{"id":329726,"date":"2024-03-26T00:40:00","date_gmt":"2024-03-25T17:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/26\/kedutaan-israel-di-singapura-bikin-ulah-terbitkan-postingan-rendahkan-islam\/"},"modified":"2024-03-30T09:58:45","modified_gmt":"2024-03-30T02:58:45","slug":"kedutaan-teroris-israel-di-singapura-bikin-ulah-terbitkan-postingan-rendahkan-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/26\/kedutaan-teroris-israel-di-singapura-bikin-ulah-terbitkan-postingan-rendahkan-islam\/","title":{"rendered":"Kedutaan Teroris Israel di Singapura Bikin Ulah, Terbitkan Postingan Rendahkan Islam"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0<\/b>Guna membenarkan tindakan genosida di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gaza\/\">Gaza<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/palestina\/\">Palestina<\/a>, Kedutaan Besar <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/israel\/\">Israel<\/a> di Singapura membuat ulah. Mereka membuat postingan berisi klaim yang membandingkan penyebutan Israel dan Palestina di Al-Qur\u2019an.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPemerintah Singapura telah meminta Kedutaan Israel untuk menghapus postingan Facebook yang sama sekali tidak dapat diterima\u201d tentang Palestina,\u201d kata Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam, seperti dikutip Channel News Asia, Senin 25 Maret 2024.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Postingan itu dipublikasi oleh pihak Kedutaan pada Facebook resmi Kedutaan Besar Israel Minggu 24 Maret 2024.<\/p>\n<p>Postingan tersebut berbunyi: <i>\u201cIsrael disebutkan 43 kali dalam Al-Quran. Sebaliknya, Palestina tidak disebutkan satu kali pun\u201d.<\/i><\/p>\n<p><i>\u00a0<\/i><\/p>\n<p><i>\u201cSetiap bukti arkeologi \u2013 peta, dokumen, koin, menghubungkan tanah Israel dengan orang-orang Yahudi sebagai penduduk asli tanah tersebut,\u201d<\/i> sebut postingan tersebut.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Postingan itu kemudian dihapus pada hari yang sama.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Shanmugam mengatakan kepada wartawan pada Senin bahwa dia &#8220;sangat kesal&#8221; ketika mengetahui postingan tersebut.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dia mengatakan Kementerian Dalam Negeri (MHA) telah memberi tahu Kementerian Luar Negeri, yang mengatakan kepada kedutaan Israel bahwa postingan tersebut harus segera dihapus.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Postingan tersebut salah dalam banyak hal,&#8221; kata Shanmugam.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPertama, hal ini tidak sensitif dan tidak pantas. Hal ini berisiko merusak keselamatan, keamanan, dan keharmonisan kita di Singapura. Kami menjaga keselamatan semua orang di Singapura \u2013 mayoritas dan minoritas termasuk Yahudi dan Muslim,\u201d tegas Shanmugam.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa orang-orang Yahudi di Singapura \u201csangat sedikit perhatian terhadap keselamatan dan keamanan mereka\u201d, dan mengatakan bahwa postingan seperti ini dapat \u201cmenyulut ketegangan dan dapat membahayakan komunitas Yahudi di sini\u201d.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKemarahan dari postingan tersebut berpotensi meluas ke ranah fisik,\u201d ujar Shanmugam.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Upaya tulis ulang sejarah<\/h3>\n<p>Pemerintah Singapura telah menyampaikan pandangannya mengenai postingan Facebook tersebut dengan &#8220;sangat jelas&#8221; kepada kedutaan Israel, kata Shanmugam.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cAdalah salah jika secara selektif menunjuk pada teks-teks agama untuk menyampaikan maksud <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>. Yang lebih buruk lagi, dalam situasi saat ini, jika kedutaan Israel menggunakan Al-Qur\u2019an untuk tujuan tersebut,\u201d ucap Shanmugam.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dia juga menyebut postingan tersebut sebagai &#8220;upaya menakjubkan untuk menulis ulang sejarah&#8221;.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPenulis postingan harus melihat peraturan PBB, melihat apakah tindakan Israel dalam beberapa dekade terakhir konsisten dengan hukum internasional, sebelum mencoba menulis ulang sejarah,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Namun Shanmugam menekankan bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi atas postingan tersebut atas dasar hal tersebut. Namun karena adanya potensi konsekuensi bagi berbagai komunitas di Singapura.