{"id":31660,"date":"2022-06-02T13:30:55","date_gmt":"2022-06-02T06:30:55","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/06\/02\/cerita-yadi-sembako-koma-5-jam-sadar-saat-mendengar-panggilan-ulama\/"},"modified":"2022-06-02T13:47:09","modified_gmt":"2022-06-02T06:47:09","slug":"cerita-yadi-sembako-koma-5-jam-sadar-saat-mendengar-panggilan-ulama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/02\/cerita-yadi-sembako-koma-5-jam-sadar-saat-mendengar-panggilan-ulama\/","title":{"rendered":"Cerita Yadi Sembako Koma 5 Jam, Sadar saat Mendengar Panggilan Ulama"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<p><strong>BANDA ACEH<\/strong>\u00a0&#8211;\u00a0Yadi Sembako mengaku sempat kritis, tak sadarkan diri karena kondisi kesehatannya makin menurun. Pria berusia 48 tahun itu koma selama 5 jam akibat sakit lambung dan tingginya gula darah yang dipicu pikiran karena himpitan ekonomi.<\/p>\n<p>Pemain sitkom Tawa Sutra itu menceritakan, dirinya sempat tak sadar tapi air matanya keluar. Entah apa yang dirasakan kala itu, Yadi mengatakan jika dirinya menghilang.<\/p>\n<p>\u201cIya abis lebaran saya mulai nenggigil dibawa ke UGD rumah sakit yang dekat rumah, tapi gimana caranya supaya saya nggak dirawat, disuruh pulang aja. Sampai di rumah sempat ilang satu jaman 15 menit lah nggak sadar, tapi air mata keluar terus,\u201d ungkap Yadi Sembako kepada wartawan di Studio Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.<\/p>\n<p>Yadi mengungkap, selama 5 jam tak sadarkan diri pikirannya mengawang-awang. Bahkan ia seolah berada di tempat dengan suasana timur tengah bertemu sekelompok orang berkain putih.<\/p>\n<p>\u201cJadi di dalam ketidaksadaran saya, saya udah berjalan-jalan lah ketemu orang yang pake imamah-imamah di suatu tempat yang nggak asing kayak Arab gitu,\u201d terang Yadi Sembako.<\/p>\n<p>Dalam ketidak sadarannya, Yadi Sembako menuturkan mendengar sosok ulama yang dijadkan panutan. Ulama tersebut berbicara ke Yadi untuk meminta kembali.<\/p>\n<p>\u201cSampai di suatu perjalanan itu saya ketemu sama Gus Anom yang bilang \u2018balik Yadi, belum waktunya\u2019. Kedengeran banget,\u201d kata Yadi Sembako.<\/p>\n<p>Yadi Sembako pun terbangun dari ketidaksadarannya. Ia merasa Tuhan memberikan kesempatan kepadanya untuk memperbaiki diri.<\/p>\n<p>\u201cSetelah saya sadar, menenangkan diri lalu saya inget-inget perjalanan saya. Ini sebuah pembelajaran buat saya, saya harus menata hidup saya lagi lebih banyak hal-hal khilaf atau dosa saya. Mudah-mudahan ini pembelajaran untuk saya meningkatkan ibadah saya lagi,\u201d pungkas Yadi Sembako.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.tabloidbintang.com\/berita\/polah\/read\/174248\/cerita-yadi-sembako-koma-5-jam-sadar-saat-mendengar-panggilan-ulama\">Tabloidbintang <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0&#8211;\u00a0Yadi Sembako mengaku sempat kritis, tak sadarkan diri karena kondisi kesehatannya makin menurun. Pria berusia 48 tahun itu koma selama 5 jam akibat sakit lambung dan tingginya gula darah yang dipicu pikiran karena himpitan ekonomi. Pemain sitkom Tawa Sutra itu menceritakan, dirinya sempat tak sadar tapi air matanya keluar. Entah apa yang dirasakan kala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":31661,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[67],"tags":[32454],"series":[],"class_list":["post-31660","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-yadi-sembako"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/31660","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=31660"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/31660\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/31661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=31660"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=31660"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=31660"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=31660"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}