{"id":302241,"date":"2024-01-13T21:14:00","date_gmt":"2024-01-13T14:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/01\/13\/kronologi-pelaku-yang-ancam-tembak-anies-ditangkap-sedang-antar-bawang-disaksikan-kakak-dan-ayah\/"},"modified":"2024-01-13T21:25:10","modified_gmt":"2024-01-13T14:25:10","slug":"kronologi-pelaku-yang-ancam-tembak-anies-ditangkap-sedang-antar-bawang-disaksikan-kakak-dan-ayah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/01\/13\/kronologi-pelaku-yang-ancam-tembak-anies-ditangkap-sedang-antar-bawang-disaksikan-kakak-dan-ayah\/","title":{"rendered":"Kronologi Pelaku yang Ancam Tembak Anies Ditangkap: Sedang Antar Bawang, Disaksikan Kakak dan Ayah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Pelaku yang mengancam bakal menembak capres nomor urut satu, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/anies-baswedan\/\">Anies Baswedan<\/a>, lewat media sosial (medsos) berinisial AWK (23) telah ditangkap oleh polisi pada Sabtu (13\/1\/2024) pagi di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Adapun penangkapan tersebut turut disaksikan keluarga AWK, yaitu sang kakak, Wulandari, dan ayahnya, Sueb.<\/p>\n<p>Wulandari menceritakan sang adik ditangkap saat tengah bekerja mengantar bawang di Jember.<\/p>\n<p>Pada momen tersebut, AWK sedang mengantar bawang menggunakan mobil dengan Sueb.<\/p>\n<p>\u201cAyah yang mengemudikan mobil. Saya bertugas sebagai pengatur pesanan bawang dan adik yang bongkar muat bawang,\u201d katanya, Sabtu, dikutip dari Surya.co.id.<\/p>\n<p>Wulandari mengatakan pengiriman bawang tersebut menuju ke beberapa pasar dan toko di Kecamatan Ambulu, Jember.<\/p>\n<p>Namun, saat hendak melanjutkan perjalanan untuk mengantar barang ke tempat lainnya, Wulandari mengungkapkan AWK dan sang ayah sempat diadang oleh sejumlah orang yang tak dikenal.<\/p>\n<p>Ternyata, sambungnya, mereka adalah anggota Polda Jatim.<\/p>\n<p>Kemudian, AWK pun langsung diamankan dan dibawa oleh anggota Polda Jatim tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSesudah mengantar bawang di toko itu, kami berniat bertolak untuk mengantar pesanan ke toko lain. Hendak berangkat, masih di tepi jalan, kami mendadak dihentikan orang yang tidak dikenal.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKunci mobil juga diambil. Mereka bilang dari Polda Jatim. Kemudian adik saya dibawa (diamankan),\u201d cerita Wulandari dengan mata berkaca-kaca.<\/p>\n<p><b>Keluarga Pelaku Syok<\/b><\/p>\n<p>Menanggapi penangkapan tersebut, Wulandari mengaku keluarga tidak menyangka jika komentar sang adik yang berisi ancaman tersebut berbuntut panjang.<\/p>\n<p>\u201cKeluarga masih sangat terkejut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dia mengatakan AWK adalah sosok yang jarang berpergian dan lebih banyak waktunya dihabiskan di rumah.<\/p>\n<p>\u201cPadahal adik saya ini jarang pergi main. Kebanyakan dia di rumah. Karena capai waktunya digunakan untuk bekerja kirim bawang,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p><b>Akui Ancam Anies<\/b><\/p>\n<p>Sebelumnya, Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, turut membenarkan penangkapan terhadap AWK yang melakukan pengancaman terhadap Anies lewat komentar di media sosial (medsos).<\/p>\n<p>Sandi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal yang telah dilakukan, pelaku sudah mengakui perbuatannya.<\/p>\n<p>\u201cYang bersangkutan telah menyatakan bahwa benar, dia yang membuat cuitan itu dan saat ini sedang diproses lebih lanjut oleh Tim Gabungan Direktorat Siber Bareskrim Polri dan Polda Jawa Timur,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Namun, terkait motif pelaku melakukan pengancaman tersebut, Sandi masih enggan untuk memberikan penjelasan karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini tim lagi mendalami, baik untuk motifnya, kemudian hal-hal lainnya yang nanti bisa kita informasikan berikutnya,\u201d ujarnya<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/01\/kronologi-pelaku-yang-ancam-tembak.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/302241?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Pelaku yang mengancam bakal menembak capres nomor urut satu, Anies Baswedan, lewat media sosial (medsos) berinisial AWK (23) telah ditangkap oleh polisi pada Sabtu (13\/1\/2024) pagi di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adapun penangkapan tersebut turut disaksikan keluarga AWK, yaitu sang kakak, Wulandari, dan ayahnya, Sueb. Wulandari menceritakan sang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":302242,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-302241","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/302241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=302241"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/302241\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/302242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=302241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=302241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=302241"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=302241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}