{"id":32698,"date":"2022-06-05T09:24:00","date_gmt":"2022-06-05T02:24:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/"},"modified":"2022-06-05T09:26:06","modified_gmt":"2022-06-05T02:26:06","slug":"ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/","title":{"rendered":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin"},"content":{"rendered":"<p><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjlLUiFCMgYBJHX7DSVhdeYi3eIs3_WVs_o2GBmUhXC9Q-mg-FUyRpiXjJH11DMfpyxLDlobAm3mqjdY-eBEY1V0T87X2C9AUhojJ9-bxuTZu5CpgUtAVSYDNB8itVk3dVVbIbqOLcUbeSaiPUD6rvwZ-FwLHxCF5NWy97rBVw4iMuFWuBLwfdNdNpULQ\/s800\/272321_01403305062022_suharso_manoarfa_.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\" rel=\"noopener\"><\/a><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.<\/p>\n<p>Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.<\/p>\n<p>Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang cerdas dalam proses demokrasi.<\/p>\n<p>&#8220;Koalisi harus mencerdaskan kita semua dalam berdemokrasi. Selaras dengan itu, populisme bukan jadi penentu dalam menetukan pemimpin,&#8221; ujar Suharso saat memberikan pidato dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) KIB di Hutan Kota Plataran, dibilangan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu malam (4\/6).<\/p>\n<p>Tak cuma itu, Menteri PPN\/Kepala Bappenas ini memastikan KIB harus mampu merespon dengan layak kecerdesan rakyat dalam berdemokrasi.<\/p>\n<p>&#8220;Koalisi ini hadir dengan optmisme, supaya menjadi kecerdasan kolektif dan efektif untuk menciptakan kehidupan berkeadilan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Maka dari itu, Suharso menegaskan bahwa karakteristik yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah yang memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada.<\/p>\n<p>&#8220;Pemimpin dituntut untuk memiliki kemampuan teknokratis dan memiliki kemampuan koordinasi dan eksekusi serta evaluasi,&#8221; tandasnya.\u00a0<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/32698?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini. Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan. Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32699,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-32698","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO Pro 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\"\/>\n\t<meta name=\"p:domain_verify\" content=\"589a976c546e720e3c097582d1f4946f\" \/>\n\t<meta name=\"keywords\" content=\"politik,nasional\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/06\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/06\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-05T02:24:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-05T02:26:06+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@harianacehcoid\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/06\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu baca\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"NASIONAL\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"NASIONAL\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#listItem\",\"name\":\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id#listItem\",\"name\":\"Beranda\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/kanal\\\/nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"NASIONAL\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\",\"headline\":\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg\",\"width\":640,\"height\":320,\"caption\":\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\"},\"datePublished\":\"2022-06-05T09:24:00+07:00\",\"dateModified\":\"2022-06-05T09:26:06+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"NASIONAL, Politik\",\"dateline\":\"Dipublish pada Juni 5, 2022.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"email\":\"desk.harianaceh@gmail.com\",\"telephone\":\"+628972920416\",\"foundingDate\":\"2013-06-10\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"value\":10},\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/logo-hai-312x55-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#organizationLogo\",\"width\":312,\"height\":55,\"caption\":\"Logo Harian Aceh Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.x.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianaceh.indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/harianacehindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tumblr.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.twitter.com\\\/harianacehcoid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/harianacehindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@harianaceh.indonesia\",\"https:\\\/\\\/www.pinterest.com\\\/harianaceh\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@kantorberitahai\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/harian-aceh-indonesia\",\"https:\\\/\\\/harianacehindonesia.tumblr.com\",\"https:\\\/\\\/id.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Harian_Aceh_Indonesia\",\"https:\\\/\\\/bsky.app\\\/profile\\\/harianaceh.bsky.social\",\"https:\\\/\\\/www.threads.com\\\/@harianaceh.indonesia\"]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/\",\"name\":\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\",\"description\":\"BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/author\\\/redaksi\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#mainImage\",\"width\":640,\"height\":320,\"caption\":\"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/2022\\\/06\\\/05\\\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2022-06-05T09:24:00+07:00\",\"dateModified\":\"2022-06-05T09:26:06+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/\",\"name\":\"Harian Aceh Indonesia\",\"description\":\"HARIANACEH.co.id\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.harianaceh.co.