{"id":333325,"date":"2024-04-03T06:11:00","date_gmt":"2024-04-02T23:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/04\/03\/pelaku-pembunhan-di-tangerang-tak-terima-ditegur-sandalnya-kotor-penjaga-toko-ditusuk-samurai\/"},"modified":"2024-04-03T08:20:48","modified_gmt":"2024-04-03T01:20:48","slug":"pelaku-pembunuhan-di-tangerang-tak-terima-ditegur-sandalnya-kotor-penjaga-toko-ditusuk-samurai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/04\/03\/pelaku-pembunuhan-di-tangerang-tak-terima-ditegur-sandalnya-kotor-penjaga-toko-ditusuk-samurai\/","title":{"rendered":"Pelaku Pembunuhan di Tangerang Tak Terima Ditegur Sandalnya Kotor, Penjaga Toko Ditusuk Samurai"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Terungkap penyebab perselisihan antara wanita berinisial DN dengan penjaga toko di Kota Tangerang, Banten.<\/p>\n<p>DN membunuh penjaga toko yang bernama Resy Ariskat menggunakan samurai pada Senin (1\/4\/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.<\/p>\n<p>Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP ,Agil mengatakan DN sempat memarkirkan mobilnya di depan toko korban.<\/p>\n<p>Korban yang sedang mengepel lantai menegur DN lantaran sandalnya kotor.<\/p>\n<p>Teguran tersebut dibalas dengan makian sehingga DN dan korban terlibat cekcok.<\/p>\n<p>Warga mencoba memisahkan perkelahian keduanya.<\/p>\n<p>&#8220;Awalnya, korban sedang mengepel, lalu pelaku masuk ke ruko memakai sandal. Kemudian ditegur oleh korban. Tetapi pelaku tidak terima dan mengucapkan kata-kata kasar,&#8221; paparnya, Selasa (2\/4\/2024), dikutip dari TribunTangerang.com.<\/p>\n<p>Lantaran emosinya memuncak, DN kembali ke mobil dan mengambil samurai.<\/p>\n<p>Korban ditusuk menggunakan samurai di area perutnya.<\/p>\n<p>DN kemudian masuk mobil Toyota Yaris bernopol B 111 NDD dan melarikan diri.<\/p>\n<p>&#8220;Melihat kejadian itu, saksi sempat memegang sajam tetapi pelaku berhasil melarikan diri dengan mobilnya,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Stanlly Soselisa mengatakan, DN dapat dijerat pasal tindak pidana pembunuhan yang direncanakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHPidana Sub 351 ayat 3 KUHPidana.<\/p>\n<p>&#8220;Ancaman hukuman penjara selama-lamanya seumur hidup atau 15 tahun penjara,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p><b>Kata Warga<\/b><\/p>\n<p>Warga yang mengetahui aksi pembunuhan mencoba mengejar DN yang kabur.<\/p>\n<p>Namun, pelaku justru menabrak sepeda motor yang menghalanginya dan mengeluarkan senjata tajam untuk mengancam para warga.<\/p>\n<p>Saksi mata, Yani mengatakan kasus pembunuhan terjadi pada Senin (1\/4\/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Pelakunya cewek mungkin usia 40-an dan korbannya lebih tua, sudah ibu-ibu tersungkur ke arah depan saat meninggal,&#8221; paparnya, Senin, dikutip dari TribunTangerang.com.<\/p>\n<p>Ia menerangkan, pelaku datang ke toko korban menggunakan mobil dengan kecepatan tinggi.<\/p>\n<p>Pelaku sempat menabrak sepeda motor yang mengangkut tabung gas.<\/p>\n<p>Setiba di toko korban, pelaku langsung menikam korban menggunakan senjata tajam yang sudah disiapkan.<\/p>\n<p>Lalu, pelaku kabur dan menabrak seluruh kendaraan yang menghalanginya.<\/p>\n<p>&#8220;Warga udah tendang-tendangin mobilnya buat berhentiin dia, motor yang ditabrak tadi juga udah nutupin jalan biar enggak kabur.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Tapi pelaku justru maju mundur kencang sampe nabrakin warga biar bisa lari,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Baca juga: Viral Penjaga Toko di Tangerang Tewas Ditusuk Wanita Pakai Samurai, Pelaku Sudah Diamankan<\/p>\n<p>Yani menambahkan, pelaku sempat turun dari mobil dan mengangkat senjata tajamnya.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku sempat ngancem warga yang mau menangkapnya dengan mengancungkan samurai yang dia punya waktu mau masuk ke dalam mobil,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Mobil pelaku dapat dihentikan setelah menabrak mobil lain dari arah berlawanan.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku akhirnya ketangkap di depan sana, katanya nabrak mobil Pajero terus dikeluarin sama warga yang mengejar dia,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p>Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang, namun nyawanya tak tertolong.<\/p>\n<p>Sementara pelaku telah diamankan di Polsek Kelapa Dua untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>\n<p>Yani mengaku tidak mengenal sosok pelaku pembunuhan lantaran bukan warga sekitar.<\/p>\n<p>Diduga pelaku melakukan pembunuhan lantaran masalah utang.<\/p>\n<p>&#8220;Kayanya sih masalahnya karena utang, soalnya mereka sempat <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/debat\/\">Debat<\/a> dulu, baru pelaku masuk ke mobil ambil senjata tajam buat menusuk korban,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Saat proses kejar-kejaran, pelaku yang berinisial DN meminta warga berhenti mengejarnya dan berjanji akan menyerahkan diri ke kantor polisi.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mau ke kantor polisi, saya mau ke kantor polisi,&#8221; beber DN.<\/p>\n<p>Namun, warga tidak percaya dan terus meminta pelaku untuk turun dari mobilnya<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/04\/pelaku-pembunhan-di-tangerang-tak.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Terungkap penyebab perselisihan antara wanita berinisial DN dengan penjaga toko di Kota Tangerang, Banten. DN membunuh penjaga toko yang bernama Resy Ariskat menggunakan samurai pada Senin (1\/4\/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP ,Agil mengatakan DN sempat memarkirkan mobilnya di depan toko korban. Korban yang sedang mengepel lantai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":333195,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,4599,280665,4598,280664,1420,59477],"series":[],"class_list":["post-333325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-kasus-pembunuhan","tag-pedang-samurai","tag-pembunuhan","tag-penjaga-toko-ditusuk-samurai","tag-peristiwa","tag-samurai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/333325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=333325"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/333325\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/333195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=333325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=333325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=333325"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=333325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}