{"id":313756,"date":"2024-02-08T23:10:00","date_gmt":"2024-02-08T16:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/02\/08\/puluhan-orang-bersajam-serang-anggota-tni-di-bali-korban-dilarikan-ke-rs\/"},"modified":"2024-02-09T01:15:12","modified_gmt":"2024-02-08T18:15:12","slug":"puluhan-orang-bersajam-serang-anggota-tni-di-bali-korban-dilarikan-ke-rs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/02\/08\/puluhan-orang-bersajam-serang-anggota-tni-di-bali-korban-dilarikan-ke-rs\/","title":{"rendered":"Puluhan Orang Bersajam Serang Anggota TNI di Bali, Korban Dilarikan ke RS"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b>\u00a0Kelompok orang bersajam (bersenjata tajam) serang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Big Ball Futsal Arena, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara Badung, Bali pada Rabu 7 Februari 2024 malam.<\/p>\n<p>Insiden itu mengakibatkan seorang anggota TNI yang bertugas di Kipan A Kesatuan Yonif 900\/SBW berinisial Serda S mengalami luka-luka.<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi korban sadar, tapi mengalami memar di bagian kening dan pipi akibat terkena lemparan batu,&#8221; beber sumber, Kamis 8 Februari 2024.<\/p>\n<p>Usut punya usut, penyerangan brutal kelompok orang bersajam tersebut disinyalir dipicu sebuah kesalahpahaman.<\/p>\n<p>Peristiwa ini bermula ketika Serda S beserta 15 orang anggota berangkat dari Asrama Kompi A Yonif 900\/SBW untuk melaksanakan pertandingan futsal di tempat kejadian perkara sekitar pukul 19.30 Wita.<\/p>\n<p>Mereka pun tiba dalam 30 menit, dan Serda S memarkirkan sepeda motornya di samping kanan lapangan futsal.<\/p>\n<p>Namun, Serda S kembali ke motornya beberapa saat kemudian untuk mengambil handphone yang ketinggalan di dashboard.<\/p>\n<p>Waktu itu anggota TNI ini melihat ada sejumlah orang yang duduk di dekat sepeda motornya dan bertanya apakah ada yang melihat ponsel miliknya di dashboard.<\/p>\n<p>Hanya saja, pertanyaan itu membuat orang-orang yang duduk di dekan motor salah paham dan menganggap Serda S menuduh mereka yang mengambil ponsel.<\/p>\n<p>&#8220;Padahal korban hanya menanyakan secara baik kepada orang tersebut,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Akibatnya terjadi cekcok mulut di sana dan salah satu orang dari kelompok tersebut menunjuk-nunjuk Serda S sambil berkata &#8220;Saya tidak takut dengan kamu&#8221;.<\/p>\n<p>Setelah itu kelompok tersebut pulang. Sedangkan Serda S lanjut mengikuti futsal.<\/p>\n<p>Tak disangka, kelompok itu datang lagi dengan membawa masa kurang lebih 10 orang dan membawa senjata tajam, sekitar pukul 23.30 Wita.<\/p>\n<p>Mereka langsung menyerang dengan melempar batu ke arah anggota TNI yang masih duduk-duduk di dalam lapangan futsal. Sehingga Serda S terkena lemparan batu di bagian dahi dan pipi kirinya.<\/p>\n<p>Tak sampai disitu, menurut seorang saksi mata berinisial K, 33, dan W, 19, kelompok pelaku ini kembali ke TKP sekira pukul 20.45 Wita untuk melakukan penyerangan kedua.<\/p>\n<p>Kali ini kelompok tersebut bahkan membawa lebih banyak sekitar 30 orang, dilengkapi dengan sajam.<\/p>\n<p>Mereka menyerang secara brutal, disertai melempar batu ke arah anggota TNI yang masih di dalam lapangan.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah melancarkan aksinya, para terduga pelaku menggunakan sepeda motor melarikan diri ke arah selatan,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Serda S yang mengalami sejumlah luka langsung dibawa ke RS Bali Med Mahendradata untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Polsek Kuta Utara yang menerima informasi mengenai kejadian ini bergegas ke TKP sekitar pukul 20.55 Wita dan situasi sudah dalam keadaan aman.<\/p>\n<p>Situasi di TKP saat ini terpantau kondusif dan telah dilakukan pemasangan police line oleh Polres Badung.<\/p>\n<p>Saat ini kasus dalam penyelidikan kepolisian bekerja sama dengan Denpom IX\/3 Dps.\u00a0<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan yang dikonfirmasi mengaku masih berkoordinasi terkait masalah ini. &#8220;Sedang kami koordinasikan,&#8221; jawabnya. ***<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/02\/puluhan-orang-bersajam-serang-anggota.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/313756?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0Kelompok orang bersajam (bersenjata tajam) serang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Big Ball Futsal Arena, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara Badung, Bali pada Rabu 7 Februari 2024 malam. Insiden itu mengakibatkan seorang anggota TNI yang bertugas di Kipan A Kesatuan Yonif 900\/SBW berinisial Serda S mengalami luka-luka. &#8220;Kondisi korban sadar, tapi mengalami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":313757,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-313756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/313756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=313756"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/313756\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/313757"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=313756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=313756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=313756"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=313756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}