{"id":289407,"date":"2023-12-16T22:03:00","date_gmt":"2023-12-16T15:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/16\/komentar-anies-soal-prabowo-sebut-ndasmu-etik-memang-etik-mulainya-dari-kepala\/"},"modified":"2023-12-16T22:10:20","modified_gmt":"2023-12-16T15:10:20","slug":"komentar-anies-soal-prabowo-sebut-ndasmu-etik-memang-etik-mulainya-dari-kepala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/16\/komentar-anies-soal-prabowo-sebut-ndasmu-etik-memang-etik-mulainya-dari-kepala\/","title":{"rendered":"Komentar Anies soal Prabowo Sebut &#8216;Ndasmu Etik&#8217;: Memang Etik Mulainya dari Kepala"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Capres nomor urut 1, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/anies-baswedan\/\">Anies Baswedan<\/a> angkat bicara terkait pernyataan capres nomor urut 2, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> yang menyebut &#8220;ndasmu etik&#8221; saat rapat internal Partai Gerindra.<\/p>\n<p>Anies mengungkapkan etika seseorang memang muncul pertama kali dari &#8216;kepala&#8217;.<\/p>\n<p>Sehingga, sambungnya, ketika &#8216;kepala&#8217; tidak beretika, maka turut tidak diikuti oleh lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Memang etik itu mulainya dari kepala. Kalau kepala tidak mengikuti etika apalagi yang dibawahnya,&#8221; katanya usai menghadiri Tabligh Akbar dan Haul di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (16\/12\/2023).<\/p>\n<p>Anies pun seakan setuju dengan pernyataan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> tersebut dan menegaskan kembali bahwa etika harus dimulai dari &#8216;kepala&#8217; dan bakal diikuti oleh lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi memang benar mulainya dari kepala, jadi dengan begitu yang di bawahnya akan ikut,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Namun, Anies tidak menjelaskan apa maksud dari &#8216;kepala&#8217; saat dikaitkan dengan pernyataan Prabowo tersebut.<\/p>\n<p>Sementara, cawapres Anies, Muhaimin Iskandar atau <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/cak-imin\/\">Cak Imin<\/a> turut buka suara soal pernyataan Prabowo tersebut.<\/p>\n<p>Lewat cuitan di akun X (dulu Twitter) pribadinya, dia justru mempertanyakan kembali pernyataan Prabowo itu.<\/p>\n<p>&#8220;Emangnya etik punya ndas ya?&#8221;\u00a0 tulis Cak Imin singkat.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Wakil Kapten Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN), Sudirman Said pun turut mengomentari pernyataan &#8220;ndasmu etik&#8221; yang dilontarkan Prabowo.<\/p>\n<p>Sudirman mengatakan kata etika tidak layak untuk disandingkan dengan kata sumpah serapah seperti &#8220;ndasmu&#8221; tersebut.<\/p>\n<p>Sudirman pun menganggap tak seharusnya seseorang yang merupakan pejabat publik di tingkat pusat melecehkan etika.<\/p>\n<p>&#8220;Kenapa? karena justru nilai pemimpin di sektor publik karena menjaga etika, bukan saja semata-mata soal ketaatan pada hukum,&#8221; ujarnya saat berada di Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu siang.<\/p>\n<p>Sudirman pun berharap capres yang tengah berkontestasi dalam <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a> agar mencontohkan hal baik kepada pendukungnya.<\/p>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan itu tidak benar dan bila itu benar maka sangat layak masyarakat mengkritisi itu, justru saat ini yang mengalami kerusakan luar biasa aspek etik,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Klarifikasi Kubu Prabowo: Jubir Sebut Candaan, Ketua Harian Gerindra Tegaskan Tak Sindir Anies<\/p>\n<p>Terpisah, juru bicara Prabowo, Dahnil Simanjuntak menyebut bahwa pernyataan Prabowo itu hanyalah candaan.<\/p>\n<p>&#8220;Pak Prabowo senang bercanda, itu bercandaan Pak Prabowo ke kader-kader Gerindra, 1000 persen itu bercanda.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Pak Prabowo hubungannya dengan Pak Ganjar baik, dengan Pak Anies baik. Bercanda ke sesama sahabat,&#8221; kata Dahnil kepada Tribunnews.com, Sabtu (16\/12\/2023).<\/p>\n<p>Kemudian, Dahnil pun membahas soal pernyataan juru bicara Anies yang menyebut bahwa Gibran cocok untuk menjadi cawapres Anies.