{"id":313800,"date":"2024-02-08T18:17:00","date_gmt":"2024-02-08T11:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/02\/08\/bem-si-jokowi-tampak-seperti-orang-jawa-yang-penuh-unggah-ungguh-tapi-wataknya-jahat\/"},"modified":"2024-02-09T04:15:14","modified_gmt":"2024-02-08T21:15:14","slug":"bem-si-jokowi-tampak-seperti-orang-jawa-yang-penuh-unggah-ungguh-tapi-wataknya-jahat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/02\/08\/bem-si-jokowi-tampak-seperti-orang-jawa-yang-penuh-unggah-ungguh-tapi-wataknya-jahat\/","title":{"rendered":"BEM SI: Jokowi Tampak seperti Orang Jawa yang Penuh Unggah-ungguh, tapi Wataknya Jahat"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ikut menyuarakan kritik terhadap Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko WIdodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) yang dianggap tidak netral alias berpihak kepada salah satu pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres).<\/p>\n<p>Menurut Ketua Koordinator BEM SI, Hilmi Ash Shidiqi apa yang ditunjukkan Presiden Jokowi saat ini merupakan wujud watak aslinya yang tidak baik.<\/p>\n<p>&#8220;Jokowi memang nampak seperti\u00a0 orang Jawa yang penuh unggah-ungguh dan berkarisma, piawai pribadinya khas orang Jawa pada umumnya. Namun, watak asli Jokowi bergitu jahat,&#8221; ujar Hilmi kepada wartawan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (8\/2\/2024).<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Hilmi menyesalkan langkah sikap Jokowi yang membagikan bantuan sosial (bansos) jelang <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pemilu-2024\/\">Pemilu 2024<\/a>. Sebab, bansos yang dibagikan tersebut lebih besar ketimbang yang disalurkan kepada masyarakat saat pandemi COVID-19. Oleh karena itu, pembagian bansos saat ini dinilai menjadi alat untuk memenangkan pasangan capres-cawapres tertentu.<\/p>\n<p>&#8220;Padahal sehatinya bansos hadir untuk kepentingan rakyat, tetapi dengan watak busuknya dijadikan alat untuk pansos,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Menurut Hilmi, Jokowi kini telah mengesampingkan asas demokrasi dan mengabaikan etika. Dia pun tak ragu mendorong Jokowi untuk segera dimakzulkan.<\/p>\n<p>&#8220;Presiden Jokowi makin kesini makin punya nyali untuk merusak dan mengacak-acak demokrasi. Narasi masyarakat mengenai Presiden Jokowi menghiraukan etika patut dimakzulkan, dan perusak demokrasi memang perlu digaungkan lebih keras lagi,&#8221; ujar Hilmi menegaskan.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/02\/bem-si-jokowi-tampak-seperti-orang-jawa.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ikut menyuarakan kritik terhadap Presiden Joko WIdodo (Jokowi) yang dianggap tidak netral alias berpihak kepada salah satu pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres). Menurut Ketua Koordinator BEM SI, Hilmi Ash Shidiqi apa yang ditunjukkan Presiden Jokowi saat ini merupakan wujud watak aslinya yang tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":313801,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-313800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/313800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=313800"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/313800\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/313801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=313800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=313800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=313800"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=313800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}