{"id":342474,"date":"2024-04-26T08:08:00","date_gmt":"2024-04-26T01:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/04\/26\/prabowo-gibran-dikabarkan-bagi-bagi-kue-lewat-nomenklatur-menteri-muda-pengamat-tak-ada-kerjanya\/"},"modified":"2024-04-26T09:20:26","modified_gmt":"2024-04-26T02:20:26","slug":"prabowo-gibran-dikabarkan-bagi-bagi-kue-lewat-nomenklatur-menteri-muda-pengamat-tak-ada-kerjanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/04\/26\/prabowo-gibran-dikabarkan-bagi-bagi-kue-lewat-nomenklatur-menteri-muda-pengamat-tak-ada-kerjanya\/","title":{"rendered":"Prabowo-Gibran Dikabarkan Bagi-bagi Kue Lewat Nomenklatur Menteri Muda, Pengamat: Tak Ada Kerjanya"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Sosok <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> sebagai Wakil Presiden terpilih berusia muda di bawah 40 tahun nuansa baru sejarah pemerintahan Indonesia.<\/p>\n<p>Pembentukan kabinet sepenuhnya hak prerogatif Presiden terpilih <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>.<\/p>\n<p>Namun, isu kalangan muda mengisi jajaran birokrasi kabinet <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>-Gibran masih terus bergulir.<\/p>\n<p>Belakangan muncul daftar nama kabinet diisi oleh menteri muda yang posisinya juga setingkat menteri.<\/p>\n<p>Nomenklatur tersebut pernah diterapkan di kabinet pemerintahan era Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto.<\/p>\n<p>Dalam sejarah pemerintahan Indonesia, pernah ada menteri muda seperti Sjafruddin Prawiranegara yang merupakan menteri muda keuangan ke-5 RI.<\/p>\n<p>Pada usia 35 tahun, dia telah menjabat sebagai bendahara negara.<\/p>\n<p>Dia pun didaulat sebagai menteri keuangan di tiga kabinet yakni Kabinet Sjahrir (1946-1947), Kabinet RIS (1949-1950), dan Kabinet Natsir (1950-1951).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> Citra Institute Yusak Farchan menilai presiden terpilih Prabowo Subianto tampaknya akan merangkul rival <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> yang kalah di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a>.<\/p>\n<p>Dampaknya postur koalisi pendukung Prabowo-Gibran menjadi bertambah gemuk.<\/p>\n<p>\u201cPartai yang kalah ini tentunya harus mendapatkan kompensasi, kalau itu dimasukkan otomatis partai politik akan mewarnai kabinet,\u201d ucap Yusak kepada Tribun, Kamis (25\/4\/2024).<\/p>\n<p>Menyoal wacana menteri muda, sebetulnya pada era Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> sudah ada nomenklatur wakil menteri yang sudah cukup efektif mendukung pemerintahan.<\/p>\n<p>Yusak berpandangan jangan sampai nomenklatur menteri muda justru hanya untuk membagi jatah kue kekuasaan.<\/p>\n<p>Hal ini perlu dipertegas karena pejabat pemerintah harus berkorelasi dengan upaya penanganan masalah dan beban kerja kementeria tertentu.<\/p>\n<p>\u201cPengalaman kita dulu jabatan menteri muda sering kali dijadikan batu loncatan untuk menjadi menteri, jadi harus disesuaikan dengan beban kerja,\u201d tegas Yusak.<\/p>\n<p>Pekerjaan rumah dari pemerintahan Prabowo-Gibran sejatinya tidak mudah sebab harus membedah anatomi dari kementerian lembaga.<\/p>\n<p>Sesuai amanat reformasi bahwa pemerintahan harus mendukung perampingan birokrasi secara efektif.<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai postur menteri muda justru berpotensi menambah beban pegawai kemudian juga beban anggaran, saya kira yang ideal dan pas hanya cukup dengan wakil menteri,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Dia mendukung kader parpol atau kalangan profesional yang usianya muda menduduki jabatan kabinet sehingga tidak perlu menambah nomenklatur baru.<\/p>\n<p>Yusak menekankan menteri muda yang posisinya selevel menteri di suatu kementerian ini akan menambah cost anggaran sangat besar.<\/p>\n<p>Di sini pentingnya transisi pemeritahan tetap melanjutkan semangat Presiden Jokowi menyederhanakan birokrasi di kementerian\/lembaga.<\/p>\n<p>Dekan Fisip Universitas Pamulang ini menyatakan sulit untuk mengoptimalkan kalangan teknokrat di kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran mengingat terlalu banyak koalisi pendukung di belakangnya.<\/p>\n<p>Hanya pemerintahan Presiden Bj Habibie yang pernah menerapkan komposisi kalangan profesional seterusnya selalu didominasi dari orang parpol.