{"id":295238,"date":"2023-12-28T22:49:32","date_gmt":"2023-12-28T15:49:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/28\/soal-rohingya-aburazak-pemerintah-pusat-harus-sigap\/"},"modified":"2023-12-29T04:44:17","modified_gmt":"2023-12-28T21:44:17","slug":"soal-rohingya-aburazak-pemerintah-pusat-harus-sigap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2023\/12\/28\/soal-rohingya-aburazak-pemerintah-pusat-harus-sigap\/","title":{"rendered":"Soal Rohingya, Aburazak: Pemerintah Pusat Harus Sigap"},"content":{"rendered":"<p><strong>HARIANACEH.co.id<\/strong>|<strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Sekretaris Jenderal Partai Aceh (PA), Kamaruddin Abubakar yang akrab disapa Aburazak kembali mengingatkan Pemerintah Pusat untuk cepat tanggap mengatasi persoalan pengungsian Rohingya yang berada di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cSeharusnya ditangani sedari awal, jangan menunggu setelah muncul persoalan-persoalan baru di Aceh setelah kedatangan pengungsi Rohingya,\u201d kata Aburazak di Banda Aceh, Kamis (28\/12\/2023).<\/p>\n<p>Aburazak menambahkan, seribuan lebih pengungsi sudah ada di Aceh dan rakyat Aceh sudah banyak membantu pengungsi Rohingya. \u201cBahkan dengan bergotongroyong, bahu membahu membantunya. Apalagi ini sesama muslim. Namun kemudian terjadilah sejumlah gesekan-gesekan.\u201d<\/p>\n<p>\u201cDimulai dengan provokasi di media sosial, postingan-postingan tentang pengungsi buang makanan, mogok makan, dan minta tempat tinggal yang layak, dan banyak lagi,\u201d ujar Aburazak.<\/p>\n<p>Akhirnya, muncul penolakan-penolakan dari masyarakat Aceh. \u201cInilah yang saya katakan agar Pemerintah Pusat, seperti Mahfud, agar cepat bertindak. Jangan setelah ada masalah baru bikin pernyataan yang menyudutkan Aceh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cJangan cuma pandai membuat pernyataan di media, namun tidak berbuat apa-apa untuk pengungsi Rohingya di Aceh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Aburazak menyoroti pernyataan Menteri Polhukam, Mahfud MD, yang membandingkan bantuan dunia untuk Aceh pasca Tsunami dengan pengungsian Rohingya. Mahfud berbicara hal itu kepada sejumlah media di Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cBahwa di situ ada aspek kemanusiaannya, itu sangat benar. Namun, persoalan antara tsunami dan pengungsi Rohingya adalah dua situasi yang berbeda,\u201d kata Aburazak.<\/p>\n<p>Dijelaskan bahwa, bencana Tsunami memiliki rentang waktu yang terjangkau dalam memulihkan Aceh. \u201cDi sini juga melibatkan seluruh dunia, di antaranya NGO dan juga negara-negara lain, bahkan juga banyak sekali bantuan dari rakyat Indonesia sendiri untuk Aceh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Jadi, kata Aburazak, untuk Tsunami Aceh punya perencanaan yang jelas untuk rehabilitasi di Aceh. \u201dSaya yakin Mahfud sebagai seorang professor tentu lebih memahami bagaimana proses rehabilitasi pasca Tsunami. Jangan lupa Thailand juga mengalami hal yang sama. Jadi sebetulnya dunia itu menolong Indonesia, dalam hal ini Aceh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Lalu mengenai pengungsi Rohingya, menurut Aburazak, Mahfud harus memberikan pernyataan yang adil juga. \u201cJangan juga membuat pernyataan menyudutkan rakyat Aceh. Selama ini rakyat Aceh sudah membantu pengungsi Rohingya dengan ikhlas, tentu dengan bantuan semampunya masyarakat Aceh,\u201d kata Aburazak.<\/p>\n<p>Aburazak mengatakan penanganan pengungsian Rohingya perlu perhatian khusus Pemerintah Pusat. \u201cPemerintah harus segera bertindak. Jangan setelah muncul gesekan seperti sekarang ini, baru teriak. Mestinya dari awal sudah peduli soal ini, bukannya membiarkan saja.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKecuali jika Aceh adalah negara yang berdiri sendiri maka wajar jika Mahfud bicara seperti itu. Jadi nggak adil bagi Aceh. Sebab Aceh kan sudah diklaim sebagai bagian dari Indonesia, jadi Mahfud mengatakan untuk dirinya sendiri sebagai bagian dari Pemerintah Pusat,\u201d pungkas Aburazak. []<\/p>\n<p>Artikel Soal Rohingya, Aburazak: Pemerintah Pusat Harus Sigap pertama kali tampil pada HARIANACEH.co.id.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/295238?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARIANACEH.co.id|Banda Aceh \u2013 Sekretaris Jenderal Partai Aceh (PA), Kamaruddin Abubakar yang akrab disapa Aburazak kembali mengingatkan Pemerintah Pusat untuk cepat tanggap mengatasi persoalan pengungsian Rohingya yang berada di Aceh. \u201cSeharusnya ditangani sedari awal, jangan menunggu setelah muncul persoalan-persoalan baru di Aceh setelah kedatangan pengungsi Rohingya,\u201d kata Aburazak di Banda Aceh, Kamis (28\/12\/2023). Aburazak menambahkan, seribuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":288516,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[256453,68,11757,5405],"series":[],"class_list":["post-295238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aburazak","tag-headline","tag-pengungsi-rohingya","tag-rohingya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/295238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=295238"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/295238\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/288516"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=295238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=295238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=295238"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=295238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}