{"id":330344,"date":"2024-03-27T10:16:00","date_gmt":"2024-03-27T03:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/27\/anak-buah-kaesang-diduga-lakukan-kekerasan-seksual-terhadap-buzzer-wanita-begini-kata-psi\/"},"modified":"2024-03-27T10:30:44","modified_gmt":"2024-03-27T03:30:44","slug":"anak-buah-kaesang-diduga-lakukan-kekerasan-seksual-terhadap-buzzer-wanita-begini-kata-psi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/03\/27\/anak-buah-kaesang-diduga-lakukan-kekerasan-seksual-terhadap-buzzer-wanita-begini-kata-psi\/","title":{"rendered":"Anak Buah Kaesang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Buzzer Wanita, Begini Kata PSI"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyebut kasus dugaan kekerasan seksual yang menjerat ketua PSI Jakarta Barat, Anthony Norman Lianto terhadap buzzer wanita tengah dalam proses internal.<\/p>\n<p>&#8220;Terkait hal tersebut sedang kami proses di internal,&#8221; kata ketua DPW PSI DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina kepada wartawan, Selasa 26 Maret 2024.<\/p>\n<p>Diketahui, anak buah ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, Anthony Norman Lianto, diduga melakukan kekerasan seksual terhadap wanita berinisial W (29).<\/p>\n<p>Hal itu terungkap setelah akun TikTok @B35TIE mengungkap perbuatan bejat tersebut dengan wawancara langsung bersama korban.<\/p>\n<p>Dalam video viral tersebut, host bernama Tie Saranani tengah bersama wanita berinisial W (29) yang mengaku menjadi korban kekerasan seksual oleh ketua PSI Jakarta Barat.<\/p>\n<p>Host kemudian menanyakan kepada korban apakah mengenali pelaku kekerasan seksual itu. Korban mengatakan kenal dengan terduga pelaku.<\/p>\n<p>&#8220;Kenal, dia (terduga pelaku) ketua PSI Jakarta Barat,&#8221; kata korban kepada host.<\/p>\n<p>Kepada host, korban W mengaku mulanya ia mendapatkan pekerjaan menjadi buzzer di PSI. Dirinya tertarik karena saat itu membutuhkan pekerjaan.<\/p>\n<p>&#8220;Terus pas ditawarin jadi buzzer saya tertarik karena saya memang bener-bener butuh pekerjaan,&#8221; kata korban.<\/p>\n<p>Setelah itu, korban mengaku disuruh datang karena tuntutan pekerjaan. Namun tak disangka ditengah perjalanan korban diajak ke rumah terduga pelaku kekerasan seksual.<\/p>\n<p>&#8220;Saya gak nyangka pas ditengah perjalanan saya malah dibawa ke rumah. Saya takut. Apalagi disana saya sendiri mau minta tolong gak ada siapa-siapa, sepi,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Di dalam kamar yang terkurung, korban mengaku mendapatkan kekerasan seksual oleh terduga pelaku yakni ketua PSI Jakarta Barat Anthony Norman Lianto.<\/p>\n<p>&#8220;Terus dia masuk ke dalam kamar dan melecehkan aku. Setelah kejadian itu aku gak langsung pulang. Aku ditahan di sana,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Usai dilecehkan, korban mengaku diancam agar tidak mengatakan apa yang sudah diperbuat terhadap dirinya.<\/p>\n<p>&#8220;(Terduga pelaku) bilang jangan bilang ke siapa-siapa, diam aja. Gak ada yang boleh tau. Kalo ketemu dia harus seperti orang gak kenal, kaya gak pernah ketemu fan kejadian apa-apa,&#8221; ucap W.<\/p>\n<p>&#8220;Terus aku pulang bener-bener gak nyangka. Ini tuh beneran kejadian atau memang aku tuh halu atau apa, aku gak tau. Aku gak nyangka padahal aku cuma butuh pekerjaan, aku ingin kerja,&#8221; sambung korban.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/03\/anak-buah-kaesang-diduga-lakukan.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyebut kasus dugaan kekerasan seksual yang menjerat ketua PSI Jakarta Barat, Anthony Norman Lianto terhadap buzzer wanita tengah dalam proses internal. &#8220;Terkait hal tersebut sedang kami proses di internal,&#8221; kata ketua DPW PSI DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina kepada wartawan, Selasa 26 Maret 2024. Diketahui, anak buah ketua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":330345,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,242,1420],"series":[],"class_list":["post-330344","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-politik","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/330344","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=330344"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/330344\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/330345"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=330344"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=330344"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=330344"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=330344"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}