<\/p>\n<p>Bahkan, sambungnya, juru bicara Anies sampai menyebut Gibran layak menjadi cawapres Anies selama dua periode.<\/p>\n<p>&#8220;Tiga bulan lalu, kan juru bicara resmi Pak Anies juga mengatakan kalau Pak Anies dan Mas Gibran akan jadi pasangan yang cocok. Bahkan Juru Bicara resmi Anies Baswedan mengatakan: Gibran cocok untuk menjadi wapresnya Pak Anies selama dua periode,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Dahnil pun turut menyinggung soal juru bicara Anies yang mengatakan ketika Gibran menjadi cawapres Anies maka bisa mudah menghentikan program dari Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko WIdodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>).<\/p>\n<p>&#8220;Juru bicara resmi Anies Baswedan juga mengatakan: Apabila Gibran jadi Wapres Anies, maka bisa memudahkan kerja Anies apabila ada program presiden sebelumnya yang akan dihentikan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Tak hanya soal Anies, Dahnil juga menyinggung terkait pernyataan Ketua DPP <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a>, Puan Maharani soal layaknya Gibran menjadi cawapres pendamping <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/ganjar-pranowo\/\">Ganjar Pranowo<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Pun demikian Mas Ganjar, sejak awal Mbak Puan membuka pintu kemungkinan Mas Gibran jadi wakilnya Mas Ganjar,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Dahnil menjelaskan bahwa maksud pidato Prabowo dalam video tersebut sebagai bentuk refleksi.<\/p>\n<p>&#8220;Maksud Pak Prabowo, mari sama-sama kita periksa isi pikiran kita, isi hati kita, semacam refleksi akhir pekan lah, jangan seperti orang yang ditolak cintanya, namun kemudian habis-habisan menjelek-jelekkan sang pujaan hati,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad turut angkat bicara.<\/p>\n<p>Awalnya, Sufmi mengaku bingung terkait rekaman video pernyataan Prabowo tersebut bisa tersebar di media sosial.<\/p>\n<p>Padahal, sambungnya, acara tersebut bersifat internal dan tertutup.<\/p>\n<p>Sufmi pun menegaskan pihak yang menyebar video tersebut bukanlah dari Partai Gerindra.<\/p>\n<p>&#8220;Saya juga bingung ya itu video internal (tersebar). Saya rasa itu bukan dari pihak kami. Belakangan itu di setiap acara, ada yang selalu masuk ke dalam dan susah kontrol juga.&#8221; kata Sufmi usai menghadiri acara &#8220;Konsolidasi Relawan Kopi Pagi&#8221; di Sentul, Bogor, Sabtu siang.<\/p>\n<p>Kemudian, Sufmi menyebut bahwa pernyataan Prabowo semacam itu adalah hal biasa ketika digelarnya pertemuan dengan kader Partai Gerindra.<\/p>\n<p>&#8220;Biasa kalau di acara internal seperti itu, Pak Prabowo mesti lepas seperti itu dan biasa terbuka,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Ketika ditanya awak media apakah pernyataan itu adalah sindiran untuk Anies, Sufmi membantah hal tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Nggak ada dia ngaku nyindir Pak Anies. Dia cuma ngomong &#8216;ya kita nyindir sedikit-sedikit&#8217; tapi nggak ngomong Pak Anies kan?&#8221; kata Sufmi<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2023\/12\/komentar-anies-soal-prabowo-sebut.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Capres nomor urut 1, Anies Baswedan angkat bicara terkait pernyataan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto yang menyebut &#8220;ndasmu etik&#8221; saat rapat internal Partai Gerindra. Anies mengungkapkan etika seseorang memang muncul pertama kali dari &#8216;kepala&#8217;. Sehingga, sambungnya, ketika &#8216;kepala&#8217; tidak beretika, maka turut tidak diikuti oleh lainnya. &#8220;Memang etik itu mulainya dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":289408,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-289407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/289407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=289407"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/289407\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/289408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=289407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=289407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=289407"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=289407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}