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dia menambahkan bahwa kedutaan mungkin mengeluarkan pernyataan yang tidak disetujui oleh pemerintah, dan umumnya pemerintah tidak melakukan intervensi karena kedutaan mewakili negara berdaulat.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cMereka mempunyai otonomi. Namun jika hal itu berdampak pada keselamatan dan keamanan masyarakat di Singapura, perdamaian dan keharmonisan yang kami nikmati, kami lakukan dan kami akan melakukan intervensi,\u201d kata Menteri Shanmugam.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>CNA telah bertanya kepada MHA apakah tindakan lebih lanjut terhadap penulis postingan kedutaan tersebut sedang dipertimbangkan.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dalam pernyataan terpisah kepada media, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan mengatakan: \u201cSangat tidak pantas merujuk pada teks suci untuk menyampaikan poin-poin politik. Kami telah menjelaskan hal ini kepada kedutaan yang telah menghapus postingan tersebut.\u201d<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Menteri Urusan Muslim Masagos Zulkifli mengatakan postingan kedutaan tersebut &#8220;tidak sensitif dan tidak sopan&#8221;, dan dapat menebarkan ketidakpercayaan di antara berbagai komunitas.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cTidak seorang pun boleh membuat penafsiran yang menyinggung keyakinan orang lain, terutama secara selektif menggunakan kitab suci mereka, untuk menyampaikan poin-poin politik,\u201d tulisnya pada hari Senin di sebuah postingan Facebook, dalam bahasa Inggris dan Melayu.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dia menambahkan: \u201cSaya sangat kecewa ketika melihat postingan ini, dan memahami bahwa orang lain di komunitas kami juga merasa dirugikan.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cTetapi saya mendesak semua orang untuk tetap tenang dan beradab serta terus menjaga kepercayaan, perdamaian dan harmoni di antara komunitas kita,\u201d tegas Zulkifli.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Pemerintah Singapura secara konsisten mendukung solusi dua negara yang dinegosiasikan terhadap konflik Israel-Palestina, sejalan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Postingan kedutaan tersebut muncul beberapa hari setelah Menlu Dr Vivian Balakrishnan menyelesaikan kunjungan kerja ke Israel dan wilayah Palestina. Dia bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan para pemimpin Israel dan Palestina lainnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dalam pertemuannya dengan para pemimpin Israel, Dr Balakrishnan\u00a0 mengatakan kepada mereka bahwa tindakan militer Israel di Gaza \u201csudah keterlaluan\u201d.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/03\/kedutaan-israel-di-singapura-bikin-ulah.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0Guna membenarkan tindakan genosida di Gaza, Palestina, Kedutaan Besar Israel di Singapura membuat ulah. Mereka membuat postingan berisi klaim yang membandingkan penyebutan Israel dan Palestina di Al-Qur\u2019an. \u00a0 \u201cPemerintah Singapura telah meminta Kedutaan Israel untuk menghapus postingan Facebook yang sama sekali tidak dapat diterima\u201d tentang Palestina,\u201d kata Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":329727,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[36,356],"tags":[143429,231250,240830,274908,279506,279507,279508,1420,18234,66808],"series":[],"class_list":["post-329726","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-asia","tag-teroris-israel","tag-negara-teroris-israel","tag-teroris-israel-jajah-palestina","tag-berita","tag-israel-hina-islam","tag-kedutaan-israel-di-singapura","tag-israel-negara-teroris-penjajah","tag-peristiwa","tag-singapura","tag-penjajah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/329726","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=329726"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/329726\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/329727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=329726"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=329726"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=329726"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=329726"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}