{"id":322387,"date":"2024-03-07T20:55:00","date_gmt":"2024-03-07T13:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/07\/banyak-artis-lolos-senayan-jk-usul-pemilu-kembali-ke-sistem-tertutup-diseleksi-dulu-bukan-asal-terkenal\/"},"modified":"2024-03-07T21:10:13","modified_gmt":"2024-03-07T14:10:13","slug":"banyak-artis-lolos-senayan-jk-usul-pemilu-kembali-ke-sistem-tertutup-diseleksi-dulu-bukan-asal-terkenal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/07\/banyak-artis-lolos-senayan-jk-usul-pemilu-kembali-ke-sistem-tertutup-diseleksi-dulu-bukan-asal-terkenal\/","title":{"rendered":"Banyak Artis Lolos Senayan, JK Usul Pemilu Kembali ke Sistem Tertutup: Diseleksi Dulu, Bukan Asal Terkenal"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) mengusulkan agar pemilu ke depan kembali digelar dengan sistem proporsional tertutup. Hal ini karena <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pemilu-2024\/\">Pemilu 2024<\/a> dinilai paling buruk sepanjang sejarah kepemiluan sejak 1955.<\/p>\n<p>&#8220;Ini harus kembali kepada sistem pemilu tertutup, supaya antara calon tinggal diseleksi dulu oleh partai. Ini orang yang baik, bukan hanya orang asal terkenal,&#8221; kata JK di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (7\/3\/2024).<\/p>\n<p>JK mempermasalahkan peserta pemilu sekarang yang hanya bermodalkan terkenal seperti dari kalangan artis hingga pelawak. Akhirnya, untuk menjadi anggota dewan hanya tinggal bermodalkan ketenaran semata.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau sekarang dipilih asal terkenal saja, termasuk artis banyak, pelawak pun banyak, supaya gampang dipilih, akhirnya tidak lagi melihat kemampuannya saja,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menyatakan bahwa Pemilu 2024 menjadi penyelenggaraan pesta demokrasi terburuk dalam sejarah.<\/p>\n<p>JK merasa, penyelenggaraan pemilu saat ini, sangat jelas telah diatur oleh kelompok-kelompok minoritas yang memiliki peluang menggunakan uang untuk meraih kekuasaan.<\/p>\n<p>\u201cBagi saya, saya pernah mengatakan ini, adalah pemilu yang terburuk dalam sejarah pemilu Indonesia sejak 1955,\u201d kata JK saat menjadi penbicara di \u201cElection Talk #4: Konsolidasi untuk Demokrasi Pasca Pemilu 2024 Oposisi atau Koalisi\u201d, di Gedung Juwono Sudarsono, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (7\/3\/2024).<\/p>\n<p>JK menjelaskan, bahwa demokrasi saat ini dinilai lebih terbuka dibandingkan dengan era Soerkarno dan Soeharto. Dengan keterbukaan ini, bangsa dihadapkan pada masalah lain seperti sistem untuk mencapai kebebasan berdemokrasi.<\/p>\n<p>\u201cNah sekarang kita baru saja melewati suatu cara pemerintahan demokratis dengan pemilu ini, yang bagi kita, banyak pihak yang menilai ya ini perlu dikoreksi, perlu dievaluasi,\u201d kata JK.\u00a0<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/03\/banyak-artis-lolos-senayan-jk-usul.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/322387?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) mengusulkan agar pemilu ke depan kembali digelar dengan sistem proporsional tertutup. Hal ini karena Pemilu 2024 dinilai paling buruk sepanjang sejarah kepemiluan sejak 1955. &#8220;Ini harus kembali kepada sistem pemilu tertutup, supaya antara calon tinggal diseleksi dulu oleh partai. Ini orang yang baik, bukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":322388,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-322387","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/322387","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=322387"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/322387\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/322388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=322387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=322387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=322387"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=322387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}