{"id":288757,"date":"2023-12-15T09:14:00","date_gmt":"2023-12-15T02:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/"},"modified":"2023-12-15T10:45:32","modified_gmt":"2023-12-15T03:45:32","slug":"janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/","title":{"rendered":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik"},"content":{"rendered":"<p>Prabowo<\/a>-dan-ganjar-di-<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/debat\/\">Debat<\/a>-pilpres-2023.jpg&#8221; width=&#8221;640&#8243;\/><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a>.\u00a0<\/p>\n<p>Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bisa dikatakan mereka ingin agar rakyat tetap miskin sehingga akar tergantung terus pada bansos. Ini bentuk <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> populis yang salah kaprah,&#8221; terangnya dalam rilis yang diterima Tribunnews.com (14\/12\/2023)<\/p>\n<p>Menurutnya, kampanye politik harusnya berfokus pada upaya menyejahterakan rakyat dengan seperti penciptaan lapangan usaha bagi rakyat, lapangan pekerjaan, peningkatan pendidikan sehingga rakyat bisa keluar dari jerat kemiskinan.<\/p>\n<p>&#8220;Bukan terus menerus melestarikan bansos,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, kini, program bansos pun melenceng dari tujuan awal. &#8220;Sekarang bansos sudah bersifat politis, sudah ditunggangi politik,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Bansos menjadi instrumen klintelisme untuk meraih suara, untuk pemenangan pemilu dan pilpres. Padahal pendanaan bansos bersumber dari uang rakyat.<\/p>\n<p>&#8220;Anggaran negara, yang berasal dari pajak bahkan dapat dari utang luar negeri, disalahgunanakan, dimanipulasi dan dimanfaatkan untuk pemenangan pemilu. Ini sangat disayangkan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Lili menekankan pentingnya kesadaran publik untuk melihat bansos secara jernih di tengah masa pemilu. Bahwa bansos bukan berasal sosok atau sosok, melainkan negara.<\/p>\n<p>&#8220;Semoga rakyat sadar dan mengetahui bahwa bansos bukan kemurah-hatian penguasa, karena yang digunakan bukan uang pribadi tapi uang negara, yang hakekatnya adalah uang rakyat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><b>Tidak mendidik<\/b><\/p>\n<p>Sementara itu, Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan bantuan sosial dipakai untuk meraih kepercayaan publik sejak lama. \u201cBansos tinggi untuk meraih kepercayaan publik,\u201c kata Trubus.<\/p>\n<p>Lebih dari sekedar untuk melanggengkan kekuasaan, Bansos harus memberi harapan kepada masyarakat miskin jika disalurkan dengan tepat. \u201c Bahwa bansos juga membawa harapan kepada masyarakat miskin untuk bertahan dalam mengarungi hidupnya,\u201d imbuh Trubus.<\/p>\n<p>Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang berani menjanjikan Bansos, diminta untuk mencari dulu akar masalahnya sehingga tidak menjadi ketergantungan. \u201cPersoalannya apakah lama? Kan tidak mendidik kalau terus menerus,\u201d tandas Trubus<\/p>\n<p><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/288757?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg&#8221; width=&#8221;640&#8243;\/> BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik.\u00a0 Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya. &#8220;Ini bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":288758,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-288757","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t\n\t<meta name=\"description\" content=\"Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg&quot; width=&quot;640&quot;\/&gt;BANDA ACEH - Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik. Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.&quot;Ini bisa dikatakan mereka ingin\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\"\/>\n\t<meta name=\"p:domain_verify\" content=\"589a976c546e720e3c097582d1f4946f\" \/>\n\t<meta name=\"keywords\" content=\"politik,nasional\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg&quot; width=&quot;640&quot;\/&gt;BANDA ACEH - Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik. Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.&quot;Ini bisa dikatakan mereka ingin\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2023\/12\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2023\/12\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"359\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-15T02:14:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-15T03:45:32+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg&quot; width=&quot;640&quot;\/&gt;BANDA ACEH - Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik. Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.&quot;Ini bisa dikatakan mereka ingin\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2023\/12\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu baca\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"NASIONAL\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"NASIONAL\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#listItem\",\"name\":\"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"name\":\"Beranda\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"NASIONAL\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik\",\"headline\":\"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/12\\\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg\",\"width\":640,\"height\":359,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"datePublished\":\"2023-12-15T09:14:00+07:00\",\"dateModified\":\"2023-12-15T10:45:32+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"NASIONAL, Politik\",\"dateline\":\"Dipublish pada Desember 15, 2023.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"email\":\"desk.harianaceh@gmail.com\",\"telephone\":\"+628972920416\",\"foundingDate\":\"2013-06-10\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"value\":10},\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-hai-312x55-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#organizationLogo\",\"width\":312,\"height\":55,\"caption\":\"Logo Harian Aceh Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.x.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianaceh.indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/harianacehindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tumblr.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.twitter.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianacehindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\",\"https:\\\/\\\/harianacehindonesia.tumblr.com\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\",\"https:\\\/\\\/www.threads.com\\\/@harianaceh.indonesia\"]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/\",\"name\":\"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik\",\"description\":\"Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg\\\" width=\\\"640\\\"\\\/>BANDA ACEH - Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik. Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.