{"id":303080,"date":"2024-01-16T00:00:00","date_gmt":"2024-01-15T17:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/01\/16\/peneliti-brin-menilai-cawe-cawe-presiden-jokowi-soal-pilpres-sudah-keterlaluan-harus-dihentikan\/"},"modified":"2024-01-16T12:29:11","modified_gmt":"2024-01-16T05:29:11","slug":"peneliti-brin-menilai-cawe-cawe-presiden-jokowi-soal-pilpres-sudah-keterlaluan-harus-dihentikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/01\/16\/peneliti-brin-menilai-cawe-cawe-presiden-jokowi-soal-pilpres-sudah-keterlaluan-harus-dihentikan\/","title":{"rendered":"Peneliti BRIN Menilai Cawe-cawe Presiden Jokowi soal Pilpres Sudah Keterlaluan, Harus Dihentikan"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Peneliti utama <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Siti Zuhro menilai serangkaian cawe-cawe (Campur tangan) Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pemilu-2024\/\">Pemilu 2024<\/a> sudah keterlaluan<\/p>\n<p>Atas hal itu, Siti Zuhro menilai cawe-cawe Presiden Jokowi itu harus dihentikan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau menurut saya cawe-cawe ikut menentukan koalisi partai politik. Sampai capres cawapres itu sudah tidak benar,&#8221; kata Siti Zuhro ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Rabu (10\/1\/2024).<\/p>\n<p>Kemudian Siti Zuhro menyinggung soal cawe-cawe Presiden Jokowi yang meminta <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a> diberikan semacam alarm mengubah format <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/debat\/\">Debat<\/a> capres.<\/p>\n<p>Dan sudah dijawab <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a> tidak akan mengubah itu.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi menurut saya cawe-cawe yang ke berapa kali itu patut dihentikan. Dia (Jokowi) harus sadar bahwa sistem yang berlangsung di Indonesia sistem demokrasi. Bukan sistem totalitarian,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan demokrasi di Indonesia adalah demokrasi partisipatoris. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.<\/p>\n<p>&#8220;Pertanggungjawaban dia sebetulnya tidak di MPR. Tetapi ke rakyat langsung. Kalau dahulu MPR adalah lembaga tinggi negara. Karena dia dipilih oleh MPR,&#8221; kata Siti Zuhro.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini dipilih oleh rakyat. Jadi nanti rakyat bisa marah terhadap perilaku yang terus-menerus seperti itu,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Kemudian Siti Zuhro menyinggung soal usulan masyarakat sipil yang sudah menghadap ke Menkopolkam. Minta Presiden Jokowi untuk mundur.<\/p>\n<p>&#8220;Itu adalah refleksi kejengahan masyarakat atas ketidakpuasan masyarakat agar pemilu ini tidak boleh diintervensi. Bukan cawe-cawe lagi, tetapi tidak diintervensi,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/01\/peneliti-brin-menilai-cawe-cawe.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Peneliti utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Siti Zuhro menilai serangkaian cawe-cawe (Campur tangan) Presiden Jokowi di Pemilu 2024 sudah keterlaluan Atas hal itu, Siti Zuhro menilai cawe-cawe Presiden Jokowi itu harus dihentikan. &#8220;Kalau menurut saya cawe-cawe ikut menentukan koalisi partai politik. Sampai capres cawapres itu sudah tidak benar,&#8221; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":303081,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[2054,184156,240775,261628,68,94,242,777],"series":[],"class_list":["post-303080","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-pilpres-2024","tag-cawe-cawe-jokowi","tag-penelitin-brin","tag-jokowi-keterlaluan","tag-headline","tag-jokowi","tag-politik","tag-pemilu-2024"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/303080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=303080"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/303080\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/303081"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=303080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=303080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=303080"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=303080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}