{"id":308827,"date":"2024-01-29T08:19:00","date_gmt":"2024-01-29T01:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/01\/29\/hotman-paris-geram-soal-pernyataan-mahfud-md-dosa-besar-ibu-lahirkan-anak-tak-berakhlak-singgung-keluarga-jokowi\/"},"modified":"2024-01-29T08:30:19","modified_gmt":"2024-01-29T01:30:19","slug":"hotman-paris-geram-soal-pernyataan-mahfud-md-dosa-besar-ibu-lahirkan-anak-tak-berakhlak-singgung-keluarga-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/01\/29\/hotman-paris-geram-soal-pernyataan-mahfud-md-dosa-besar-ibu-lahirkan-anak-tak-berakhlak-singgung-keluarga-jokowi\/","title":{"rendered":"Hotman Paris Geram Soal Pernyataan Mahfud MD Dosa Besar Ibu Lahirkan Anak Tak Berakhlak, Singgung Keluarga Jokowi?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Pernyataan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a> soal &#8216;para ibu telah berdosa besar jika melahirkan anak yang tidak berakhlak&#8217; menuai protes dari berbagai kalangan.\u00a0<\/p>\n<p>Salah satunya datang dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Hotman dengan tegas meminta Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko WIdodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) untuk segera mengganti Mahfud MD dari jabatannya sebagai Menko Polhukam.\u00a0<\/p>\n<p>Komentar Hotman Paris soal pernyataan Mahfud MD tersebut disampaikan dalam sebuah video dan tersebar di media sosial, salah satunya di TikTok.\u00a0<\/p>\n<p>Hotman Paris mengomentari viralnya video Mahfud MD yang menyinggung soal akhlak dan etika dalam acara \u2018Tabrak Prof!&#8217; di Bento Kopi, Bandar Lampung.\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0Awalnya Hotman Paris mengingatkan Presiden Jokowi terkait video pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang tengah viral di media sosial. &#8220;Pak Jokowi lagi viral di medsos pernyataan dari Menko Polhukam yang menyatakan, &#8216;membiarkan emak-emak, ibu-ibu melahirkan anak yang tidak berakhlak adalah dosa besar bagi bangsa ini&#8217;.<\/p>\n<p>\u00a0Ingat ibu-ibu dan emak-emak,&#8221; kata Hotman Paris. Pernyataan Mahfud MD itu, kata Hotman disampaikan Menko Polhukam tidak lama setelah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/debat\/\">Debat<\/a> cawapres pada Minggu 21 Januari 2024 lalu.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Coba kita renungkan, maksudnya siapa itu ibu-ibu? maksudnya siapa ibu? maksudnya siapa anak yang tidak berakhlak? saya kira kita sudah tahu siapa anak yang tidak berakhlak?&#8221; tutur Hotman Paris.\u00a0<\/p>\n<p>Hotman menyebut, semua orang tampaknya sudah tahu siapa sosok anak yang tidak berakhlak yang dimaksud Mahfud MD dalam pernyataannya tersebut.<\/p>\n<p>\u00a0&#8220;Dan kita sudah tahu, kalau memang anak itu yang disebutkan adalah anak yang tidak berahlak, berarti ibunya adalah yang itu,&#8221; katanya. Atas pernyataan Mahfud MD tersebut, Hotman menyayangkan Presiden Jokowi belum juga mengganti Menko Polhukam.<\/p>\n<p>\u00a0&#8220;Dia kan yang nunjuk bapak, kok pernyataan ada seperti itu ditunjukkan kepada siapa pak?&#8221; ujarnya. &#8220;Kalau saya, kalau itu dinyatakan kepada keluarga saya, saya akan lapor, saya akan ambil tindakan hukum.\u00a0<\/p>\n<p>Ayo Pak Jokowi segera bertindak, ini demi kepastian hukum di negeri ini. Kita perlu Menko Polhukam yang ada waktunya mengawasi tindakan hukum,&#8221; pungkas Hotman Paris.\u00a0<\/p>\n<p>Emak-emak Dibuat Ngamuk oleh Pernyataan Mahfud MD Mahfud MD melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya @mohmahfudmdofficial, pada Sabtu, 27 Januari 2024 menyebut para ibu telah berdosa besar jika melahirkan anak yang tidak berakhlak.\u00a0 \u00a0<\/p>\n<p>Dalam video itu terlihat Mahfud MD menyoroti akhlak dan etika dalam saat acara \u2018Tabrak Prof!&#8217; di Bento Kopi, Bandar Lampung.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Membiarkan emak-emak dan ibu-ibu untuk melahirkan anak-anak yang tidak berakhlak itu adalah satu dosa besar kepada bangsa ini, bangsa ini akan hancur manakala generasi mendatang itu tidak punya etika dan tidak punya akhlak,&#8221; kata Mahfud.\u00a0<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut menuai berbagai kecaman netizen termasuk kaum ibu yang ramai-ramai mengunggah konten mereka masing-masing di TikTok untuk merespons Mahfud.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Bapak dengan ringannya mengatakan ibu yang melahirkan anak yang tidak beradab adalah dosa besar! Asal bapak tau ya seorang ibu melahirkan taruhan nyawa, gak semudah yang bapak bicarakan.\u00a0<\/p>\n<p>Pak MD asal bapak tau ujian setiap ibu itu berbeda-beda ada yang melalui anak, suami, ekonomi, ujian itu siapa yang bikin? Tentunya Tuhan kan!&#8221; kata @kepo_inyuk.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Langsung deegg ini hati denger kata kata Prof. Mahfud menyalahkan seorang ibu, padahal kita saat melahirkan taruhannya nyawa loh Pak,&#8221; kata @sonyambrdk.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dosanya dimana Pak? Bahkan semua ibu ingin anaknya menjadi seorang yang berakhlak baik&#8230; Kali ini ucapan bapak tidak beradab,&#8221; masih ditulis akun tersebut.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Denger pernyataan Pak Mahfud MD yang menghina seorang ibu, jujurly gw sebagai ibu merasa berat banget ya jadi ibu,&#8221; ujar akun @cicii_z dalam konten yang diunggahnya.<\/p>\n<p>\u00a0&#8220;Maaf Pak Mahfud MD kami tau anda emosi tapi saya sakit hati setelah mendengar perkataanmu tentang ibu, kenapa harus ibu yang disalahkan?&#8221; ujar @marethamwr_ &#8220;Maaf ya yang terhormat Prof. Mahfud MD seburuk atau sebejat apapun seorang anak, anda tidak berhak menyalahkan seorang ibu,&#8221; kata @babyshopping.\u00a0<\/p>\n<p>Bahkan, terdapat netizen yang mengatakan ia merasa belum menjadi anak yang baik dan mempertanyakan apakah sebuah dosa besar ibunya telah melahirkannya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Aku belum bisa menjadi anak yang baik. Apakah menurut Pak Mahfud ibuku sudah melakukan dosa besar sudah melahirkan aku,&#8221; ujar @aegle06<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/01\/hotman-paris-geram-soal-pernyataan.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/308827?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Pernyataan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03 Mahfud MD soal &#8216;para ibu telah berdosa besar jika melahirkan anak yang tidak berakhlak&#8217; menuai protes dari berbagai kalangan.\u00a0 Salah satunya datang dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Hotman dengan tegas meminta Presiden Joko WIdodo (Jokowi) untuk segera mengganti Mahfud MD dari jabatannya sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":308828,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-308827","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/308827","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=308827"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/308827\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/308828"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=308827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=308827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=308827"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=308827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}