<\/p>\n<p>\u201cSaya kira akan sulit karena postur koalisinya sangat gemuk meskipun presiden teriliha punya otoritas memberhentikan dan mengangkat menteri tetapi tetap realitas politik presiden kerap kali tersandra dengan parpol pendukung,\u201d tukasnya.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin menuturkan bahwa wacana menambah kursi menteri muda tidak diperlukan.<\/p>\n<p>Menurutnya, presiden terpilih Prabowo harus melanjutkan postur kabinet yang dibentuk Presiden Jokowi karena sudah cukup ideal dan ramping.<\/p>\n<p>Ujang haqul yakin nomenklatur menteri muda akan mendapat kritik keras dari publik juga membuat bengkak anggaran negara.<\/p>\n<p>\u201cItu harus diperhatikan oleh Pak Prabowo seperti yang diharapkan masyarakat agar kabinet menteri haruslah proporsional serta bisa bekerja,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Dosen Universitas Al Azhar itu juga sepakat dengan kritik yang pernah disampaikan tokoh nasional Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla bahwa menteri muda justru malah sebagai pembagian kekuasaan yang mandul.<\/p>\n<p>Menteri muda, menurut kedua tokoh tersebut juga pantang untuk didikte serta rentan terhadap politik pencucian uang.<\/p>\n<p>\u201cSaya sih sepakat memang menteri muda tidak akan ada kerjanya seperti staf muda presiden yang tidak bagus dan tidak efektif justru menjadi beban bagi Prabowo,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ujang menilai presiden terpilih tinggal melanjutkan undang-undang yang sudah ada dengan menggunakan nomenklatur wakil menteri.<\/p>\n<p>Hal itu agar Prabowo-Gibran bisa tetap harum namanya di awal pemerintahan tanpa kritik dari publik.<\/p>\n<p><b>Dibahas Informal<\/b><\/p>\n<p>Formasi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran masih dibahas secara informal oleh koalisi pengusung.<\/p>\n<p>Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono menyatakan akan menyerahkan seluruh hak prerogatif Prabowo Subianto sebagai Presiden RI terpilih untuk menentukan komposisi menteri di kabinet.<\/p>\n<p>Pihaknya tidak akan mendikte apapun yang menjadi ketetapan Prabowo nantinya dalam menyusun kabinet menteri.<\/p>\n<p>&#8220;Mengenai posisi kabinet itu adalah hak sepenuhnya presiden terpilih, jangan kita mendikte Presiden terpilih akan jumlah kabinet dan siapa yg mengisi,&#8221; kata Dave, Kamis (25\/4\/2024).<\/p>\n<p>Partai Golkar akan memberikan hak penuh kepada Prabowo untuk menentukan siapa menjadi menteri apa, termasuk di Golkar.<\/p>\n<p>Sebab menurut Dave, hanya Presiden dan Wakil Presiden yang mengerti kebutuhan mereka dalam memimpin bangsa ke depannya.<\/p>\n<p>&#8220;Biarkan beliau (Presiden terpilih) yang menentukan, karena beliau sebagai user yang lebih paham akan kebutuhannya bagaimana,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Saat ditanyakan soal ada atau tidaknya kader prioritas Golkar yang akan masuk ke kabinet, Dave menyebut hanya akan memberikan yang terbaik sebagaimana permintaan Prabowo nantinya.<\/p>\n<p>&#8220;Yang terbaik kita berikan sesuai dengan kehendak Presiden,&#8221; tukas Dave.<\/p>\n<p>Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Silfester Matutina semoat membocorkan isi pertemuannya dengan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (Jokowi) beberapa pekan lalu.<\/p>\n<p>Saat itu, eks Gubernur DKI Jakarta itu sempat menyinggung soal kabinet Prabowo-Gibran.<\/p>\n<p>Ia mengatakan pertemuannya dengan Presiden Jokowi berlangsung di Istana Negara.<\/p>\n<p>Jokowi berpesan bahwa dirinya menghormati penentuan kabinet sebagai hak prerogatif Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>&#8220;Kebetulan dua minggu lalu saya ketemu Bapak Presiden Pak Jokowi. Pak Jokowi pun mengatakan bahwa beliau menghormati hak prerogatif presiden terpilih Pak Prabowo,&#8221; ucap Silfester.<\/p>\n<p>Ketua Relawan Solmet atau relawan Jokowi itu juga menyatakan Jokowi tidak akan mengintervensi apapun penentuan kabinet Prabowo-Gibran.<\/p>\n<p>Sementara internal TKN, sejatinya sepakat dengan Presiden Jokowi.