{"id":324784,"date":"2024-03-15T00:01:00","date_gmt":"2024-03-14T17:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/15\/tak-banyak-yang-tahu-ini-alasan-kapolda-papua-masuk-islam\/"},"modified":"2024-03-15T08:19:57","modified_gmt":"2024-03-15T01:19:57","slug":"tak-banyak-yang-tahu-ini-alasan-kapolda-papua-masuk-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/15\/tak-banyak-yang-tahu-ini-alasan-kapolda-papua-masuk-islam\/","title":{"rendered":"Tak Banyak yang Tahu, Ini Alasan Kapolda Papua Masuk Islam"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Memang hidayah milik Allah dan akan diberikan pada siapa saja yang Allah kehendaki, tanpa mengenal ras, pangkat kedudukan atau jabatan. Seperti halnya yang dialami oleh Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri.<\/p>\n<p>Jenderal bintang tiga itu belum lama ini menjadi mualaf setelah bersyahadat, hingga akhirnya resmi memeluk Islam sebagai agamanya.\u00a0<\/p>\n<p>Lantas apa yang membuat Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri masuk Islam?\u00a0<\/p>\n<p>Dikutip dari tayangan YouTube DUNIA MUALLAF II, Mathius D Fakhiri lahir pada 6 Januari 1968.\u00a0<\/p>\n<p>Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 18 Februari 2021 mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Papua.<\/p>\n<p>Irjen Mathius D Fakhiri rupanya adalah lulusan terbaik Akpol tahun 1990. Ia berpengalaman dalam bidang Brimob. Selain itu ia merupakan putra daerah Papua Selatan.<\/p>\n<p>Sepanjang karirnya Mathius juga pernah menjabat sebagai Kapolres Jayapura. Ia memiliki istri yang bernama Rafatul Eva Mulkia. Pasangan suami istri ini dikaruniai 4 orang anak.<\/p>\n<p>Pendidikan formal Irjen Mathius dimulai dari SD Yayasan Pendidikan Kristen Merauke yang berhasil diselesaikannya pada tahun 1981.\u00a0<\/p>\n<p>Setelah menyelesaikan pendidikan dasar ia melanjutkan ke SMP YPPK Santo\u00a0 di Wamena dan lulus pada tahun 1984.\u00a0<\/p>\n<p>Kemudian pendidikan menengah atas dijalani di SMA Negeri 2 Jayapura dan ia berhasil lulus pada tahun 1987.\u00a0<\/p>\n<p>Keseriusan Irjen Mathius dalam bidang kepolisian terlihat ketika ia mendaftar masuk akademi kepolisian dan lulus pada tahun 1990 dengan pangkat Inspektur Polisi Dua.\u00a0<\/p>\n<p>Perjalanan karirnya dimulai dengan tugas pertama di Polres Palangkaraya Polda Kalimantan Selatan.<\/p>\n<p>Ia memiliki segudang pengalaman lapangan, di antaranya mencakup partisipasinya dalam operasi militer seperti operasi Seroja di Timor Timur.\u00a0<\/p>\n<p>Serta penanganan pemberontakan di Papua dan Operasi Damai Kartenz.\u00a0<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Alasan Masuk Islam<\/h3>\n<p>Sebelum menjadi mualaf, Kapolda Papua tersebut merupakan seorang penganut agama Hindu.<\/p>\n<p>Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri menceritakan perjalanan spiritual yang akhirnya membawanya memeluk agama Islam.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut dia, proses perjalanan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui pembelajaran dan pemahaman yang mendalam terhadap ajaran agama Islam.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/03\/tak-banyak-yang-tahu-ini-alasan-kapolda.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/324784?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Memang hidayah milik Allah dan akan diberikan pada siapa saja yang Allah kehendaki, tanpa mengenal ras, pangkat kedudukan atau jabatan. Seperti halnya yang dialami oleh Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri. Jenderal bintang tiga itu belum lama ini menjadi mualaf setelah bersyahadat, hingga akhirnya resmi memeluk Islam sebagai agamanya.\u00a0 Lantas apa yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":324785,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[65],"tags":[38118,62135,111920,274942,274944,6425,276,30469,274943],"series":[],"class_list":["post-324784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-islam","tag-agama-islam","tag-hijrah","tag-kapolda-papua","tag-kapolda-papua-masuk-islam","tag-keyakinan-agama-islam","tag-masuk-islam","tag-papua","tag-pindah-agama","tag-pindah-keyakinan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/324784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=324784"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/324784\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/324785"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=324784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=324784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=324784"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=324784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}