus bisa mengedepankan nilai musyawarah.<\/p>\n<p>Dia menyebut, pemimpin tak bisa bersikap otoriter atau hingga marah-marah sambi gebrak meja.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Musyawarah, ini cara menyelesaikan kita dengan rembukan bersama nggak bisa dengan otoriter nggak bisa dengan gebrak-gebrak meja saudara sekalian menyelesaikan masalah dengan marah-marah melempar handphone, itu tidak menyelesaikan masalah,&#8221; ujarnya.\u00a0<\/p>\n<p>Kendati begitu, dia tak menyebut siapa yang dimaksud pemimpin yang marah-marah tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Siapa tahu siapa yang ada di benak saudara-saudara sekalian? imbuhnya.\u00a0<\/p>\n<p>Terakhir, menurutnya, calon pemimpin harus memiliki nilai memperjuangkan keadilan sosial.\u00a0<\/p>\n<p>Untuk itu, menurutnya memilih pemimpin itu harus bijak melihat, tak bisa tentukan pilihan hanya karena tekanan.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Door to door untuk melakukan penjelasan masa, kita membeli beras aja kita ngga mau ada kutunya, betul? Kita membeli sampo aja milih-milih. Kalau samponya itu Sunsilk itu rambutnya hitam kilau mengkilau, kalau Clear nggak ada ketombe. Itu kan ada pilihan pilihannya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Masa memilih pemimpin hanya melihat gojekannya dimana, narinya bagaimana? Tidak melihat karakternya, tidak melihat pemimpinnya tidak melihat prestasinya, tidak melihat keluarganya? Ini namanya diferensiasi, ini contrasting,&#8221; sambungnya\u00a0<\/p>\n<p>Lebih lanjut, dia menegaskan, pihaknya ogah melakukan black campaign, tapi yang disampaikan adalah fakta.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Maka kita gak mau nggak mau black campaing, kita sampaikan fakta,&#8221; jelas Hasto<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/12\/sekjen-pdip-hasto-mau-pakai-shampo-saja.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PDIP-hasto-kristiyanto-dan-pengurus-menunjukkan-ktp-masing-masing-di-pandeglang.jpg&#8221; width=&#8221;640&#8243;\/> BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan, bahwa pemimpin harus mempunyai sejumlah nilai.\u00a0 Menurut dia, pemimpin tak boleh bersikap otoriter atau menyelesaikan masalahnya dengan marah-marah gebrak-gebrak meja.\u00a0 Hal itu disampaikan Hasto dalam pidatonya saat kunjungan safari Politik ke Kantor DPC PDIP Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (10\/12\/2023). Hadir dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":286651,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,3071,29628,241497,250399],"series":[],"class_list":["post-286650","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-pdip","tag-hasto-kristiyanto","tag-partai-demokrasi-indonesia-perjuangan","tag-sekjan-pdip"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/286650","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=286650"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/286650\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/286651"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=286650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=286650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=286650"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=286650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}