\\\"Ini bisa dikatakan mereka ingin\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/12\\\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#mainImage\",\"width\":640,\"height\":359,\"caption\":\"\\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2023\\\/12\\\/15\\\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2023-12-15T09:14:00+07:00\",\"dateModified\":\"2023-12-15T10:45:32+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t\r\n\t\t<title>Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik","description":"Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg\" width=\"640\"\/>BANDA ACEH - Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik. Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.\"Ini bisa dikatakan mereka ingin","canonical_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"politik,nasional","webmasterTools":{"p:domain_verify":"589a976c546e720e3c097582d1f4946f","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","name":"NASIONAL"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","position":2,"name":"NASIONAL","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#listItem","name":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","name":"Beranda"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#listItem","position":3,"name":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","name":"NASIONAL"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#newsarticle","name":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik","headline":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik","author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2023\/12\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg","width":640,"height":359,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"datePublished":"2023-12-15T09:14:00+07:00","dateModified":"2023-12-15T10:45:32+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#webpage"},"articleSection":"NASIONAL, Politik","dateline":"Dipublish pada Desember 15, 2023."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","email":"desk.harianaceh@gmail.com","telephone":"+628972920416","foundingDate":"2013-06-10","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","value":10},"logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/logo-hai-312x55-1.png","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#organizationLogo","width":312,"height":55,"caption":"Logo Harian Aceh Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.x.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianaceh.indonesia\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/id.pinterest.com\/harianacehindonesia\/","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia\/","https:\/\/www.tumblr.com\/harianaceh","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Redaksi"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.twitter.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianacehindonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/www.pinterest.com\/harianaceh","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia","https:\/\/harianacehindonesia.tumblr.com","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social","https:\/\/www.threads.com\/@harianaceh.indonesia"]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#webpage","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/","name":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik","description":"Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg\" width=\"640\"\/>BANDA ACEH - Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik. Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.\"Ini bisa dikatakan mereka ingin","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2023\/12\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#mainImage","width":640,"height":359,"caption":"\u24b8 Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/#mainImage"},"datePublished":"2023-12-15T09:14:00+07:00","dateModified":"2023-12-15T10:45:32+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id","og:type":"article","og:title":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik","og:description":"Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg&quot; width=&quot;640&quot;\/&gt;BANDA ACEH - Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik. Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.&quot;Ini bisa dikatakan mereka ingin","og:url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/","og:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2023\/12\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2023\/12\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg","og:image:width":640,"og:image:height":359,"article:published_time":"2023-12-15T02:14:00+00:00","article:modified_time":"2023-12-15T03:45:32+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","article:author":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@harianacehcoid","twitter:title":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik","twitter:description":"Prabowo-dan-ganjar-di-Debat-pilpres-2023.jpg&quot; width=&quot;640&quot;\/&gt;BANDA ACEH - Isu bantuan sosial (bansos) pemerintah di tengah pemilu yang dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral memicu respons beberapa Pengamat Politik. Peneliti senior BRIN Prof. Lili Romli menilai kampanye seperti ini tidak etis. Alih-alih bagaimana agar rakyat makmur dan sejahtera sehingga tidak mengandalkan bansos, kampanye model ini justru ingin melestarikannya.&quot;Ini bisa dikatakan mereka ingin","twitter:creator":"@harianacehcoid","twitter:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2023\/12\/Janji-Kampanye-Bansos-Dinilai-Pengamat-Politik-Tidak-Etis-dan-Tidak.jpeg","twitter:label1":"Ditulis oleh","twitter:data1":"Redaksi","twitter:label2":"Estimasi waktu baca","twitter:data2":"2 menit"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"288757","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":true,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"ai":null,"created":"2023-12-15 03:45:31","updated":"2026-09-12 19:47:01","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\" title=\"Beranda\">Beranda<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/\" title=\"NASIONAL\">NASIONAL<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tJanji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Beranda","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id"},{"label":"NASIONAL","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/"},{"label":"Janji Kampanye Bansos Dinilai Pengamat Politik Tidak Etis dan Tidak Mendidik","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/15\/janji-kampanye-bansos-dinilai-pengamat-politik-tidak-etis-dan-tidak-mendidik\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/288757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=288757"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/288757\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/288758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=288757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=288757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=288757"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=288757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}