{"id":326770,"date":"2024-03-19T12:35:00","date_gmt":"2024-03-19T05:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/19\/profil-eks-danjen-kopasus-soenarko-pernah-masuk-rutan-dibela-luhut-kini-kritik-jokowi\/"},"modified":"2024-03-19T12:45:20","modified_gmt":"2024-03-19T05:45:20","slug":"profil-eks-danjen-kopasus-soenarko-pernah-masuk-rutan-dibela-luhut-kini-kritik-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/19\/profil-eks-danjen-kopasus-soenarko-pernah-masuk-rutan-dibela-luhut-kini-kritik-jokowi\/","title":{"rendered":"Profil Eks Danjen Kopasus Soenarko, Pernah Masuk Rutan, Dibela Luhut, Kini Kritik Jokowi"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Berikut profil Mayjen TNI AD (Purn) Soenarko yang menjadi sorotan usai vokal saat demo di depan kantor <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/komisi-pemilihan-umum\/\">Komisi Pemilihan Umum<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a>), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18\/3\/2024).<\/p>\n<p>Diketahui mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini bahkan mengritik Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) sebagai dalang <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kecurangan-pilpres-2024\/\">Kecurangan Pilpres 2024<\/a>.<\/p>\n<p>Dalam aksi demonya, Soenarko berharap <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a> segera menghentikan perhitungan suara karena <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a> dianggap curang.<\/p>\n<p>Belakangan diketahui, Soenarko juga terlibat dalam kerusuhan di Pemilu 2019.<\/p>\n<p>Ia bahkan sempat ditangkap Puspom TNI dan dijebloskan ke Rutan POM Guntur, Jakarta Selatan karena dituduh atas kepemilikan senjata ilegal dan pelaku makar.<\/p>\n<p>Soenarko lalu dibela Panglima TNI saat itu Marsekal Hadi Tjahjanto dan Luhut Binsar Panjaitan.<\/p>\n<p>Namun kini Soenarko kembali turun ke jalan untuk mengritik Jokowi karena dukung <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/anies-baswedan\/\">Anies Baswedan<\/a>&#8211;<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/cak-imin\/\">Cak Imin<\/a>.<\/p>\n<p>Lantas siapakah Mayjen TNI AD (Purn) Soenarko?<\/p>\n<p>Berikut profil Mayjen TNI AD (Purn) Soenarko yang lantang mengritik Jokwi itu.<\/p>\n<p><b>Profil Soenarko<\/b><\/p>\n<p>Lahir di Medan pada 1 Desember 1953, Mayjen TNI AD (Purn) Soenarko memilkiki riwayat panjang di bidang kemiliteran.<\/p>\n<p>Pendidikan tersebut dimulai saat Soenarko masuk di AKABRI (1978).<\/p>\n<p>Ditahun yang sama, Soenarko juga masuk dalam Susarcabif.<\/p>\n<p>Satu tahun kemudian, pada 1979, ia masuk ke di Komando.<\/p>\n<p>Lalu pada 1985 ia Diklapa-I dan Diklapa-II pada tahun 1988.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Soenarko masuk di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 1995, berlanjut ke Sesko TNI.<\/p>\n<p>Tahun 2005 ia mengeyem pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).<\/p>\n<p>Pada 12 September 2007, ia dipercaya menjadi Komandan Jenderal Pasukan Khusus (Kopassus) ke 22.<\/p>\n<p>Saat itu, Soenarko menggantikan Danjen Kopassus sebelumnya, yakni Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary.<\/p>\n<p>Jabatan itu ia emban selama satu tahun hingga 1 Juli 2008.<\/p>\n<p>Tidak lama setelah itu ia digantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo.<\/p>\n<p>Soenarko pun diminta untuk menggantikan Pangdam Iskandar Muda sebelumnya, yakni Mayjen TNI Supiadin AS.<\/p>\n<p>Selesai tahun 2009 sebagai Pangdam Iskandar Muda pun berakhir, Soenarko lalu menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) pada 2009, menggantikan Mayjen TNI Nartono.<\/p>\n<p>Selang setahun, pada 2010, Soenarko digantikan oleh Mayjen TNI Siswondo.<\/p>\n<p>Selama berada di dunia kemiliteran, Soenarko pernah mendapatkan bintang jasa, di antaranya SL. Seroja, SL. Dwidya Sistha, SL Kesetiaan 8 tahun dan SL Kesetiaan 16 tahun.<\/p>\n<p><b>Terjun di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a><\/b><\/p>\n<p>Setelah rampung di karier militernya, Mayjen Soenarko pun terjun ke dunia politik.<\/p>\n<p>Ia pernah menjadi anggota Partai Aceh dari tahun 2012-2016.<\/p>\n<p>Sebelum pada tahun 2017 bergabung dengan Partai Nangroe Aceh, Soenarko dikabarkan sempat bergabung ke Partai Gerindra.<\/p>\n<p>Mengutip YouTube Tribun Medan TV, Sunarko pernah terjerat kasus hukum, mulai dari tuduhan kepilikan senjata ilegal hingga dituding sebagai pelaku makar.<\/p>\n<p>Ia juga disebut terlibat dalam kerusuhan 22 Mei 2019 hingga ditangkap Puspom TNI dan dijebloskan ke Rutan POM Guntur, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Kala itu, Soenarko pun dibela Panglima TNI saat itu Marsekal Hadi Tjahjanto dan Luhut Binsar Panjaitan.<\/p>\n<p>Namun kini Soenarko kembali turun ke jalan untuk mengritik Jokowi.<\/p>\n<p>Ia juga menyerukan dukungan kepada Anies Baswedan-Cak Imin yang menjadi lawan politik <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/03\/profil-eks-danjen-kopasus-soenarko.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Berikut profil Mayjen TNI AD (Purn) Soenarko yang menjadi sorotan usai vokal saat demo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18\/3\/2024). Diketahui mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini bahkan mengritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai dalang Kecurangan Pilpres 2024. Dalam aksi demonya, Soenarko berharap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":326771,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,1420,274908],"series":[],"class_list":["post-326770","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/326770","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=326770"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/326770\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/326771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=326770"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=326770"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=326770"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=326770"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}