<\/p>\n<p>Berikut ini susunan kabinet Prabowo-Gibran yang sempat beredar dan viral di jagad maya:<\/p>\n<p>Dewan Pertimbangan Presiden<\/p>\n<p>Ketua : Joko Widodo<\/p>\n<p>Wakil Ketua : Susilo Bambang Yudhoyono<\/p>\n<p>Kepala Staf Kepresidenan: Nusron Wahid<\/p>\n<p>Menko Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto<\/p>\n<p>Menko Bidang Pangan, Gizi &#038; Pembangunan Manusia: Rachmat Pambudy<\/p>\n<p>Menko Bidang Energi, Investasi, dan Lingkungan Hidup: Erick Thohir<\/p>\n<p>Menko Polhukam: Agus Harimurti Yudhoyono<\/p>\n<p>Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin<\/p>\n<p>Wakil Menteri Pertahanan: M. Herrindra<\/p>\n<p>Menteri Sekretaris Negara: Sugiono<\/p>\n<p>Menteri Sekretaris Kabinet: Rui Duarta<\/p>\n<p>Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian<\/p>\n<p>Menteri Luar Negeri: Rosan Soesiani<\/p>\n<p>Wakil Menteri Luar Negeri: Teuku Riefki Harsya<\/p>\n<p>Menteri Pariwisata &#038; Ekonomi Kreatif: Helmi Yahya<\/p>\n<p>Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas<\/p>\n<p>Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yusril Ihza Mahendra<\/p>\n<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Ace Hasan Syadzily<\/p>\n<p>Menteri Kesehatan dan Badan Gizi: Terawan<\/p>\n<p>Wakil Menteri Kesehatan dan Badan Gizi: Beny Octavianus<\/p>\n<p>Menteri Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak: Rahayu Saraswati<\/p>\n<p>Menteri Muda Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak: Grace Natalie<\/p>\n<p>Kepala Riset &#038; Kepala BRIN: Amarulla Octavian<\/p>\n<p>Menteri Ketenagakerjaan: Emanuel Melkiades Laka Lena<\/p>\n<p>Menteri Perindustrian: Budi Gunadi Sadikin<\/p>\n<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Rauf Purnama<\/p>\n<p>Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Oki Muraza<\/p>\n<p>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR): Ridwan Kamil<\/p>\n<p>Menteri Perhubungan: Bambang Haryo Soekartono<\/p>\n<p>Menteri Keuangan dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Wishnu Wardhana<\/p>\n<p>Menteri Keuangan dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Kartiko Wirjoatmodjo<\/p>\n<p>Menteri Investasi: Bahlil Lahadalia<\/p>\n<p>Menteri Komunikasi, Informatika &#038; Digital: Budi Arie Setiadi<\/p>\n<p>Menteri Muda Komunikasi, Informatika &#038; Digital: Noudhy Valdryno<\/p>\n<p>Menteri Perdagangan: Zulkifli Hasan<\/p>\n<p>Menteri Pertanian: Andi Amran Sulaiman<\/p>\n<p>Menteri Lingkungan Hidup: Budisatrio Djiwandono<\/p>\n<p>Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara &#038; Reformasi Birokrasi: Bambang Eko S<\/p>\n<p>Menteri Desa &#038; Transmigrasi: Budiman Sudjatmiko<\/p>\n<p>Menteri Tata Ruang &#038; Kehutanan: Hadi Tjahjanto<\/p>\n<p>Wakil Menteri Tata Ruang &#038; Kehutanan: Raja Juli Antoni<\/p>\n<p>Menteri BUMN: Sakti Wahyu Trenggono<\/p>\n<p>Wakil Menteri BUMN: Dirgayuza Setiawan<\/p>\n<p>Menteri Kelautan &#038; Perikanan: TB Haeru Rahayu<\/p>\n<p>Wakil Menteri Kelautan &#038; Perikanan: M. Riza Damanik<\/p>\n<p>Menteri Pemuda &#038; Olahraga: Dito Arietedjo<\/p>\n<p>Menteri Muda Pemuda &#038; Olahraga: Arief Rosyid Hasan<\/p>\n<p>Menteri Koperasi, UKM &#038; Pasar Tradisional: Maruarar Sirait<\/p>\n<p>Wakil Menteri Koperasi, UKM &#038; Pasar Tradisional: Sudaryono<\/p>\n<p>Menteri Sekretaris Pengendalian Pembangunan: Roberto P. Lumban Gaol<\/p>\n<p>Kepala BIN: Dudung Abdurachman<\/p>\n<p>Kepala Badan Pangan Nasional: Arief Prasetyo Adi<\/p>\n<p>Kepala Badan Gizi Nasional: Dadan Hindayana<\/p>\n<p>Kepala Badan Penerimaan Negara: Bambang Brodjonegoro<\/p>\n<p>Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretaris Presiden: Angga Raka Prabowo<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/04\/prabowo-gibran-dikabarkan-bagi-bagi-kue.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Sosok Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden terpilih berusia muda di bawah 40 tahun nuansa baru sejarah pemerintahan Indonesia. Pembentukan kabinet sepenuhnya hak prerogatif Presiden terpilih Prabowo Subianto. Namun, isu kalangan muda mengisi jajaran birokrasi kabinet Prabowo-Gibran masih terus bergulir. Belakangan muncul daftar nama kabinet diisi oleh menteri muda yang posisinya juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":342475,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,1420,274908],"series":[],"class_list":["post-342474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/342474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=342474"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/342474\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/342475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=342474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=342474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=342474"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=342474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}