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO Pro -->\r\n\t\t<title>Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin","description":"BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang","canonical_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"politik,nasional","webmasterTools":{"p:domain_verify":"589a976c546e720e3c097582d1f4946f","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","name":"NASIONAL"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","position":2,"name":"NASIONAL","item":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#listItem","name":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id#listItem","name":"Beranda"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#listItem","position":3,"name":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/#listItem","name":"NASIONAL"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#newsarticle","name":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin","headline":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin","author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/06\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg","width":640,"height":320,"caption":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin"},"datePublished":"2022-06-05T09:24:00+07:00","dateModified":"2022-06-05T09:26:06+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#webpage"},"articleSection":"NASIONAL, Politik","dateline":"Dipublish pada Juni 5, 2022."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","email":"desk.harianaceh@gmail.com","telephone":"+628972920416","foundingDate":"2013-06-10","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","value":10},"logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/04\/logo-hai-312x55-1.png","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#organizationLogo","width":312,"height":55,"caption":"Logo Harian Aceh Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.x.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianaceh.indonesia\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/id.pinterest.com\/harianacehindonesia\/","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia\/","https:\/\/www.tumblr.com\/harianaceh","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9a3fb95bba4689db9e247ba8ff8b6a9b9b2da73b1d9ab6661dd7565f4f87a54e?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Redaksi"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","https:\/\/www.twitter.com\/harianacehcoid","https:\/\/www.instagram.com\/harianacehindonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@harianaceh.indonesia","https:\/\/www.pinterest.com\/harianaceh","https:\/\/www.youtube.com\/@kantorberitahai","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/harian-aceh-indonesia","https:\/\/harianacehindonesia.tumblr.com","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Harian_Aceh_Indonesia","https:\/\/bsky.app\/profile\/harianaceh.bsky.social","https:\/\/www.threads.com\/@harianaceh.indonesia"]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#webpage","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/","name":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin","description":"BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/profil\/redaksi\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/06\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#mainImage","width":640,"height":320,"caption":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/#mainImage"},"datePublished":"2022-06-05T09:24:00+07:00","dateModified":"2022-06-05T09:26:06+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/","name":"Harian Aceh Indonesia","description":"HARIANACEH.co.id","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Harian Aceh Indonesia - HARIANACEH.co.id","og:type":"article","og:title":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin","og:description":"BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang","og:url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/","og:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/06\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/06\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg","og:image:width":640,"og:image:height":320,"article:published_time":"2022-06-05T02:24:00+00:00","article:modified_time":"2022-06-05T02:26:06+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","article:author":"https:\/\/www.facebook.com\/harianaceh.indonesia","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@harianacehcoid","twitter:title":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin","twitter:description":"BANDA ACEH -Karakteristik dalam menentukan pemimpin yang diidam-idamkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jauh berbeda dengan tengah menjalankan tugasnya saat ini.Ketua umum PPP, Suharso Monoarfa menatakan, karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh mayarakat saat ini tidak lagi berdasarkan faktor kesukaan.Pasalnya, Suharso melihat urgensivitas bangsa saat ini berada pada bagaimana permasalahan keterbelahan bisa dituntaskan dengan gagasan persatuan yang","twitter:creator":"@harianacehcoid","twitter:image":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/media\/2022\/06\/Ketum-PPP-Populisme-Tidak-Lagi-Menjadi-Faktor-Menentukan-Pemimpin.jpg","twitter:label1":"Ditulis oleh","twitter:data1":"Redaksi","twitter:label2":"Estimasi waktu baca","twitter:data2":"1 menit"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"32698","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":true,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"ai":null,"created":"2023-08-17 20:02:12","updated":"2026-09-18 00:47:13","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\" title=\"Beranda\">Beranda<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/\" title=\"NASIONAL\">NASIONAL<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tKetum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Beranda","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id"},{"label":"NASIONAL","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/kanal\/nasional\/"},{"label":"Ketum PPP: Populisme Tidak Lagi Menjadi Faktor Menentukan Pemimpin","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/05\/ketum-ppp-populisme-tidak-lagi-menjadi-faktor-menentukan-pemimpin\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/32698","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=32698"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/32698\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/32699"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=32698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=32698"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=32698"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=32698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}